Pembuat Kereta Cepat Whoosh Diperiksa Uni Eropa Terkait Tender Proyek Murah

M Nurhadi | Suara.com

Kamis, 22 Februari 2024 | 17:43 WIB
Pembuat Kereta Cepat Whoosh Diperiksa Uni Eropa Terkait Tender Proyek Murah
Markas besar Uni Eropa. [Shutterstock]

Suara.com - Pemangku kebijakan antimonopoli Uni Eropa (UE) pada pekan lalu memulai penyelidikan pembuat kereta api China, CRRC Qingdao Sifang Locomotive, terkait dugaan potongan harga dalam tender pembelian kereta listrik di Bulgaria.

Sebagai informasi, CRRC Qingdao Sifang Locomotive adalah perusahaan pembuat Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau KCJB atau Kereta Api Whoosh.

Investigasi ini diketahui adalah yang pertama dilakukan berdasarkan Peraturan Subsidi Luar Negeri UE yang mulai berlaku pada bulan Juli, bertujuan untuk menghentikan praktik subsidi yang menyimpang dari aturan.

Thierry Breton, selaku Komisaris Pasar Internal Uni Eropa, dalam pernyataan yang dikutip dari Reuters mengumumkan penyelidikan tersebut berpotensi menghambat perusahaan China dalam memenangkan kontrak di Bulgaria.

CRRC Qingdao Sifang Locomotive, anak perusahaan dari CRRC yang merupakan produsen kereta api terbesar di dunia, menjadi penawar utama dalam kontrak senilai €610 juta untuk 20 kereta listrik.

Penawaran dari CRRC Qingdao Sifang Locomotive tersebut hanya setengah dari tawaran yang diajukan oleh Talgo Spanyol. Komisi Eropa menduga bahwa hal ini dimungkinkan karena adanya subsidi sebesar €1,75 miliar yang diberikan oleh pemerintah China. Komisi memiliki waktu hingga 2 Juli untuk membuat keputusan terkait kasus ini.

Breton menyatakan bahwa peraturan baru memberikan wewenang untuk menyelidiki kontribusi keuangan yang diberikan oleh pemerintah non-Uni Eropa kepada perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Uni Eropa, serta mencabut kontrak mereka jika diperlukan.

Tawaran dari pihak China ini jauh lebih rendah, yaitu 46,7% lebih murah dari perkiraan biaya perkeretaapian Bulgaria, dan 47,5% di bawah harga yang ditawarkan oleh pesaing terdekat. Kontrak tersebut mencakup pemeliharaan selama 15 tahun dan pelatihan staf.

Komisi Eropa telah lama memantau subsidi yang diberikan oleh negara-negara anggota kepada perusahaan dalam negeri, namun tidak pada subsidi yang diberikan kepada pesaing mereka di luar negeri. Dengan meningkatnya penetrasi pasar oleh perusahaan-perusahaan yang dimiliki oleh dana kekayaan negara di Timur Tengah atau negara-negara seperti China di Uni Eropa, Komisi Eropa berusaha untuk menutup celah tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sinopsis Drama China Sword and Fairy 6, Dibintangi Xu Kai dan Esther Yu

Sinopsis Drama China Sword and Fairy 6, Dibintangi Xu Kai dan Esther Yu

Your Say | Kamis, 22 Februari 2024 | 17:36 WIB

Bisa Heboh Kalau di Indonesia, Starbucks China Rilis Kopi Rasa Daging Babi!

Bisa Heboh Kalau di Indonesia, Starbucks China Rilis Kopi Rasa Daging Babi!

News | Kamis, 22 Februari 2024 | 15:55 WIB

Usai Pemilu, Luhut Gelar Karpet Merah Buat China Bangun Pabrik Sendok dan Garpu di RI

Usai Pemilu, Luhut Gelar Karpet Merah Buat China Bangun Pabrik Sendok dan Garpu di RI

Bisnis | Kamis, 22 Februari 2024 | 15:42 WIB

Spesifikasi Pesawat C919 Buatan China, Harga Murah Pesain Boeing dan Airbus

Spesifikasi Pesawat C919 Buatan China, Harga Murah Pesain Boeing dan Airbus

Bisnis | Kamis, 22 Februari 2024 | 15:06 WIB

Mobil Listrik China Siap Ekspansi ke Barat, Bos Stellantis Tetap Pede

Mobil Listrik China Siap Ekspansi ke Barat, Bos Stellantis Tetap Pede

Otomotif | Rabu, 21 Februari 2024 | 13:41 WIB

China Tanggapi Kemenangan Prabowo-Gibran dalam Quick Count Pilpres 2024

China Tanggapi Kemenangan Prabowo-Gibran dalam Quick Count Pilpres 2024

Bisnis | Rabu, 21 Februari 2024 | 09:09 WIB

Terkini

Alasan Pemerintah Gelar Pasar Murah di Monas

Alasan Pemerintah Gelar Pasar Murah di Monas

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 08:52 WIB

Kapitalisasi Pasar BEI Anjlok Jadi Rp 12.516 Triliun Selama Sepekan Kemarin

Kapitalisasi Pasar BEI Anjlok Jadi Rp 12.516 Triliun Selama Sepekan Kemarin

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 08:40 WIB

Dari Kampung Halaman ke Jakarta, Pertamina Fasilitasi Arus Balik Lebaran

Dari Kampung Halaman ke Jakarta, Pertamina Fasilitasi Arus Balik Lebaran

Bisnis | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:40 WIB

Update Terbaru, Dua Kapal Tanker PIS Usai Iran Berikan Respons Positif

Update Terbaru, Dua Kapal Tanker PIS Usai Iran Berikan Respons Positif

Bisnis | Sabtu, 28 Maret 2026 | 17:42 WIB

Arus Balik Lebaran 2026 Memuncak, Bandara Soekarno-Hatta Layani 187 Ribu Penumpang dalam Sehari

Arus Balik Lebaran 2026 Memuncak, Bandara Soekarno-Hatta Layani 187 Ribu Penumpang dalam Sehari

Bisnis | Sabtu, 28 Maret 2026 | 17:03 WIB

Pertamina Perkuat Budaya Hemat Energi, dari Kantor hingga Program untuk Masyarakat

Pertamina Perkuat Budaya Hemat Energi, dari Kantor hingga Program untuk Masyarakat

Bisnis | Sabtu, 28 Maret 2026 | 15:10 WIB

Iran Respons Positif, Dua Kapal Pertamina Bakal Keluar Selat Hormuz?

Iran Respons Positif, Dua Kapal Pertamina Bakal Keluar Selat Hormuz?

Bisnis | Sabtu, 28 Maret 2026 | 14:28 WIB

Pasca - Lebaran, Ini Status Stok Pangan Nasional!

Pasca - Lebaran, Ini Status Stok Pangan Nasional!

Bisnis | Sabtu, 28 Maret 2026 | 12:59 WIB

Bulog Bantah Isu Dirut Ahmad Rizal Ramdhani Rangkap Jabatan KABAIS TNI

Bulog Bantah Isu Dirut Ahmad Rizal Ramdhani Rangkap Jabatan KABAIS TNI

Bisnis | Sabtu, 28 Maret 2026 | 11:30 WIB

Arus Balik Lebaran 2026: ASDP Prioritaskan Mobil Pribadi dan Bus di Ketapang  Gilimanuk

Arus Balik Lebaran 2026: ASDP Prioritaskan Mobil Pribadi dan Bus di Ketapang Gilimanuk

Bisnis | Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:14 WIB