Viral Antrean Pelamar Kerja Membludak di Kantor Pos, Netizen Tagih Janji Pemerintah

M Nurhadi | Suara.com

Senin, 18 September 2023 | 11:42 WIB
Viral Antrean Pelamar Kerja Membludak di Kantor Pos, Netizen Tagih Janji Pemerintah
Antrian pencari kerja viral [Twitter X/Ist]

Suara.com - Sebuah video yang menunjukkan antrian panjang para pencari kerja viral di dunia maya. Dalam video tersebut, terlihat ribuan calon pekerja, termasuk remaja dan dewasa dari berbagai kalangan, baik pria maupun wanita, sedang antre di depan Kantor Pos & Giro Cianjur pada Jumat (15/9/2023) lalu.

Berdasarkan narasi dari pengunggah, para pencari kerja itu rela berdesakan dengan harapan mendapatkan kesempatan bekerja di PT Pou Yuen Indonesia, atau PYI, pabrik sepatu terbesar di Cianjur, Jawa Barat.

Untuk diketahui, PT PYI merupakan anak perusahaan dari Pou Chen Group yang memproduksi sepatu olahraga merek Nike. Saat ini, perusahaan tersebut memang sedang membuka lowongan pekerjaan.

PT. PYI adalah anak perusahaan dari Pou Chen Group yang bergerak dalam produksi sepatu olahraga dan berlokasi di Sukasirna, Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, dengan lahan seluas 40 hektar.

Perusahaan ini beroperasi di Indonesia sejak tahun 2015 dan saat ini membuka kembali lowongan pekerjaan di divisi produksi untuk memenuhi kebutuhan pegawai.

Video ini mendapat banyak komentar dari pengguna internet. Beberapa dari mereka mengingatkan akan janji pemerintah untuk menciptakan satu juta lapangan kerja, namun kenyataannya di lapangan sangat berbeda.

Ada pula yang mempertanyakan mengapa perusahaan masih menggunakan sistem antrian fisik di kantor pos, sedangkan dengan sistem online akan lebih praktis.

"Momen antri pencari kerja menjadi begitu mengesankan ketika salah satu pabrik terbesar di Kabupaten Cianjur tiba-tiba mengumumkan pembukaan lowongan kerja. Ribuan orang berkumpul dengan harapan dan semangat yang tak terbendung, siap bersaing untuk mendapatkan kesempatan bekerja di pabrik terkemuka ini," tulis akun No Contect Netizen, selaku salah satu penguggah video.

"PYI emang sekali buka loker selalu membludakkk pernah banget ngerasain duluuuu pas seleksinya masih lewat disnaker. Psikotes langsung lulus nunggu kurleb 2 minggu buat interview abistu nunggu lg kurleb 2 minggu buat MCU abis tu harusnya tinggal SPK," komentar salah satu warganet.

"Kenapa tidak melalui online aja?" sahut lainnya.

"Bersyukurlah untuk yang udah punya kerja. Seberat apapun, masih berat yang pengangguran," tulis netizen lain.

Sebagaimana diketahui, metode konvensional ini memerlukan biaya yang cukup besar, terutama untuk membuat satu surat lamaran pekerjaan. Mereka harus mengeluarkan uang lebih dari seratus ribu rupiah hanya untuk mengirim satu surat lamaran.

Hal ini menunjukkan bahwa fenomena para pencari kerja di Indonesia, dari dulu hingga sekarang, nampaknya tidak banyak mengalami perubahan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Momen Driver Ojol Nangis Lihat Penjual Raket Tertidur di Pinggir Jalan

Momen Driver Ojol Nangis Lihat Penjual Raket Tertidur di Pinggir Jalan

Your Say | Senin, 18 September 2023 | 10:40 WIB

Viral! Pagar Makam Kuburan di Pontianak Hilang Diduga Digondol Maling

Viral! Pagar Makam Kuburan di Pontianak Hilang Diduga Digondol Maling

Kalbar | Minggu, 17 September 2023 | 20:38 WIB

KERAS! Panglima Dayak Pajaji Siap Turun Tangan Bela Masyarakat Rempang usai Panglima TNI Instruksikan 'Piting' Warga

KERAS! Panglima Dayak Pajaji Siap Turun Tangan Bela Masyarakat Rempang usai Panglima TNI Instruksikan 'Piting' Warga

Kalbar | Minggu, 17 September 2023 | 20:19 WIB

Viral Banyak Jalan Rusak, Pemda Klaim Pengerjaan Infrastuktur Jalan Capai 75 Persen

Viral Banyak Jalan Rusak, Pemda Klaim Pengerjaan Infrastuktur Jalan Capai 75 Persen

Lampung | Minggu, 17 September 2023 | 16:36 WIB

Biodata dan Profil Muzdalifah: Disorot Usai Jual Bawang Goreng Super Murah

Biodata dan Profil Muzdalifah: Disorot Usai Jual Bawang Goreng Super Murah

Entertainment | Minggu, 17 September 2023 | 15:47 WIB

Wajahnya di Kamera Wartawan Jadi Omongan, Dinar Candy Ogah Ambil Pusing

Wajahnya di Kamera Wartawan Jadi Omongan, Dinar Candy Ogah Ambil Pusing

Your Say | Minggu, 17 September 2023 | 14:35 WIB

Terkini

Pemerintah Siapkan Tim Koordinasi Hadapi Investigasi Perjanjian Dagang RI-AS

Pemerintah Siapkan Tim Koordinasi Hadapi Investigasi Perjanjian Dagang RI-AS

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 21:41 WIB

Purbaya Salurkan Rp 4,39 Triliun ke Wilayah Terdampak Bencana Banjir Sumatra

Purbaya Salurkan Rp 4,39 Triliun ke Wilayah Terdampak Bencana Banjir Sumatra

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 21:24 WIB

Purbaya Mau Efisiensi Anggaran MBG: Tak Harus Rp 335 Triliun

Purbaya Mau Efisiensi Anggaran MBG: Tak Harus Rp 335 Triliun

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:52 WIB

IPC TPK Antisipasi Lonjakan Arus Peti Kemas saat Ramadan dan Lebaran

IPC TPK Antisipasi Lonjakan Arus Peti Kemas saat Ramadan dan Lebaran

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:40 WIB

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah, Kini 400 Ribu Unit per Tahun

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah, Kini 400 Ribu Unit per Tahun

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:14 WIB

Purbaya Pilih Efisiensi Ketimbang Defisit APBN Naik: Nanti Marah-marah Pemerintah Utang Terus

Purbaya Pilih Efisiensi Ketimbang Defisit APBN Naik: Nanti Marah-marah Pemerintah Utang Terus

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:13 WIB

Ini Upaya Pertamina Hadapi Situasi Global dalam Upaya Jaga Ketersediaan Pasokan Energi

Ini Upaya Pertamina Hadapi Situasi Global dalam Upaya Jaga Ketersediaan Pasokan Energi

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:13 WIB

Ironi Lebaran, Larangan Operasional Truk Justru Buat Buruh Gudang Nganggur

Ironi Lebaran, Larangan Operasional Truk Justru Buat Buruh Gudang Nganggur

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:07 WIB

Eni Kucurkan Rp 230 Triliun untuk Proyek Gas di Kalimantan Timur

Eni Kucurkan Rp 230 Triliun untuk Proyek Gas di Kalimantan Timur

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 19:58 WIB

Pendampingan dan Pelatihan Dongkrak Produktivitas Petani Sawit

Pendampingan dan Pelatihan Dongkrak Produktivitas Petani Sawit

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 19:50 WIB