TikTok Lobi Pemerintah, Pakar: Penguasaan Data Pelaku Digital Bisa Rusak Ekonomi Kerakyatan

Achmad Fauzi

Selasa, 31 Oktober 2023 | 09:13 WIB
TikTok Lobi Pemerintah, Pakar: Penguasaan Data Pelaku Digital Bisa Rusak Ekonomi Kerakyatan
TikTok Shop (Unsplash.com/Olivier Bergeron)

Suara.com - Pengamat Ekonomi Digital, Heru Sutadi mengingatkan pemerintah untuk waspada adanya penguasaaan data dan pasar dari pelaku digital global. Hal ini, menyusul adanya upaya Bos TikTok yang ingin mengunjungi Indonesia untuk membahas e-commerce pengganti TikTok Shop.

Heru menyebut, jangan sampai suatu investasi akan merusak ekonomi kerakyatan bangsa. Hal tersebut perlu dihindari oleh Pemerintah Indonesia.

"Yang perlu dihindari adalah penguasaan data, penguasaan pasar yang dalam jangka panjang akan merusak ekonomi kerakyatan bangsa ini dan data sebagai new oil dikuasai satu perusahaan itu membahayakan," ujarnya yang dikutip, Senin (30/10/2023).

Heru melanjutkan, pengembangan e-commerce di Indonesia juga harus memberikan manfaat sebesar-besarnya untuk kesejahteraan dan kemajuan orang Indonesia. Maka dari itu, Pemerintah dinilai harus tegas mengedepankan keamanan data masyarakat Indonesia, dalam menyikapi upaya TikTok membuka e-commerce pengganti TikTok Shop

"Sehingga, kalau ada pelaku digital global yang masuk ke Indonesia dan hanya menjadikan Indonesia sebagai pasar, harus kita tolak," kata dia.

Sebelumnya, CEO TikTok Shou Zi Chew menyatakan niatnya untuk bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi). Rencana ini setelah pemerintah membredel layanan e-commerce TikTok, yaitu TikTok Shop pada awal Oktober lalu.

Rencana bos TikTok ngotot untuk menemui Jokowi ini diungkapkan oleh Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki. Hanya saja, Menteri Teten menyebut bahwa pertemuan ini sepertinya tidak bakal terjadi, sebab komunikasi dengan Bos TikTok hanya melalui dirinya.

"CEO Tiktok menyurati Presiden ingin ketemu. Dilimpahin ke saya," kata Teten di Jakarta yang dikutip, Kamis (26/10/2023).

Selain itu, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia meminta TikTok fokus ke bisnis media sosial saja jangan ikut bermain di industri e-commerce.

baca juga

Hal ini merespons soal keinginan TikTok yang bakal mengajukan izin perdagangan daring atau e-commerce ke Pemerintah Indonesia.

"Udah lah TikTok ini udah lah kalau dia medsos, medsos aja jangan monopoli juga. Bangsa ini jangan terlalu diatur-atur lah," kata Bahlil kepada wartawan usai menghadiri acara BNI Investor Daily Summit 2023 di Hutan Kota by Plataran, Jakarta Pusat, Rabu (25/10/2023).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pelaku Usaha Online Wajib Lapor Data ke BPS Mulai Januari 2024

Pelaku Usaha Online Wajib Lapor Data ke BPS Mulai Januari 2024

Bisnis | Senin, 30 Oktober 2023 | 17:25 WIB

Bos TikTok Ngotot Ketemu Jokowi, Mau Lobi Izin e-Commerce?

Bos TikTok Ngotot Ketemu Jokowi, Mau Lobi Izin e-Commerce?

Bisnis | Kamis, 26 Oktober 2023 | 17:05 WIB

TikTok Mau Ajukan Izin E-Commerce, Bahlil: Udahlah Medsos Aja

TikTok Mau Ajukan Izin E-Commerce, Bahlil: Udahlah Medsos Aja

Bisnis | Rabu, 25 Oktober 2023 | 16:25 WIB

Terkini

Pemprov DKI Guyur Rp2,11 Triliun untuk 7 Proyek Strategis: Bangun Rusun hingga Pengendali Banjir

Pemprov DKI Guyur Rp2,11 Triliun untuk 7 Proyek Strategis: Bangun Rusun hingga Pengendali Banjir

News | Sabtu, 26 September 2026 | 17:30 WIB

Pestapora 2026 Resmi Digelar, 330 Musisi Ramaikan Panggung JIExpo

Pestapora 2026 Resmi Digelar, 330 Musisi Ramaikan Panggung JIExpo

Foto | Sabtu, 26 September 2026 | 17:21 WIB

Koneksi vs Kualifikasi: Apa yang Sebenarnya Menentukan Peluang Kerja?

Koneksi vs Kualifikasi: Apa yang Sebenarnya Menentukan Peluang Kerja?

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 17:20 WIB

Fasilitas Mewah Lapas Cibinong: 52 Napi dan 50 Pegawai Diperiksa, Kemenimipas Temukan Kejanggalan!

Fasilitas Mewah Lapas Cibinong: 52 Napi dan 50 Pegawai Diperiksa, Kemenimipas Temukan Kejanggalan!

News | Sabtu, 26 September 2026 | 17:17 WIB

Sepatu Lari Lebih Baik Pas atau Longgar? Ini Tips Bebas Cedera dari Dokter Ortopedi

Sepatu Lari Lebih Baik Pas atau Longgar? Ini Tips Bebas Cedera dari Dokter Ortopedi

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 17:13 WIB

Pilihan Mobil Bekas Harga Rp 70 Jutaan

Pilihan Mobil Bekas Harga Rp 70 Jutaan

Otomotif | Sabtu, 26 September 2026 | 17:10 WIB

Bisalunas Rilis Formula Pelunasan Pinjol Tanpa Utang Baru

Bisalunas Rilis Formula Pelunasan Pinjol Tanpa Utang Baru

Bisnis | Sabtu, 26 September 2026 | 17:09 WIB

Ketangguhan UMKM dan Negara yang Terlalu Nyaman dengan Krisis

Ketangguhan UMKM dan Negara yang Terlalu Nyaman dengan Krisis

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 17:00 WIB

Pengedar Sabu Asal Madura Dicokok di Surabaya Demi Nyabu Gratis

Pengedar Sabu Asal Madura Dicokok di Surabaya Demi Nyabu Gratis

Jatim | Sabtu, 26 September 2026 | 16:52 WIB

Jangan Asal Empuk! Ini Beda Sneakers Olahraga dan Kasual yang Sering Salah Dianggap Sama

Jangan Asal Empuk! Ini Beda Sneakers Olahraga dan Kasual yang Sering Salah Dianggap Sama

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 16:52 WIB

×