Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Mengenal RISHA, Teknologi Inovasi dari Kementerian PUPR dalam Membangun Rumah Cepat, Mudah, dan Tahan Gempa

Fabiola Febrinastri, Iman Firmansyah

Senin, 13 November 2023 | 18:40 WIB
Mengenal RISHA, Teknologi Inovasi dari Kementerian PUPR dalam Membangun Rumah Cepat, Mudah, dan Tahan Gempa
Pembangunan hunian tetap bagi masyarakat terdampak gempa, tsunami, dan likuifaksi di Donggala, Sulteng. (Dok: PUPR)

Suara.com - Sebagai upaya mengantisipasi dampak bencana di wilayah Indonesia yang rentan akan terjadinya gempa bumi, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus mendorong penerapan Rumah Tahan Gempa dengan teknologi Rumah Instan Sederhana Sehat atau yang biasa dikenal dengan sebutan RISHA.

RISHA adalah inovasi Kementerian PUPR pada teknologi konstruksi knock down dalam pembangunan rumah dengan waktu cepat (oleh sebab itu disebut sebagai teknologi instan) yang menggunakan bahan beton bertulang pada struktur utamanya. Inovasi ini pada awalnya didasari oleh kebutuhan akan penyediaan perumahan yang cepat dan harga terjangkau dengan tetap mempertahankan kualitas bangunan.

RISHA juga diketahui lebih tahan terhadap ancaman gempa, dikarenakan komponen modular beton tulangannya memiliki sifat fleksibel yang tahan terhadap guncangan gempa hingga 8 Skala Richter. Seperti diketahui, Indonesia merupakan negara yang rentan akan bencana gempa karena merupakan kawasan lingkaran api yang dikelilingi gunung berapi dan terletak di pertemuan lempeng bumi yang terus bergerak.

Kementerian PUPR saat ini menggunakan Teknologi RISHA sebagai alternatif penyediaan hunian bagi korban yang bencana alam. Beberapa di antaranya adalah pembangunan hunian tetap untuk relokasi korban gempa Cianjur Jawa Barat, korban Badai Siklon Tropis Seroja di Kupang NTT, serta korban gempa, tsunami, dan likuifaksi di Palu, Sulawesi Tengah.

Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Iwan Suprijanto dalam keterangan tertulisnya mengatakan bahwa komponen struktur RISHA ini sangat mudah untuk diaplikasikan di lapangan. Selain itu proses pembangunannya juga mudah dipelajari dan tidak membutuhkan waktu yang tidak terlalu lama.

Salah satu pembangunan perumahan bagi masyarakat. (Dok: PUPR)
Salah satu pembangunan perumahan bagi masyarakat. (Dok: PUPR)

"RISHA merupakan teknologi inovasi yang dikembangkan oleh PUPR sebagai solusi dalam penanganan pembangunan rumah layak huni dalam waktu singkat. Bangunan RISHA berupa sistem modular rumah berbentuk panel,” ungkapnya.

Rumah RISHA juga memiliki beberapa keunggulan lainnya, antara lain pembangunannya dapat dilakukan dalam tempo yang cepat, harga terjangkau, pemasangan mudah dengan sistem knockdown, lebih ringan dan yang paling utama adalah tahan akan gempa dimana hal ini sudah teruji keunggulan dari struktur bangunannya terhadap guncangan gempa.

Pembangunan rumah dengan sistem RISHA ini dapat didesain secara flexibel seperti berupa rumah panggung, rumah tapak atau rumah berlantai dua. Selain itu, dapat dimodifikasi untuk sekolah, rumah sakit, masjid, hingga kantor.

Dalam sistem RISHA, terdapat tiga komponen utama yang terdiri dari modul dan panel, diantaranya komponen slup pondasi, panel tiang dan panel penyambung. Rumah Risha juga sudah menggunakan bahan beton bertulang yang sudah berstandar SNI sehingga sudah terstandarisasi keamanannya.

baca juga

Rumah RISHA memiliki bobot yang ringan sehingga dapat dikerjakan dengan orang yang minim ditambah lagi struktur rumah RISHA ini dapat dibangun dalam waktu kurang lebih 9 jam untuk Rumah T-36, dengan komponen yang kuat dan aman bangunan RISHA mampu bertahan hingga 50 tahun ke depan.

Rumah RISHA juga hadir untuk mewujudkan rumah yang aman dari bencana gempa, mudah di bangun dan juga memiliki teknologi yang maju maka Rumah RISHA hadir untuk keamanan dan juga kenyamanan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wujudkan Kedaulatan Air, Kementerian PUPR Garap Puluhan Bendungan

Wujudkan Kedaulatan Air, Kementerian PUPR Garap Puluhan Bendungan

Bisnis | Kamis, 09 November 2023 | 17:27 WIB

Buat Infrastruktur yang Berkualitas, PUPR Terus Dorong Digitalisasi Pengadaan Barang dan Jasa

Buat Infrastruktur yang Berkualitas, PUPR Terus Dorong Digitalisasi Pengadaan Barang dan Jasa

Bisnis | Kamis, 09 November 2023 | 06:05 WIB

Kementerian PUPR Selesaikan Renovasi Lapangan Pertandingan dan Lapangan Latihan Piala Dunia U-17 2023

Kementerian PUPR Selesaikan Renovasi Lapangan Pertandingan dan Lapangan Latihan Piala Dunia U-17 2023

News | Minggu, 05 November 2023 | 16:55 WIB

HHD-HKD 2023, Menteri PUPR Beri Penghargaan pada Pemda yang Komitmen Tingkatkan Permukiman untuk Tumbuhkan Ekonomi Lokal

HHD-HKD 2023, Menteri PUPR Beri Penghargaan pada Pemda yang Komitmen Tingkatkan Permukiman untuk Tumbuhkan Ekonomi Lokal

Bisnis | Selasa, 31 Oktober 2023 | 21:37 WIB

Basuki Hadimuljono, Menteri PUPR Nangis 'Kangen' Dipeluk Ganjar, Pendidikan dan Kekayaan Bikin Heran

Basuki Hadimuljono, Menteri PUPR Nangis 'Kangen' Dipeluk Ganjar, Pendidikan dan Kekayaan Bikin Heran

Kotak Suara | Selasa, 31 Oktober 2023 | 09:58 WIB

Pertemuan Jadi Sorotan, Ganjar Akui Menteri PUPR Basuki Nangis: Saya Juga Kaget, Dipeluk Kencang Sekali

Pertemuan Jadi Sorotan, Ganjar Akui Menteri PUPR Basuki Nangis: Saya Juga Kaget, Dipeluk Kencang Sekali

Kotak Suara | Senin, 30 Oktober 2023 | 16:26 WIB

Terkini

Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar

Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:14 WIB

Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang

Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:07 WIB

UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI

UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:53 WIB

Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang

Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:47 WIB

Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan

Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:23 WIB

Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond

Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:42 WIB

Pekerja PIPS Tolak Permenaker 7/2026, Khawatir Upah Mandek hingga Ancam Keandalan Listrik

Pekerja PIPS Tolak Permenaker 7/2026, Khawatir Upah Mandek hingga Ancam Keandalan Listrik

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:37 WIB

Hadapi Industri yang Makin Kompleks, SIG Andalkan Kualitas SDM

Hadapi Industri yang Makin Kompleks, SIG Andalkan Kualitas SDM

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:53 WIB

Indonesia Gandeng Kuwait Perkuat Kerja Sama Sektor Energi

Indonesia Gandeng Kuwait Perkuat Kerja Sama Sektor Energi

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:48 WIB

Kejar Pembiayaan Hijau, JAPFA Jadi Pelopor Integrasi LCA dalam Strategi Bisnis

Kejar Pembiayaan Hijau, JAPFA Jadi Pelopor Integrasi LCA dalam Strategi Bisnis

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:39 WIB