HHD-HKD 2023, Menteri PUPR Beri Penghargaan pada Pemda yang Komitmen Tingkatkan Permukiman untuk Tumbuhkan Ekonomi Lokal

Selasa, 31 Oktober 2023 | 21:37 WIB
HHD-HKD 2023, Menteri PUPR Beri Penghargaan pada Pemda yang Komitmen Tingkatkan Permukiman untuk Tumbuhkan Ekonomi Lokal
HHD-HKD 2023, Menteri PUPR Beri Penghargaan pada Pemda yang Komitmen Tingkatkan Permukiman untuk Tumbuhkan Ekonomi Lokal. (Dok: Kementerian PUPR)

Suara.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memberikan penghargaan kepada pemerintah kabupaten/kota yang telah berkomitmen melakukan peningkatan permukiman perkotaan sehingga sehingga berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi lokal dan ketangguhan sosial.

Apresiasi diserahkan oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dalam Puncak Peringatan Hari Habitat Dunia dan Hari Kota Dunia (HHD-HKD) 2023, di Auditorium Kementerian PUPR, Jakarta, Senin (30/10/2023).

Penghargaan diberikan dalam dua kategori, yaitu Pelestarian Berkelanjutan diberikan kepada Pemerintah Kota Sawahlunto, Kabupaten Siak, Kota Semarang, Kota Tanjung Pinang, Kota Singkawang, dan Kota Ternate.

Kemudian kategori atas Capaian Optimaliasi Kinerja Tempat Pengelolaan Sampah Reuse, Reduce, dan Recycle (TPS-3R), yang diberikan kepada Kota Palangkaraya didampingi BPPW Kalteng, Kota Ternate didampingi BPPW Maluku Utara, Kabupaten Kediri didampingi BPPW Jatim, dan Kabupaten Sleman didampingi BPPW DIY.

Penghargaan secara khusus juga diberikan kepada Balai Teknologi Sanitasi, Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya Kementerian PUPR.

"Saya kira, dengan penilaian kota-kota pelestarian berkelanjutan dan manajemen TPS-3R yang baik, saya ingin memberikan apresiasi kepada semua peraih penghargaan sebesar Rp5 miliar dalam bentuk program pembangunan melalui Ditjen Cipta Karya untuk tahun 2024," kata Menteri Basuki.

Basuki minta agar pemerintah kabupaten/kota terus menunjukkan komitmennya dalam melaksanakan pelestarian kota berkelajutan dan peningkatan manajemen TPS-3R.

Lebih lanjut Basuki mengatakan bahwa apresiasi pelestarian berkelanjutan diberikan untuk menjadi contoh bagi kabupaten/kota lainnya dalam melestarikan urban heritage dan mendorong semangat pemanfaatan dan pelestarian cagar budaya. Sementara apresiasi optimasi kinerja TPS-3R diberikan sebagai upaya diseminasi informasi terkait pentingnya sistem pengelolaan sampah dan pemanfaatan TPS-3R dalam praktik ekonomi sirkuler dengan pemilahan sampah.

"Kita harus betul-betul menghargai kota pusaka sebagai pelestarian berkelanjutan. Untuk manajemen TPS-3R, kalau sudah bagus pelaksanaan di satu kota, lanjutkan di kota lain. Hanya dengan cara itu kita bisa mewujudkan kota-kota yang lebih baik ke depan," pintanya.

Baca Juga: Menteri PUPR Tolak Anggapan Kota Solo 'Anak Emas' usai Diguyur Banyak Proyek Pusat saat Gibran Menjabat

Semangat HHD dan HKD harus Dimulai

Menurut Menteri Basuki, cita-cita yang tertuang dalam semangat momentum HHD dan HKD harus dimulai saat ini dan oleh setiap orang. Bukan hanya dukungan infrastruktur saja, tetapi juga mengubah perilaku masyarakat untuk terbiasa hidup di kota yang lovable.

"Dengan kualitas infrastruktur yang lebih baik, semoga kita memiliki kota yang nyaman dan membuat kita lebih produktif. Kota yang baik adalah kota yang membuat warganya lebih produktif karena kecukupan airnya, sanitasinya dan konektivitas yang baik," katanya.

Penilaian apresiasi cagar budaya berkelanjutan dilakukan terhadap 15 kabupaten/kota yang memiliki komitmen dalam pelestarian kota pusaka dengan kriteria penilaian meliputi tata kelola dan kelembagaan, olah desain, informasi edukasi dan promosi, ekonomi pusaka, pengembangan kehidupan kebudayaan.

Sementara itu, penilaian apresiasi optimalisasi kinerja TPS-3R dalam pengelolaan sampah dengan kriteria penilaian kelengkapan teknis, rerata timbulan sampah masuk ke TPS-3R, presentase sampah yang didaur ulang, presentase sampah sisa makanan/pepohonan, dan presentase sampah yang diangkut ke TPA.

"Semoga momentum peringatan Hari Habitat Dunia dan Hari Kota Dunia tahun ini dapat menginspirasi kita semua untuk membangun kawasan perkotaan yang tertata dan bebas permukiman kumuh," kata Dirjen Cipta Karya, Diana Kusumastuti, yang juga hadir dalam acara tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI