Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.699.000
Beli Rp2.575.000
IHSG 6.172,340
LQ45 616,921
Srikehati 300,840
JII 375,650
USD/IDR 17.821

Mengintip Modal Anies Baswedan untuk Biaya Kampanye Pilpres

Achmad Fauzi

Jum'at, 20 Oktober 2023 | 13:36 WIB
Mengintip Modal Anies Baswedan untuk Biaya Kampanye Pilpres
Bakal capres Koalisi Perubahan, Anies Baswedan sempat berorasi usai resmi mendaftar sebagai pasangan capres dan cawapres bersama Muhaimin Iskandar atau Cak Imin di KPU RI, Jakarta Pusat, Kamis (19/10/2023). (Suara.com/Rakha)

Suara.com - Anies Baswedan telah mendaftarkan diri untuk maju menjadi calon presiden (Capres) di pemilihan presiden (pilpres) tahun 2024 mendatang. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu akan didampingi oleh Muhaimin Iskandara atau Cak Imin sebagai Calon Wakil Presiden.

Untuk maju dalam kontesasi Pilpres, Anies ternyata menggunakan dana iuran dari masyarakat yang ingin bergabung dalam Gerakan Koalisi Perubahan untuk menjalankan program kampanye. Tak hanya iuran, dirinya juga menerima masyarakat yang hanya mampu memberikan bantuan berupa barang.

"Mari menjadi bagian perubahan, mari kita ikut iuran, mari yang punya waktu berikan waktu, yang punya pikiran berikan pikiran, yang punya dana bantu dengan dana, yang punya barang bantunya dengan barang," ujarnya dalam cara Kick Andy, dikutip, Jumat (20/10/2023).

Pasangan bakal calon presiden Anies Baswedan bersama bakal calon wakil presiden Muhaimin Iskandar memberi salam kepada para wartawan saat akan menuju Gedung KPU Jakarta, di kediamannya di Lebak Bulus, Jakarta,Kamis (19/10/2023). [ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso]
Pasangan bakal calon presiden Anies Baswedan bersama bakal calon wakil presiden Muhaimin Iskandar memberi salam kepada para wartawan saat akan menuju Gedung KPU Jakarta, di kediamannya di Lebak Bulus, Jakarta,Kamis (19/10/2023). [ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso]

Menurut Anies, sebenarnya ajang politik seperti pilpres ini bukan sebagai ajang untuk meraih pundi-pundi uang. Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini menganggap iuran tersebut sebagai investasi, di mana jika Anies menang akan dikembalikan lagi kepada masyarakat lewat program-program pemerintah.

"Kalau kami memandang ini sebagai proses perdagangan cari uang, investasi. Nanti setelah menjabat akan dikembalikan itu sebagai investasi," jelas dia.

Seharusnya, tutur Anies, pemerintah bisa ikut serta dalam pembiayaan kampanye politik para calon presiden. Sebab, dengan cara ini menghindari praktik korupsi yang digunakan untuk menjalankan program-program kampanye calon presiden.

"Selama tidak ada pengelolaan keterlibatan negara dalam pembiayaan politik, termasuk pembiayaan kampanye maka ini adalah salah satu hulunya praktik korupsi yang ada di Indonesia," imbuh Anies.

Sebagai informasi, Bakal Capres dan Cawapres Anies Baswedan- Muhaimin Iskandar dianggap sebagai pasangan termiskin. Sebab, sesuai data LHKPN Anies hanya memiliki harta kekayaan sebesar Rp 11,19 miliar.

Sementara, pasangan Ganjar Pranowo dan Mahfud Md memiliki harta kekayaan sebesar Rp 13,45 miliar untuk kekayaan Ganjar, Rp 29,54 miliar untuk kekayaan Mahfud Md.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Modernland Realty Bangun Bisnis Berkualitas dengan SDM Unggulan

Modernland Realty Bangun Bisnis Berkualitas dengan SDM Unggulan

Bisnis | Jum'at, 20 Oktober 2023 | 06:38 WIB

Membidik Sukses Bisnis Melalui Pengawasan Risiko: Konferensi Nasional IKAI 2023

Membidik Sukses Bisnis Melalui Pengawasan Risiko: Konferensi Nasional IKAI 2023

Bisnis | Jum'at, 20 Oktober 2023 | 06:12 WIB

Pacific Coatings Show 2023: Hadir Membawa Inovasi dan Peluang Bisnis Dalam Industri Cat dan Pelapis di Indonesia

Pacific Coatings Show 2023: Hadir Membawa Inovasi dan Peluang Bisnis Dalam Industri Cat dan Pelapis di Indonesia

Bisnis | Kamis, 19 Oktober 2023 | 06:24 WIB

Terkini

Inflasi Pangan Mengintai? Harga Beras dan Cabai Rawit Kembali Merangkak Naik

Inflasi Pangan Mengintai? Harga Beras dan Cabai Rawit Kembali Merangkak Naik

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:00 WIB

Darmawan Prasodjo Kembali Pimpin PLN, Didampingi Wadirut Baru

Darmawan Prasodjo Kembali Pimpin PLN, Didampingi Wadirut Baru

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 10:42 WIB

Damai AS - Iran Ubah Peta Energi Dunia, Harga Minyak Langsung Terjun Bebas

Damai AS - Iran Ubah Peta Energi Dunia, Harga Minyak Langsung Terjun Bebas

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 10:27 WIB

Rupiah Terus Tertekan, Dolar AS Kembali Sentuh Level Rp17.850

Rupiah Terus Tertekan, Dolar AS Kembali Sentuh Level Rp17.850

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 09:28 WIB

Dibuka Melemah, IHSG Langsung Gacor Setelah Pengumuman MSCI

Dibuka Melemah, IHSG Langsung Gacor Setelah Pengumuman MSCI

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 09:16 WIB

88 Persen UMKM Masih Andalkan Dana Pribadi, Perbanas Dorong Penggunaan Kredit

88 Persen UMKM Masih Andalkan Dana Pribadi, Perbanas Dorong Penggunaan Kredit

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 09:00 WIB

Negara Hemat Rp3 Triliun Karena MBG Disetop, Pengusaha Protes: Ganggu Stabilitas

Negara Hemat Rp3 Triliun Karena MBG Disetop, Pengusaha Protes: Ganggu Stabilitas

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 09:00 WIB

MSCI Bongkar Borok Bursa RI di Mata Investor Global, Informasi Saham Tidak Selalu Berbahasa Inggris

MSCI Bongkar Borok Bursa RI di Mata Investor Global, Informasi Saham Tidak Selalu Berbahasa Inggris

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 08:16 WIB

Tak Lagi Bebas, OJK Batasi Kepemilikan Asing dan Atur Ulang Bisnis BNPL

Tak Lagi Bebas, OJK Batasi Kepemilikan Asing dan Atur Ulang Bisnis BNPL

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 08:09 WIB

Ekspor Sawit Terancam Mandek, Pengusaha Wanti-wanti Layanan DSI

Ekspor Sawit Terancam Mandek, Pengusaha Wanti-wanti Layanan DSI

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 08:09 WIB