Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.685.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 5.886,032
LQ45 586,842
Srikehati 288,489
JII 347,233
USD/IDR 17.977

Hore! Pemprov DKI Jakarta Bakal Terima Rp36 Miliar dari Pembangunan Jaya Ancol

M Nurhadi

Kamis, 29 Februari 2024 | 13:12 WIB
Hore! Pemprov DKI Jakarta Bakal Terima Rp36 Miliar dari Pembangunan Jaya Ancol
Pembangunan Jaya Ancol Tbk [Ist]

Suara.com - Emiten Pembangunan Jaya Ancol (PJAA) berencana mengumumkan pembagian dividen tunai sebesar Rp32 per lembar saham

Para pemegang saham nantinya menerima dividen tersebut pada tanggal 4 Maret 2024, atau pada saat cum dividen pasar reguler dan negosiasi.

Tanggal cum dividen pasar tunai akan jatuh pada penutupan perdagangan bursa pada tanggal 6 Maret 2024. Dengan mengacu pada harga penutupan perdagangan Jaya Ancol pada tanggal 23 Februari 2024 sebesar Rp965 per saham, maka yield dividen yang diperoleh adalah sebesar 3,3 persen. Pembagian dividen tunai sebesar Rp51,199 miliar dijadwalkan akan dilakukan pada tanggal 28 Maret 2024.

Dengan demikian, rasio pembagian dividen atau dividen pay out ratio mencapai 21,77 persen dari laba bersih tahun buku 2023 sebesar Rp235,17 miliar.

Dari komposisi pemegang saham, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bakal menerima dividen sebesar Rp36,8 miliar atau 72 persen dari total dividen perseroan.

Sementara itu, Pembangunan Jaya akan mendapatkan dividen sebesar Rp9,21 miliar atau 18,01 persen dari total dividen. Keputusan ini merupakan hasil dari Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tahun buku 2023 Jaya Ancol yang diselenggarakan akhir pekan sebelumnya.

Dalam RUPST tersebut, juga disepakati untuk menyisihkan dana sebesar Rp2,35 miliar, atau setara dengan 1 persen dari laba bersih tahun 2023 sebagai cadangan umum. Selain itu, laba ditahan sebesar Rp183,97 miliar atau setara dengan 78,23 persen dari laba bersih tahun buku 2023.

Secara tahunan, saham Jaya Ancol mengalami kenaikan sebesar 38,97 persen atau 265 poin dari level Rp680 pada tanggal 1 Maret 2023. Dalam lima tahun terakhir, saham Jaya Ancol sempat mencapai level terendah pada masa pandemi Covid-19, yaitu mencapai Rp408 per saham pada tanggal 8 Mei 2020.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bahas Pilkada DKI Jakarta, Ahmad Sahroni Sentil Gibran: Tidak Tahu Apa-apa Manang

Bahas Pilkada DKI Jakarta, Ahmad Sahroni Sentil Gibran: Tidak Tahu Apa-apa Manang

News | Kamis, 29 Februari 2024 | 13:02 WIB

Ahmad Sahroni Kena Prank, Ridwan Kamil Akhirnya Ungkap Maksud Baliho 'OTW Jakarta'

Ahmad Sahroni Kena Prank, Ridwan Kamil Akhirnya Ungkap Maksud Baliho 'OTW Jakarta'

News | Kamis, 29 Februari 2024 | 10:37 WIB

Emiten Udang Milik Kaesang Pangarep (PMMP) Rajin Cari Modal Investor Usai Pemilu

Emiten Udang Milik Kaesang Pangarep (PMMP) Rajin Cari Modal Investor Usai Pemilu

Bisnis | Kamis, 29 Februari 2024 | 09:46 WIB

Di Bawah Kendali Erick Thohir, Ini Daftar Emiten BUMN yang Paling Berdarah-darah di 2023

Di Bawah Kendali Erick Thohir, Ini Daftar Emiten BUMN yang Paling Berdarah-darah di 2023

Bisnis | Rabu, 28 Februari 2024 | 11:54 WIB

Pemprov DKI Jakarta Dapat Setoran Dividen Tunai Rp 36,8 miliar dari PJAA

Pemprov DKI Jakarta Dapat Setoran Dividen Tunai Rp 36,8 miliar dari PJAA

Bisnis | Rabu, 28 Februari 2024 | 10:29 WIB

Pertama Dalam Sejarah, PAM Jaya Akan Tambah 77 Ribu Pelanggan Baru Tahun Ini

Pertama Dalam Sejarah, PAM Jaya Akan Tambah 77 Ribu Pelanggan Baru Tahun Ini

News | Rabu, 28 Februari 2024 | 05:35 WIB

Terkini

Aura Research Jadi Senjata Baru DIGI, Andalkan AI untuk Riset hingga Advokasi Bisnis

Aura Research Jadi Senjata Baru DIGI, Andalkan AI untuk Riset hingga Advokasi Bisnis

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:26 WIB

Pegadaian dan KSEI Perkuat Ekosistem Emas Melalui Investasi ETF Emas

Pegadaian dan KSEI Perkuat Ekosistem Emas Melalui Investasi ETF Emas

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:17 WIB

Laba Bersih Arkadia Digital Media (DIGI) Melonjak 45,1% di 2025, Siapkan Ekspansi Bisnis AI

Laba Bersih Arkadia Digital Media (DIGI) Melonjak 45,1% di 2025, Siapkan Ekspansi Bisnis AI

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:05 WIB

RI Siapkan Indonesia Center New York, Bidik Investasi dan Ekspansi Bisnis ke AS

RI Siapkan Indonesia Center New York, Bidik Investasi dan Ekspansi Bisnis ke AS

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:59 WIB

Domestik Lesu, SIG Mau Kirim 1 Juta Ton Semen ke Pasar AS Lewat Dermaga Baru

Domestik Lesu, SIG Mau Kirim 1 Juta Ton Semen ke Pasar AS Lewat Dermaga Baru

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:54 WIB

Industri Manufaktur Didesak Beralih ke Energi Hijau, Jangan Tunggu Sampai Kalah Saing

Industri Manufaktur Didesak Beralih ke Energi Hijau, Jangan Tunggu Sampai Kalah Saing

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:50 WIB

Selisih Harga Makin Lebar, Migrasi Pertamax ke Pertalite Berpotensi Jadi Risiko Besar bagi APBN

Selisih Harga Makin Lebar, Migrasi Pertamax ke Pertalite Berpotensi Jadi Risiko Besar bagi APBN

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:40 WIB

Sekarang UMKM Bisa Ekspor ke Eropa Setelah IEU-CEPA Disepakati

Sekarang UMKM Bisa Ekspor ke Eropa Setelah IEU-CEPA Disepakati

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:39 WIB

Tak Hanya Ciki dan Elektronik, Masyarakat Bisa Berburu Emas Batangan di PRJ

Tak Hanya Ciki dan Elektronik, Masyarakat Bisa Berburu Emas Batangan di PRJ

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:33 WIB

Hampir 30 Tahun Negosiasi, Perjanjian Dagang RI-AS Tak Kunjung Rampung

Hampir 30 Tahun Negosiasi, Perjanjian Dagang RI-AS Tak Kunjung Rampung

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:27 WIB