SR019 Terbit, Moduit: Alternatif Investasi di Tengah Ketidakpastian Global

Iwan Supriyatna

Rabu, 06 September 2023 | 06:18 WIB
SR019 Terbit, Moduit: Alternatif Investasi di Tengah Ketidakpastian Global
Ilustrasi investasi. (Pexels.com)

Suara.com - Bank Sentral Amerika Serikat menyampaikan belum akan menurunkan suku bunga acuannya, bahkan memungkinkan untuk kembali dinaikkan.

Hal ini membuat volatilitas di pasar saham dan obligasi global kembali meningkat. Kondisi ekonomi Tiongkok yang juga dibawah ekspektasi juga meningkatkan ketidakpastian.

Namun demikian kondisi ekonomi Indonesia masih cukup baik dimana pada kuartal II-2023, ekonomi Indonesia mampu tumbuh di atas ekspektasi sebesar 5,17%.

Pelaku pasar yakin, kekuatan fundamental ekonomi RI dapat meredam tekanan atas ketidakpastian global.

Selain itu kementerian Keuangan mencatat, hingga pertengahan Agustus, capital inflow ke pasar finansial domestik mencapai Rp 141,9 triliun.

Asing terus berburu SBN dngan nilai pembelian Rp 116,4 triliun. Selebihnya asing disebut mulai masuk ke saham-saham di Bursa Efek Indonesia dengan nilai akumulasi Rp 25,5 triliun.

"Kuatnya capital inflow menunjukan tingginya kepercayaan asing terhadap ekonomi Indonesia,” ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam Konfrensi Pers APBN Kita Edisi Agustus 2023, belum lama ini.

Head of Research Moduit, Manuel Adhy Purwanto menyampaikan, ada instrumen investasi yang tidak terlalu berdampak dari volatilitas pasar, aman dan dijamin pemerintah yaitu SBN retail.

Pemerintah RI akan menerbitkan SBN jenis Sukuk Ritel 019 (SR019) pada 1 September - 20 September 2023.

baca juga

Dikatakan Manuel, imbal hasil dan dana pokok investasi SR019 dijamin oleh Undang-Undang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN), hingga jatuh tempo dan dananya disediakan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) setiap tahunnya. Jadi sama dengan SBN lainnya, SR019 bisa dikatakan zero risk.

Direktur Pembiayaan Syariah DJPPR Kementerian Keuangan Dwi Irianti Hadiningdyah menyampaikan, SR019 diterbitkan dalam dua seri pada satu waktu (dual tranches), sebagaimana SBR012, SR018, ST010, dan ORI023.

Adapun dua SR019 masing-masing 3 dan 6 tahun dengan kupon fixed rate, artinya imbal hasil yang dibayarkan kepada investor akan sama setiap bulan hingga jatuh tempo.

Pemerintah merilis kupon SR019 yaitu 5.95% untuk tenor 3 tahun & 6.1% untuk tenor 6 tahun. Imbal hasil sebesar itu dipastikan lebih tinggi dari rata-rata deposito perbankan yang saat ini berada di level 3%.

"Instrumen SBNS patut dipertimbangkan, selain aman karena tidak ada risiko gagal bayar, SBN juga memberikan imbal hasil cukup baik, di atas bunga deposito bank Himbara," papar Manuel Adhi Purwanto.

Tidak hanya itu, SR019 dapat diperdagangkan kembali (tradeble) tanpa menunggu waktu jatuh tempo, sehingga investor juga berpotensi mendapatkan capital gain, dengan catatan di jual di pasar sekunder ketika harganya berada di atas harga pembelian perdana.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengusaha Asal Kazakhstan Berminat Investasi dalam Mega Proyek IKN

Pengusaha Asal Kazakhstan Berminat Investasi dalam Mega Proyek IKN

Kaltim | Senin, 04 September 2023 | 21:31 WIB

Prospek Investasi di Tahun Politik dari Bos BCA

Prospek Investasi di Tahun Politik dari Bos BCA

Bisnis | Senin, 04 September 2023 | 15:29 WIB

Perusahaan Malaysia Kepincut Bangun 20 Tower Apartemen di IKN

Perusahaan Malaysia Kepincut Bangun 20 Tower Apartemen di IKN

Bisnis | Minggu, 03 September 2023 | 18:36 WIB

Terkini

Salam Tiga Jari Menggema, Simbol Perlawanan yang Menyimpan Pesan Besar

Salam Tiga Jari Menggema, Simbol Perlawanan yang Menyimpan Pesan Besar

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 17:45 WIB

Hari Pahlawan 2026, Cucu Bau Massepe Ajak Generasi Muda Lanjutkan Perjuangan

Hari Pahlawan 2026, Cucu Bau Massepe Ajak Generasi Muda Lanjutkan Perjuangan

Sulsel | Selasa, 03 November 2026 | 17:42 WIB

Ratusan Polisi Dimutasi di Tengah Pusaran Isu Propam dan Manuver Jenderal

Ratusan Polisi Dimutasi di Tengah Pusaran Isu Propam dan Manuver Jenderal

News | Selasa, 03 November 2026 | 17:42 WIB

MA Batalkan Kenaikan Usia Pensiun hingga 65 Tahun, Buruh Minta Pencairan Hak Pekerja Dipastikan Aman

MA Batalkan Kenaikan Usia Pensiun hingga 65 Tahun, Buruh Minta Pencairan Hak Pekerja Dipastikan Aman

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 17:39 WIB

Dukung Ketahanan Energi Nasional Pertamina dan Toyota Perkuat Kolaborasi

Dukung Ketahanan Energi Nasional Pertamina dan Toyota Perkuat Kolaborasi

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 17:33 WIB

Novel Salt to the Sea: Mengenang Tragedi Maritim Terbesar dalam Sejarah

Novel Salt to the Sea: Mengenang Tragedi Maritim Terbesar dalam Sejarah

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 17:30 WIB

Listyo Sigit Prabowo Lulusan Akpol Tahun Berapa? Ini Rekam Jejaknya

Listyo Sigit Prabowo Lulusan Akpol Tahun Berapa? Ini Rekam Jejaknya

News | Selasa, 03 November 2026 | 17:17 WIB

Apa Syarat Perpanjang SKCK? Ini Dokumen yang Perlu Disiapkan

Apa Syarat Perpanjang SKCK? Ini Dokumen yang Perlu Disiapkan

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 17:17 WIB

Kasus ISPA di Kaltim Melonjak Drastis, 3 Daerah Mendominasi

Kasus ISPA di Kaltim Melonjak Drastis, 3 Daerah Mendominasi

Kaltim | Selasa, 03 November 2026 | 17:16 WIB

IHSG Jatuh ke Level 4.900, Ini Penyebabnya

IHSG Jatuh ke Level 4.900, Ini Penyebabnya

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 17:12 WIB

×