Bos Bulog Bilang Bantuan Pangan Ampuh Turunkan Inflasi Beras, Ini Datanya

Achmad Fauzi Suara.Com
Kamis, 11 Januari 2024 | 15:37 WIB
Bos Bulog Bilang Bantuan Pangan Ampuh Turunkan Inflasi Beras, Ini Datanya
Direktur Utama Perum Bulog Bayu Krisnamurthi/Achmad Fauzi

Suara.com - Direktur Utama Perum Bulog Bayu Krisnamurthi mengungkapkan program penyaluran bantuan pangan beras membuah hasil yang positif. Hal ini tercermin dari tingkat inflasi beras yang cendurung turun setiap bulannya.

Dia membeberkan, inflasi beras pada tahap pertama bantuan pangan yaitu turun pada Februari sebesar 2,64 persen. Tingkat inflasi itu kembali turun menjadi 0,70 persen di 2023 dan terus turun menjadi 0,50 persen di April 2023.

Bantuan pangan tahap II September-Desember juga mampu menjaga harga beras.

"Artinya bantuan pangan, didukung SPHP (beras operasi pasar) tahun 2023 banyaknya 1,2 juta ton itu mampu menahan gejolak harga. Membuat harga beras kita menjadi flat, relatif datar," ujar Bayu saat konferensi pers di Kantor Perum Bulog, Jakarta, Kamis (11/1/2024).

Atas capaian itu, Bayu akan melanjutkan penyaluran bantuan pangan hingga pertengan 2024. Bantuan pangan beras sudah disalurkan untuk tahap III pada 2 Januari 2024.

"Setelah tuntas menyalurkan bantuan pangan beras sebanyak 1,5 juta ton pada tahun 2023, kami langsung tancap gas menyalurkan kembali program ini untuk tahun 2024 yang dimulai sejak tanggal 2 Januari 2024," kata Bayu.

Kekinian, sebanyak 22 juta keluarga penerima manfaat (KPM) yang akan menerima bantuan pangan beras tersebut. Angka itu meningkat dari sebelumnya yang sebesar 21,3 juta KPM.

"Jika diasumsikan setiap keluarga rata-rata terdiri empat orang maka sudah 88 juta rakyat Indonesia yang merasakan manfaat dari program Bantuan Pangan ini," jelas Bayu.

Meski dipakai untuk bantuan pangan, Bayu menjamin bahwa stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) masih mencukupi untuk kebutuhan sampai ramadhan dan lebaran tiba.

Baca Juga: Ekonomi RI Diprediksi Suram Tahun Ini, Bank Dunia Kasih Wejangan Ini

Adapun, per 10 Januari 2024 stok CBP yang dikuasi bulog sebanyak 1,3 juta ton. Stok tersebut akan ditambah ditambah dengan sisa beras impor yang masih dalam sebanyak 500 ribu ton.

"Stok kita cukup kuat menyalurkan SPHP menjelang kalau di kalender nasional, sangat penting menuju imlek, pemilu, kemudian Maret sudah Ramadan, kemudian seterusnya lebaran dan selanjutnya," imbuh dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI