Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Menhub: Kami Diperintahkan Membuat 'Blue Print' Kereta Cepat Bandung-Surabaya

M Nurhadi

Minggu, 08 Oktober 2023 | 18:32 WIB
Menhub: Kami Diperintahkan Membuat 'Blue Print' Kereta Cepat Bandung-Surabaya
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat berada di Bandara Soetta, Tangerang. (Suara.com/Moh Fadil Djailani).

Suara.com - Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi mengatakan, proyek Kereta Cepat Jakarta-Surabaya saat ini sudah berada di tahap pembuatan cetak biru oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Ia menyampaikan hal ini ketika berada di Surabaya pada hari Minggu. Sebelum rencana untuk Kereta Cepat Jakarta-Surabaya, Presiden RI Joko Widodo sebelumnya telah memerintahkan Kemenhub untuk menyusun cetak biru desain Kereta Cepat Bandung-Surabaya.

"Kami diperintahkan untuk membuat 'blue print' dari Bandung sampai ke Surabaya. Tentu apa yang kami buat adalah satu konsep yang meneruskan apa yang sudah kami letakkan pada dasar transformasi dari kereta cepat," kata Menhub Budi, Minggu (8/10/2023).

Pemerintah, kata dia, membuktikan Kereta Cepat Jakarta-Bandung bisa terealisasi. Untuk itu, pihaknya kemudian membuat 'mapping' atau rancangan dengan variabel-variabel tertentu yang membuat kereta api nanti lebih efisien.

"Bayangkan Jakarta-Surabaya 3,5 jam," ujarnya.

Menurut dia, variabel perhitungan itu salah satunya terkait dengan biaya. Perhitungan biaya ini memperhatikan jalur atau jalan mana saja yang akan dilalui oleh kereta cepat tersebut.

"Nah, itu mempengaruhi. Terus cara, terus daya beli masyarakat, ini dihitung sebagai suatu optimalisasi," ujarnya, dikutip dari Antara.

Namun begitu, Menhub Budi menegaskan, bahwa keberadaan kereta cepat itu bukan semata-mata untuk komersial. Keberadaan transportasi itu tentu harus ada tanggung jawab bersama baik pihak swasta atau pemerintah.

"Justru yang akan mendapatkan bangkitan ekonomi itu adalah kota-kota yang dilalui. Sedangkan cost yang dikeluarkan pada kereta cepat, terbayarkan pada bangkitnya ekonomi di banyak daerah. Katakanlah Purwokerto, Cirebon, Jogja, Solo dan Surabaya, pasti akan kegiatan ekonomi bertambah," ucapnya.

baca juga

Terkait hal ini, Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menyatakan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mendukung rencana pengembangan kereta cepat tersebut. Terutama mengingat bahwa Kota Surabaya dan Jakarta merupakan salah satu pusat bisnis utama di Indonesia.

"Berharap rencana yang disampaikan Menteri Perhubungan bisa direalisasikan, yaitu pembangunan kereta cepat Surabaya-Jakarta. Pasalnya, kedua kota ini adalah pusat bisnis yang penting di Indonesia," ujar Wali Kota Eri.

Menurutnya, apabila kereta cepat Jakarta-Surabaya dapat terwujud, maka masyarakat akan memiliki lebih banyak opsi moda transportasi, baik melalui jalur udara dengan menggunakan pesawat terbang maupun kereta cepat.

"Dengan demikian, akan ada banyak pilihan dalam hal transportasi, baik melalui udara maupun kereta. Kami memberikan dukungan penuh dan berdoa semoga rencana kereta cepat Surabaya-Jakarta dapat terlaksana," ujarnya.

Walaupun begitu, Wali Kota Eri mengakui bahwa hingga saat ini belum ada pembahasan lebih lanjut antara Kementerian Perhubungan dengan Pemkot Surabaya mengenai rencana tersebut. Namun, rencana ini sudah dimasukkan ke dalam dokumen perencanaan Kementerian Perhubungan.

"Meskipun belum ada pembahasan atau komunikasi lebih lanjut, namun rencana ini sudah termasuk dalam perencanaan resmi Kementerian Perhubungan. Semoga rencana kereta cepat Surabaya-Jakarta dapat terwujud," tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dipermalukan di Kandang, Pelatih Persebaya Surabaya Sesalkan Kesalahan Anak Asuhnya

Dipermalukan di Kandang, Pelatih Persebaya Surabaya Sesalkan Kesalahan Anak Asuhnya

Your Say | Minggu, 08 Oktober 2023 | 14:27 WIB

Link Pendaftaran Naik Gratis Kereta Cepat Jakata-Bandung, Cek di Sini!

Link Pendaftaran Naik Gratis Kereta Cepat Jakata-Bandung, Cek di Sini!

Jabar | Minggu, 08 Oktober 2023 | 11:05 WIB

Pendaftaran Naik Gratis Kereta Cepat Jakata-Bandung Kembali Dibuka, Cek Link-nya

Pendaftaran Naik Gratis Kereta Cepat Jakata-Bandung Kembali Dibuka, Cek Link-nya

Bisnis | Minggu, 08 Oktober 2023 | 10:22 WIB

Pelatih Persib Beberkan Kunci Kemenangan di Kandang Persebaya

Pelatih Persib Beberkan Kunci Kemenangan di Kandang Persebaya

Bola | Sabtu, 07 Oktober 2023 | 22:01 WIB

Kena Comeback Persib, Josep Gombau Akui Persebaya Ceroboh

Kena Comeback Persib, Josep Gombau Akui Persebaya Ceroboh

Bola | Sabtu, 07 Oktober 2023 | 19:57 WIB

5 Perbandingan Tarif Kereta Cepat Indonesia dengan Berbagai Negara, Whoosh Paling Murah?

5 Perbandingan Tarif Kereta Cepat Indonesia dengan Berbagai Negara, Whoosh Paling Murah?

Bisnis | Sabtu, 07 Oktober 2023 | 17:33 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×