Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.351,139
LQ45 633,989
Srikehati 307,930
JII 383,125
USD/IDR 17.932

Kunjungan ke Jawa Tengah Bersama Presiden, Bulog Tegaskan Bantuan Pangan Bebas dari Kepentingan Politik

Fabiola Febrinastri

Jum'at, 02 Februari 2024 | 09:47 WIB
Kunjungan ke Jawa Tengah Bersama Presiden, Bulog Tegaskan Bantuan Pangan Bebas dari Kepentingan Politik
Presiden Joko Widodo dan Bulog menyalurkan Bantuan Pangan Beras pada masyarakat Jateng. (Dok: Bulog)

Suara.com - Direktur Utama Perum Bulog, Bayu Krisnamurthi menegaskan, penyaluran Bantuan Pangan Beras yang saat ini tengah disalurkan bebas dari kepetingan apapun. Hal tersebut disampaikan saat mendampingi Presiden Jokowi, dalam rangkaian kunjungan kerja presiden mengecek ketersediaan Cadangan Beras Pemerintah, di Gudang Bulog Meger Klaten, Rabu (31/1/2024) dan di Gudang Bulog Telukan Sukoharjo,  Jawa Tengah, Kamis (1/2/2024), sekaligus menyerahkan langsung Bantuan Pangan ini kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang hadir.

“Kami mengamati bahwa Bantuan Pangan yang sedang disalurkan ini seringkali dikaitkan dengan agenda politik tertentu. Hal ini menjadi perhatian khusus bagi Bulog, dan kami tetap konsisten melaksanakan kegiatan penyaluran Bantuan Pangan sesuai ketentuan, sehingga tujuan mulia program ini dalam membantu masyarakat yang membutuhkan dapat berjalan dengan baik dan juga sebagai alternatif pemerintah untuk mengurangi tekanan gejolak harga sebagai dampak dari bencana Elnino yang melanda seluruh dunia,” kata Bayu.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Badan Pangan Nasional, Arief Prasetyo. Ia menyatakan, pelaksanaan Bantuan Pangan yang disalurkan kepada 22 juta KPM ini, tidak ada kaitannya dengan kepentingan dan agenda apapun.

Ia menekankan, pelaksanan Bantuan Pangan yang telah berjalan dari tahun lalu ini akan terus dilaksanakan, dengan dasar kepedulian pemerintah kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan.

“Pelaksanaan Bantuan Pangan yang ditugaskan oleh presiden pada kami dan Bulog ini akan dilakukan sampai dengan Bulan Juni nanti. Jadi pelaksanaannya bukan karena Januari, Februari dan Maret. Ini misalnya dikatakan karena menjelang pemilu. Tidak, tidak begitu. Bahkan Bantuan Pangan ini dari tahun lalu pun sudah dilaksanakan, dan ini akan terus dikerjakan mengingat saudara-saudara kita yang sebanyak 22 juta KPM ini sangat membutuhkan,” terangnya.

Presiden Jokowi secara terbuka juga menyampaikan bahwa program yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, seperti Bantuan Pangan ini merupakan prioritas pemerintah saat ini. Ia menekankan bahwa penyaluran beras Bantuan Pangan ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mengingat saat ini, dunia sedang dilanda krisis pangan.

Oleh sebab itu, pemerintah melalui Bulog memberikan bantuan kepada masyarakat dengan menyalurkan beras berkualitas baik kepada 22 juta KPM di seluruh Indonesia.

“Saat ini, semua negara tengah dilanda musim kemarau yang panjang, dan ini membuat negara-negara tersebut menahan berasanya untuk keperluan negaranya sendiri. Karena supply-nya terbatas, hal ini yang membuat harga beras menjadi naik. Oleh sebab itu, Bantuan Pangan ini disalurkan untuk melindungi masyarakat dari krisis pangan tadi. Dan kita sudah anggarkan untuk dilaksanakan sampai dengan Bulan Juni nanti. Jika anggarannya memungkinkan dan masih ada ruang untuk menyalurkan, maka akan dilanjutkan lagi di bulan-bulan seterusnya," jelas Presiden.

Sementara itu, Yantini (63 tahun), KPM di Kabupaten Sukoharjo yang hadir saat penyerahan bantuan mengucapkan syukur dan rasa senangnya pada Program Bantuan Pangan Beras yang baru saja diterimanya.

baca juga

“Bantuan ini sangat saya syukuri. Kebetulan suami saya, saat ini kerjaannya sedang sepi. Jadi beras ini sangat berarti sekali buat kami sekeluarga. Harapan saya, semoga beras Bantuan Pangan ini bisa terus ada karena meringankan sekali beban pengeluaran kami," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sri Sultan HB X Apresiasi Langkah Bulog dalam Salurkan Bantuan Pangan pada Warga Saat Dikunjungi Presiden

Sri Sultan HB X Apresiasi Langkah Bulog dalam Salurkan Bantuan Pangan pada Warga Saat Dikunjungi Presiden

Bisnis | Selasa, 30 Januari 2024 | 19:18 WIB

Pertanyakan Bansos Jokowi Tak Libatkan Mensos Risma, Hasto PDIP Ungkit Bulog Berstiker Prabowo-Gibran

Pertanyakan Bansos Jokowi Tak Libatkan Mensos Risma, Hasto PDIP Ungkit Bulog Berstiker Prabowo-Gibran

Kotak Suara | Selasa, 30 Januari 2024 | 19:12 WIB

Beras SPHP Tampilkan Wajah Capres, Begini Penjelasan Dirut Bulog

Beras SPHP Tampilkan Wajah Capres, Begini Penjelasan Dirut Bulog

Bisnis | Senin, 29 Januari 2024 | 13:11 WIB

Soal Isu-isu Beras Bulog Berstiker Prabowo-Gibran, TKN Minta Bawaslu Turun Tangan

Soal Isu-isu Beras Bulog Berstiker Prabowo-Gibran, TKN Minta Bawaslu Turun Tangan

Kotak Suara | Sabtu, 27 Januari 2024 | 08:55 WIB

TKN Sayangkan Komentar Cak Imin Soal Pemberitaan Stiker Prabowo-Gibran di Beras Bulog

TKN Sayangkan Komentar Cak Imin Soal Pemberitaan Stiker Prabowo-Gibran di Beras Bulog

Kotak Suara | Jum'at, 26 Januari 2024 | 23:26 WIB

TKN Desak Bawaslu Undang Pemilik Akun Penyebar Foto Stiker Prabowo-Gibran di Beras Bulog

TKN Desak Bawaslu Undang Pemilik Akun Penyebar Foto Stiker Prabowo-Gibran di Beras Bulog

Kotak Suara | Jum'at, 26 Januari 2024 | 22:33 WIB

Terkini

Di Depan Penyakit, Tak Ada Nasionalisme yang Lebih Penting dari Kesembuhan

Di Depan Penyakit, Tak Ada Nasionalisme yang Lebih Penting dari Kesembuhan

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Eks Ketua Yayasan Sekolah Swasta di Jakarta Selatan Buka Suara Soal Temuan 995 Pucuk Senjata Api

Eks Ketua Yayasan Sekolah Swasta di Jakarta Selatan Buka Suara Soal Temuan 995 Pucuk Senjata Api

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:09 WIB

Zulhas Goda Kepala BGN Sudaryono: Belum Sebulan Menjabat Sudah Turun Berapa Kilo?

Zulhas Goda Kepala BGN Sudaryono: Belum Sebulan Menjabat Sudah Turun Berapa Kilo?

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:03 WIB

Ratusan Dapur MBG Tangerang Belum Layak Sanitasi, BGN Ancam Tutup Permanen

Ratusan Dapur MBG Tangerang Belum Layak Sanitasi, BGN Ancam Tutup Permanen

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:03 WIB

Tangis Bayi yang Mendadak Senyap: Tragedi di Kamar Kos Mahasiswi Kedokteran Hewan Surabaya

Tangis Bayi yang Mendadak Senyap: Tragedi di Kamar Kos Mahasiswi Kedokteran Hewan Surabaya

Jatim | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:01 WIB

Lelang Batubara Ilegal Hasilkan Rp20,97 Miliar untuk Kas Negara

Lelang Batubara Ilegal Hasilkan Rp20,97 Miliar untuk Kas Negara

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:00 WIB

ADA Band Genap 30 Tahun, Siap-Siap Nostalgia di Remember Fest x Cube Concert November Nanti

ADA Band Genap 30 Tahun, Siap-Siap Nostalgia di Remember Fest x Cube Concert November Nanti

Entertainment | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:58 WIB

Jaga Warisan Perjuangan, Bupati Bogor Lakukan Revitalisasi Total Cagar Budaya SDN Cileungsi 02

Jaga Warisan Perjuangan, Bupati Bogor Lakukan Revitalisasi Total Cagar Budaya SDN Cileungsi 02

Bogor | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:56 WIB

Pakar Hukum Tata Negara Ungkap Inpres Kopdes Merah Putih Keliru

Pakar Hukum Tata Negara Ungkap Inpres Kopdes Merah Putih Keliru

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Buntut Kasus Yurizal, Nakes Jakarta Dilarang Keras Cibir Pasien BPJS

Buntut Kasus Yurizal, Nakes Jakarta Dilarang Keras Cibir Pasien BPJS

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:53 WIB

×