Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.956,804
LQ45 669,344
Srikehati 325,787
JII 462,109
USD/IDR 17.345

Gegara Perubahan Iklim RI Bisa Tekor Rp544 Triliun, Bappenas: Kita Menghadapi Krisis Planet Ganda

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Jum'at, 08 September 2023 | 17:17 WIB
Gegara Perubahan Iklim RI Bisa Tekor Rp544 Triliun, Bappenas: Kita Menghadapi Krisis Planet Ganda
Ilustrasi kekeringan akibat krisis Iklim yang mengakibatkan inflasi pangan (Pixabay)

Suara.com - Data dari Transparansi Iklim 2021 menyebutkan kontributor utama emisi gas rumah kaca Indonesia adalah pembakaran bahan bakar, akibat penggunaan listrik (35 persen), industri (27 persen), dan transportasi (27 persen). 

Sementara sektor pertanian menyumbang 14 persen dari total emisi negara ini, sedangkan industri makanan dan minuman dianggap sebagai salah satu penyumbang terbesar limbah di Indonesia. 

Staf ahli Pakar Urusan Sosial dan Pengentasan Kemiskinan Kementerian PPN/Bappenas Vivi Yulaswati mengatakan dengan kondisi tersebut Indonesia kini menghadapi krisis planet ganda dengan polusi yang meningkat, pemanasan global, dan kehilangan biodiversitas. 

Dirinya pun mendesak Indonesia untuk melakukan transformasi ekonomi menuju ekonomi hijau untuk mengatasi krisis ini.

Vivi menjelaskan bahwa Bappenas telah menyelesaikan rencana pengembangan jangka panjangnya (RPJPN) yang akan dimulai pada tahun 2025 dan akan dilaksanakan hingga tahun 2045.

"Dalam RPJPN terdapat strategi dekarbonisasi BAPPENAS yang diprediksi akan mengarah pada rantai nilai berkelanjutan," kata Vivi dalam sebuah webinar bertajuk 'Jalan Menuju Rantai Nilai Berkelanjutan di Indonesia' dikutip Jumat (8/9/2023).

Menurut dia salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan melalui implementasi sertifikasi industri hijau.

"Sertifikasi ini menilai manajemen limbah, pengurangan emisi, efisiensi air, efisiensi energi, kualitas produk, dan manajemen sumber daya perusahaan, memberikan sertifikasi yang tepat jika mereka memenuhi kriteria tersebut dan mendorong tren dekarbonisasi yang berkembang," paparnya. 

Diacara yang sama Direktur Utama Nestlé Indonesia, Samer Chedid mengatakan peran pihak swasta untuk mensukseskan kebijakan tersebut menjadi sangat penting.

Dia mengatakan di Nestle sendiri telah menjalankan prosedur ramah lingkungan dalam operasional.

"Kami di Nestlé berkomitmen mencapai emisi nol neto pada tahun 2050, dan kami memiliki peta jalan yang sangat jelas untuk mengurangi separuh emisi gas rumah kaca kami pada tahun 2030," kata Chedid.

Chedid menggambarkan bagaimana perjalanan berkelanjutan Nestlé Indonesia dalam dekarbonisasi melibatkan berbagai upaya di sepanjang rantai nilai dan juga berkontribusi pada kehidupan 36.000 petani susu dan kopi yang memproduksi untuk mereka.

Chedid mengungkapkan lima langkah Nestlé menuju dekarbonisasi sepanjang rantai nilai. Langkah pertama, katanya, adalah pengadaan melalui praktik pertanian regeneratif yang meningkatkan kesehatan tanah untuk kebun kopi negara ini dan manajemen pupuk kandang untuk peternakan susu; langkah kedua, manufaktur, di mana Nestlé Indonesia telah meningkatkan praktik manufaktur dengan menggunakan boiler biomassa sekam padi untuk mengurangi emisi GHG; langkah ketiga, pengemasan, dirancang agar dapat didaur ulang dan mengurangi plastik baru. 

Langkah keempat, ritel dan saluran bisnis: Nestlé Indonesia telah melakukan dua studi tentang kemasan isi ulang yang akan memungkinkan mereka memahami cara-cara baru dalam merancang produk mereka dan terakhir, langkah kelima, akhir siklus hidup, yang merupakan proses pasca konsumsi yang mendukung sistem pengelolaan limbah untuk mengurangi limbah dan mempromosikan ekonomi sirkular.

Sebelumnya, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa memprediksi potensi kerugian negara akibat perubahan iklim sepanjang 2020 hingga 2024 mencapai Rp544 triliun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kepala Bappenas Heran Kok Batam dan Singapura Beda Level Soal Polusi Udara

Kepala Bappenas Heran Kok Batam dan Singapura Beda Level Soal Polusi Udara

Bisnis | Senin, 21 Agustus 2023 | 11:55 WIB

Bersama Menteri Inggris, Brantas Energi Tangani Perubahan Iklim

Bersama Menteri Inggris, Brantas Energi Tangani Perubahan Iklim

Bisnis | Rabu, 09 Agustus 2023 | 21:57 WIB

Tak Hanya Sektor Kesehatan, Polusi Udara Bisa Sebabkan Ekonomi RI Rugi

Tak Hanya Sektor Kesehatan, Polusi Udara Bisa Sebabkan Ekonomi RI Rugi

Bisnis | Kamis, 27 Juli 2023 | 18:33 WIB

Terkini

Akui Kecolongan, Purbaya Copot 2 Pejabat Kemenkeu Buntut Kasus Restitusi Pajak

Akui Kecolongan, Purbaya Copot 2 Pejabat Kemenkeu Buntut Kasus Restitusi Pajak

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 18:36 WIB

Alasan Target Harga BBRI Tembus Rp4.000, Ini Analisa Lengkapnya

Alasan Target Harga BBRI Tembus Rp4.000, Ini Analisa Lengkapnya

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 17:57 WIB

Pengelola Kopdes Merah Putih Bakal Digembleng Latihan Komcad

Pengelola Kopdes Merah Putih Bakal Digembleng Latihan Komcad

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 17:52 WIB

Laba BBRI Melesat, Analis Beri Target Harga Segini

Laba BBRI Melesat, Analis Beri Target Harga Segini

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 17:46 WIB

Emiten MPMX Raup Laba Bersih Rp 173 Miliar di Kuartal I-2026

Emiten MPMX Raup Laba Bersih Rp 173 Miliar di Kuartal I-2026

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 17:30 WIB

GT World Challenge Asia 2026 di Mandalika Perkuat Posisi Indonesia di Peta Motorsport Global

GT World Challenge Asia 2026 di Mandalika Perkuat Posisi Indonesia di Peta Motorsport Global

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 17:26 WIB

IHSG Ditutup Menguat Tipis, Sempat Tembus 7.000 Namun Tertahan Koreksi Saham Teknologi

IHSG Ditutup Menguat Tipis, Sempat Tembus 7.000 Namun Tertahan Koreksi Saham Teknologi

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 17:21 WIB

Purbaya Girang Data BPS Ungkap Inflasi April Turun: Sekarang Anda Kritik Tuh Ekonom!

Purbaya Girang Data BPS Ungkap Inflasi April Turun: Sekarang Anda Kritik Tuh Ekonom!

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 16:34 WIB

Purbaya Bantah Masuk Rumah Sakit hingga Dipecat: Banyak Gosip ya?

Purbaya Bantah Masuk Rumah Sakit hingga Dipecat: Banyak Gosip ya?

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 16:20 WIB

Data Ekonomi Loyo, Rupiah Terkapar ke Level Rp17.394 per Dolar AS

Data Ekonomi Loyo, Rupiah Terkapar ke Level Rp17.394 per Dolar AS

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 15:53 WIB