Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.956,804
LQ45 669,344
Srikehati 325,787
JII 462,109
USD/IDR 17.345

Pekerja Manusia Digantikan oleh AI, Perusahaan Besar Mulai Lakukan PHK Massal

M Nurhadi | Suara.com

Kamis, 04 Januari 2024 | 11:24 WIB
Pekerja Manusia Digantikan oleh AI, Perusahaan Besar Mulai Lakukan PHK Massal
Ilustrasi Robot AI menatap dunia pemetaan (Unsplash/Alex Knight)

Suara.com - Perusahaan raksasa, Google berencana melakukan PHK massal karyawan mereka dan menggantinya dengan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Tak main-main, diperkirakan banyak orang terdampak kebijakan ini. Tren ini sekaligus menunjukkan tekanan terhadap tenaga kerja manusia yang tergantikan oleh AI.

Awal 2022 lalu, Google sudah memulai revolusi tenaga kerja mereka dengan kampanye era baru AI. Perusahaan terkait akan memaksimalkan kecerdasan buatan dalam divisi iklan yang diklaim inovatif, salah satunya dengan adanya riset tren masa kini yang dilakukan oleh bot.

Beberapa iklan yang dihasilkan oleh fitur Performa Maksimal dapat mengalami perubahan secara langsung berdasarkan rasio klik-tayang, dengan tujuan untuk memaksimalkan tingkat visibilitas. Tugas ini sebelumnya memerlukan banyak tenaga manusia.

Menurut laporan dari The Information, semakin banyak pengiklan yang mengadopsi PMax, sehingga mengurangi kebutuhan akan beberapa karyawan yang bertanggung jawab dalam penjualan iklan untuk layanan khusus Google.

Berdasarkan informasi tersebut, hampir setengah dari 30.000 karyawan di divisi periklanan perusahaan sebelumnya ditugaskan untuk pekerjaan semacam ini.

Perubahan ini memiliki dampak signifikan pada bisnis Google, karena iklan memiliki andil besar dalam pendapatan perusahaan. Dengan menggantikan pekerja manusia, perusahaan mungkin bertujuan untuk meningkatkan margin keuntungan dengan mengurangi biaya operasional.

Beberapa sektor industri juga menghadapi dampak otomatisasi pekerjaan yang didorong oleh kecerdasan buatan (AI).

Pada awal tahun 2023, CEO IBM Arvind Krishna menyatakan kepada Bloomberg bahwa perusahaan tersebut telah memperlambat atau menangguhkan perekrutan untuk pekerjaan yang dapat diotomatisasi oleh AI, yang berarti total AI dapat menggantikan hingga 7.800 pekerjaan.

Tabloid Jerman Bild, yang dimiliki oleh penerbit media Axel Springer, juga mengumumkan rencananya untuk berpisah dengan rekan-rekan yang terlibat dalam tugas-tugas di dunia digital yang dapat dijalankan oleh AI dan/atau proses otomatis.

Suumit Shah, CEO platform e-commerce India bernama Dukaan, menyatakan kepada Washington Post, "Tidak masalah bagi saya untuk menggantikan seluruh tim [layanan pelanggan] dengan bot."

Menurut dia, AI lebih pintar dan efisien sehingga membuatnya menghemat biaya 100 kali lebih murah dari gaji yang ia berikan kepada pekerja.

Singkatnya, AI telah mengambil alih pekerjaan, dan menurut studi yang dilakukan oleh McKinsey Global Institute, tren tersebut dapat meningkat lebih cepat dari perkiraan siapa pun.

Goldman Sachs dalam risetnya awal tahun ini menemukan bahwa sekitar 300 juta lapangan pekerjaan berpotensi menghilang karena kecerdasan buatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mesin Fotokopi Mulai Ditinggalkan, Xerox Mulai PHK 23 Ribu Karyawan

Mesin Fotokopi Mulai Ditinggalkan, Xerox Mulai PHK 23 Ribu Karyawan

Bisnis | Kamis, 04 Januari 2024 | 09:07 WIB

Cara Berbagi Folder di Google Drive

Cara Berbagi Folder di Google Drive

Tekno | Kamis, 04 Januari 2024 | 08:16 WIB

Strategi Samsung di 2024, Fokus AI Generatif

Strategi Samsung di 2024, Fokus AI Generatif

Tekno | Rabu, 03 Januari 2024 | 12:24 WIB

Samsung Galaxy S24 Resmi Meluncur 17 Januari

Samsung Galaxy S24 Resmi Meluncur 17 Januari

Tekno | Rabu, 03 Januari 2024 | 12:09 WIB

Asus Zenbook 14 OLED, Laptop Premium Bertenaga Chip AI Intel Core Ultra

Asus Zenbook 14 OLED, Laptop Premium Bertenaga Chip AI Intel Core Ultra

Tekno | Selasa, 02 Januari 2024 | 19:18 WIB

Fitur WhatsApp Ini Tak Lagi Gratis Buat Pengguna Android Mulai Tahun 2024

Fitur WhatsApp Ini Tak Lagi Gratis Buat Pengguna Android Mulai Tahun 2024

Tekno | Selasa, 02 Januari 2024 | 16:41 WIB

Terkini

Rupiah Anjlok ke Level Terburuk Sepanjang Masa, 'Kalah' dari Mata Uang Zimbabwe

Rupiah Anjlok ke Level Terburuk Sepanjang Masa, 'Kalah' dari Mata Uang Zimbabwe

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 11:20 WIB

5 Investasi yang Aman untuk Anak Muda dan Pemula, Minim Risiko

5 Investasi yang Aman untuk Anak Muda dan Pemula, Minim Risiko

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 11:05 WIB

Trump Terima Usulan Damai Perang Iran, Selat Hormuz Mulai Kondusif?

Trump Terima Usulan Damai Perang Iran, Selat Hormuz Mulai Kondusif?

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 10:45 WIB

Pergerakan Harga Emas Hari Ini, Minggu 3 Mei 2026

Pergerakan Harga Emas Hari Ini, Minggu 3 Mei 2026

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 09:41 WIB

Kisah Shiroshima, UMKM Batik Asal Yogyakarta yang Go Internasional dan Tembus Paris Fashion Week

Kisah Shiroshima, UMKM Batik Asal Yogyakarta yang Go Internasional dan Tembus Paris Fashion Week

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 08:53 WIB

SPBU Swasta Naikkan Harga BBM, Pertamina Bakal Ikutan?

SPBU Swasta Naikkan Harga BBM, Pertamina Bakal Ikutan?

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50 WIB

Danantara Evaluasi Peluang Investasi Strategis, Potongan Komisi Ojol Ditarget Turun Jadi 8 Persen

Danantara Evaluasi Peluang Investasi Strategis, Potongan Komisi Ojol Ditarget Turun Jadi 8 Persen

Bisnis | Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:05 WIB

Dasco: Kita Bikin UU Ketenagakerjaan yang Baru, Silakan Buruh yang 'Masak'

Dasco: Kita Bikin UU Ketenagakerjaan yang Baru, Silakan Buruh yang 'Masak'

Bisnis | Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:00 WIB

Dasco: Pemerintah Akan Ambilalih 'Perusahan Sakit' agar Tak Ada PHK Buruh

Dasco: Pemerintah Akan Ambilalih 'Perusahan Sakit' agar Tak Ada PHK Buruh

Bisnis | Sabtu, 02 Mei 2026 | 19:04 WIB

Minyak Mentah Rusia Segera Masuk RI, Bahlil Pastikan Stok BBM Nasional Aman

Minyak Mentah Rusia Segera Masuk RI, Bahlil Pastikan Stok BBM Nasional Aman

Bisnis | Sabtu, 02 Mei 2026 | 18:52 WIB