KLHK Lanjutkan Rangkaian Kegiatan Penanaman Pohon Serentak di Seluruh Indonesia

Iwan Supriyatna

Jum'at, 15 Maret 2024 | 09:18 WIB
KLHK Lanjutkan Rangkaian Kegiatan Penanaman Pohon Serentak di Seluruh Indonesia
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melanjutkan rangkaian kegiatan Penanaman Pohon Secara Serentak.

Suara.com - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melanjutkan rangkaian kegiatan Penanaman Pohon Secara Serentak di Seluruh Indonesia di Mangrove Education Center Sungai Pakning, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau.

Menteri LHK, Siti Nurbaya dan Senior Fellow Bezos Earth Foundation UK, Lord Goldsmith, menanam mangrove bersama para jajaran KLHK, bersama Pemerintah Daerah, dan seluruh komponen masyarakat serta dunia usaha.

Kegiatan penanaman pohon serentak ini merupakan kali ke-empat dilaksanakan sesuai dengan arahan Yth. Bapak Presiden RI untuk menanam pohon disepanjang musim penghujan, sekaligus memperingati Hari Bakti Rimbawan tahun 2024 yang ke-41 yang diperingati setiap tanggal 16 Maret.

“Pada kesempatan Hari Bhakti Rimbawan ke-41 ini saya mengajak seluruh rimbawan baik di Kementerian LHK, pemerintah daerah, bisnis leaders dan para aktivis, para pemangku kepentingan yang ada dan seluruh masyarakat, untuk dapat bersama bahu membahu memberikan kontribusi pemikiran dan kegiatan nyata di tingkat tapak secara masif dan terukur”, jelas Menteri Siti ditulis Jumat (15/3/2024).

Lebih lanjut, Menteri Siti menyatakan bahwa komitmen-komitmen lingkungan yang selalu disampaikan pada berbagai forum global/multilateral, Indonesia memandang sangat penting untuk memastikan bahwa komitmen-komitmen tersebut dipenuhi melalui kebijakan dan aksi-aksi nyata, untuk menurunkan emisi dari sektor kehutanan dan penggunaan lahan lainnya melalui Indonesia’s FOLU Net Sink 2030, salah satunya dengan menanam dan memelihara pohon sebanyak mungkin.

Wakil Bupati Bengkalis, Bagus Santoso dalam sambutannya menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Bengkalis terus giat melakukan penanaman pohon baik secara sektoral maupun dengan melibatkan berbagai komponen daerah.

“Kami bersama masyarakat siap bersinergi dan mendukung program penanaman pohon yang telah dan terus digagas oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia. Sebagai langkah nyata kita bersama untuk mengatasi perubahan iklim, pemulihan kualitas lingkungan hidup maupun percepatan rehabilitasi hutan dan lahan,” ucap Bagus. 

Penanaman serentak ini sebagai bagian dari upaya mitigasi perubahan iklim, pemulihan kualitas lingkungan hidup, dan percepatan rehabilitasi hutan dan lahan, serta upaya untuk memperbaiki kualitas lingkungan dengan memperbanyak tegakan pohon/tanaman juga meningkatkan wawasan dan pemahaman masyarakat umum atas pelaksanaan program pembangunan lingkungan hidup dan kehutanan khususnya kegiatan penanaman pohon.

Indonesia sebagai pemilik hutan tropis terbesar ketiga di dunia, mempunyai arti sangat penting dalam upaya pengendalian iklim global. Hutan merupakan salah satu kunci untuk mitigasi dan adaptasi perubahan iklim, mendinginkan udara dan melindungi kita dari kekeringan, panas ekstrem, polusi, dan hilangnya keanekaragaman hayati, atau yang biasa disebut triple planetary crisis.

baca juga

Menteri LHK pimpin penanaman sebanyak 231 bibit mangrove di kawasan Mangrove Education Center Desa Pangkalan Jambi Sungai Pakning yang merupakan kawasan yang dibangun untuk mendukung pencapaian target pemerintah dalam perlindungan ekologis, sekaligus meningkatkan konservasi lingkungan dan sumber daya pesisir yang bekerjasama dengan dunia usaha.

Pengembangan kawasan pesisir terpadu mengintegrasikan mitigasi risiko bencana pesisir, perlindungan keanekaragaman hayati berbasis mangrove dan pemanfaatan berkelanjutan oleh masyarakat untuk wisata alam. Pantai utara Kabupaten Bengkalis rawan mengalami abrasi yang harus segera ditanggulangi. Pencegahan abrasi dapat dilakukan dengan memperkuat kawasan ekosistem mangrove, yang secara alami dapat menahan erosi pantai dan menjaga kestabilan garis pantai.

Kegiatan dilanjutkan dengan berkunjung ke kawasan Arboretum Gambut Marsawa yang merupakan kawasan eduwisata gambut terbesar di Provinsi Riau. Di lokasi ini pengunjung selain dapat menikmati keindahan alam juga menjadi sarana pendidikan dan penelitian keragaman hayati ekosistem mangrove.

Kawasan aboretum ini melibatkan kolaborasi dengan  PT Kilang Pertamina Internasional Unit II Sei Pakning yang mampu menghasilkan beberapa fasilitas penunjang seperti kawasan wisata, saung edukasi dan rumah bibit. Arboretum seluas 1,1 hektar ini memiliki biodiversitas khas gambut yang beragam seperti meranti, mentangor, gaharu, geronggang, gelam, dan berbagai jenis kantong semar (nephentes).

Tak hanya kegiatan menanam, Siti Nurbaya bersama Lord Goldsmith dan rombongan juga  meninjau lokasi best practice pengelolaan aspek hidrologis (water management) lahan gambut di Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau. Rombongan mendapatkan penjelasan mengenai pemantauan Tinggi Muka Air Tanah Lahan Gambut serta tinjauan ke sekat kanal.

Peninjauan ke lokasi best practice water management di lahan gambut adalah langkah krusial dalam upaya pemahaman dan implementasi praktik terbaik dalam pengelolaan air. Melalui kunjungan ini, rombongan dapat secara langsung mengamati sistem yang telah berhasil dalam menjaga keseimbangan hidrologi di lahan gambut.

Dalam proses ini, mereka dapat belajar dari pengalaman praktis, mengidentifikasi teknik dan teknologi yang efektif, serta memahami tantangan dan peluang yang terkait dengan pengelolaan air di lingkungan gambut. Selain itu, peninjauan ini juga memberikan kesempatan untuk memperdalam pemahaman, serta membangun kerja sama yang diperlukan untuk merancang dan menerapkan solusi yang berkelanjutan.

Hadir mendampingi Menteri LHK pada kegiatan penanaman kali ini, Dirjen Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan, Dirjen Pengelolaan Hutan Lestari, Beberapa Pimpinan Tinggi Pratama lingkup KLHK, serta para Kepala UPT KLHK di Prov. Riau.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melanjutkan rangkaian kegiatan Penanaman Pohon Secara Serentak di Seluruh Indonesia hari ini di Mangrove Education Center Sungai Pakning, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau. Menteri LHK, Siti Nurbaya dan Senior Fellow Bezos Earth Foundation UK, Lord Goldsmith, menanam mangrove bersama para jajaran KLHK, bersama Pemerintah Daerah, dan seluruh komponen masyarakat serta dunia usaha.

Kegiatan penanaman pohon serentak ini merupakan kali ke-empat dilaksanakan sesuai dengan arahan Yth. Bapak Presiden RI untuk menanam pohon disepanjang musim penghujan, sekaligus memperingati Hari Bakti Rimbawan tahun 2024 yang ke-41 yang diperingati setiap tanggal 16 Maret.

“Pada kesempatan Hari Bhakti Rimbawan ke-41 ini saya mengajak seluruh rimbawan baik di Kementerian LHK, pemerintah daerah, bisnis leaders dan para aktivis, para pemangku kepentingan yang ada dan seluruh masyarakat, untuk dapat bersama bahu membahu memberikan kontribusi pemikiran dan kegiatan nyata di tingkat tapak secara masif dan terukur”, jelas Menteri Siti. 

Lebih lanjut, Menteri Siti menyatakan bahwa komitmen-komitmen lingkungan yang selalu disampaikan pada berbagai forum global/multilateral, Indonesia memandang sangat penting untuk memastikan bahwa komitmen-komitmen tersebut dipenuhi melalui kebijakan dan aksi-aksi nyata, untuk menurunkan emisi dari sektor kehutanan dan penggunaan lahan lainnya melalui Indonesia’s FOLU Net Sink 2030, salah satunya dengan menanam dan memelihara pohon sebanyak mungkin.

Wakil Bupati Bengkalis, Bagus Santoso dalam sambutannya menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Bengkalis terus giat melakukan penanaman pohon baik secara sektoral maupun dengan melibatkan berbagai komponen daerah.

“Kami bersama masyarakat siap bersinergi dan mendukung program penanaman pohon yang telah dan terus digagas oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia. Sebagai langkah nyata kita bersama untuk mengatasi perubahan iklim, pemulihan kualitas lingkungan hidup maupun percepatan rehabilitasi hutan dan lahan,” ucap Bagus. 

Penanaman serentak ini sebagai bagian dari upaya mitigasi perubahan iklim, pemulihan kualitas lingkungan hidup, dan percepatan rehabilitasi hutan dan lahan, serta upaya untuk memperbaiki kualitas lingkungan dengan memperbanyak tegakan pohon/tanaman juga meningkatkan wawasan dan pemahaman masyarakat umum atas pelaksanaan program pembangunan lingkungan hidup dan kehutanan khususnya kegiatan penanaman pohon.

Indonesia sebagai pemilik hutan tropis terbesar ketiga di dunia, mempunyai arti sangat penting dalam upaya pengendalian iklim global. Hutan merupakan salah satu kunci untuk mitigasi dan adaptasi perubahan iklim, mendinginkan udara dan melindungi kita dari kekeringan, panas ekstrem, polusi, dan hilangnya keanekaragaman hayati, atau yang biasa disebut triple planetary crisis.

Menteri LHK pimpin penanaman sebanyak 231 bibit mangrove di kawasan Mangrove Education Center Desa Pangkalan Jambi Sungai Pakning yang merupakan kawasan yang dibangun untuk mendukung pencapaian target pemerintah dalam perlindungan ekologis, sekaligus meningkatkan konservasi lingkungan dan sumber daya pesisir yang bekerjasama dengan dunia usaha.

Pengembangan kawasan pesisir terpadu mengintegrasikan mitigasi risiko bencana pesisir, perlindungan keanekaragaman hayati berbasis mangrove dan pemanfaatan berkelanjutan oleh masyarakat untuk wisata alam. Pantai utara Kabupaten Bengkalis rawan mengalami abrasi yang harus segera ditanggulangi. Pencegahan abrasi dapat dilakukan dengan memperkuat kawasan ekosistem mangrove, yang secara alami dapat menahan erosi pantai dan menjaga kestabilan garis pantai.

Kegiatan dilanjutkan dengan berkunjung ke kawasan Arboretum Gambut Marsawa yang merupakan kawasan eduwisata gambut terbesar di Provinsi Riau. Di lokasi ini pengunjung selain dapat menikmati keindahan alam juga menjadi sarana pendidikan dan penelitian keragaman hayati ekosistem mangrove.

Kawasan aboretum ini melibatkan kolaborasi dengan  PT Kilang Pertamina Internasional Unit II Sei Pakning yang mampu menghasilkan beberapa fasilitas penunjang seperti kawasan wisata, saung edukasi dan rumah bibit. Arboretum seluas 1,1 hektar ini memiliki biodiversitas khas gambut yang beragam seperti meranti, mentangor, gaharu, geronggang, gelam, dan berbagai jenis kantong semar (nephentes).

Tak hanya kegiatan menanam, Siti Nurbaya bersama Lord Goldsmith dan rombongan juga  meninjau lokasi best practice pengelolaan aspek hidrologis (water management) lahan gambut di Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau. Rombongan mendapatkan penjelasan mengenai pemantauan Tinggi Muka Air Tanah Lahan Gambut serta tinjauan ke sekat kanal.

Peninjauan ke lokasi best practice water management di lahan gambut adalah langkah krusial dalam upaya pemahaman dan implementasi praktik terbaik dalam pengelolaan air. Melalui kunjungan ini, rombongan dapat secara langsung mengamati sistem yang telah berhasil dalam menjaga keseimbangan hidrologi di lahan gambut.

Dalam proses ini, mereka dapat belajar dari pengalaman praktis, mengidentifikasi teknik dan teknologi yang efektif, serta memahami tantangan dan peluang yang terkait dengan pengelolaan air di lingkungan gambut. Selain itu, peninjauan ini juga memberikan kesempatan untuk memperdalam pemahaman, serta membangun kerja sama yang diperlukan untuk merancang dan menerapkan solusi yang berkelanjutan.

Hadir mendampingi Menteri LHK pada kegiatan penanaman kali ini, Dirjen Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan, Dirjen Pengelolaan Hutan Lestari, Beberapa Pimpinan Tinggi Pratama lingkup KLHK, serta para Kepala UPT KLHK di Prov. Riau.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pertamina Rehabilitasi Mangrove di Nusa Tenggara Timur

Pertamina Rehabilitasi Mangrove di Nusa Tenggara Timur

News | Minggu, 10 Maret 2024 | 14:35 WIB

Pohon Tumbang Menimpa Kendaraan? Tenang, Ada Ganti Ruginya Kok

Pohon Tumbang Menimpa Kendaraan? Tenang, Ada Ganti Ruginya Kok

Otomotif | Senin, 04 Maret 2024 | 11:42 WIB

Etika Berhenti di Traffic Light, Memangnya Boleh Secuek Itu?

Etika Berhenti di Traffic Light, Memangnya Boleh Secuek Itu?

Otomotif | Selasa, 27 Februari 2024 | 16:14 WIB

Terkini

Dituding Jadi Imam Mahdi dan Bawa Kabur Rp1,3 Miliar, Figar Siap Lawan di Jalur Hukum

Dituding Jadi Imam Mahdi dan Bawa Kabur Rp1,3 Miliar, Figar Siap Lawan di Jalur Hukum

Jatim | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:04 WIB

7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis

7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:01 WIB

Viral Guru AI IELTS Mengamuk, Benarkah Kecerdasan Buatan Mulai Punya Perasaan?

Viral Guru AI IELTS Mengamuk, Benarkah Kecerdasan Buatan Mulai Punya Perasaan?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:49 WIB

Duh! 53 Orang Bunuh Diri di DIY, Depresi Jeratan Pinjol hingga Faktor Ekonomi Jadi Pemicu

Duh! 53 Orang Bunuh Diri di DIY, Depresi Jeratan Pinjol hingga Faktor Ekonomi Jadi Pemicu

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:47 WIB

Bagaimana Langkah Mengurus Paspor yang Hilang atau Rusak Saat Sedang Berlibur di Luar Negeri?

Bagaimana Langkah Mengurus Paspor yang Hilang atau Rusak Saat Sedang Berlibur di Luar Negeri?

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:34 WIB

Menikmati Jogja Lewat Rasa dan Sejarah: Dari Kuliner Kampung hingga Meditasi Jiwa

Menikmati Jogja Lewat Rasa dan Sejarah: Dari Kuliner Kampung hingga Meditasi Jiwa

Jakarta | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:26 WIB

Soroti Tata Kelola Negara, Emak-Emak di Yogyakarta: Remuk!

Soroti Tata Kelola Negara, Emak-Emak di Yogyakarta: Remuk!

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:10 WIB

Bukan Soal Anti Asing, Ini Alasan Standar Halal Indonesia Bikin Negara Maju Ketar-ketir!

Bukan Soal Anti Asing, Ini Alasan Standar Halal Indonesia Bikin Negara Maju Ketar-ketir!

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:55 WIB

Stop Scroll Medsos Seharian! Ini Terapi Paling Manjur Bebas dari Brain Fog

Stop Scroll Medsos Seharian! Ini Terapi Paling Manjur Bebas dari Brain Fog

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:55 WIB

Bingung Cari Kerja? Job Fair Virtual Bekasi Tawarkan 1.313 Lowongan dari 45 Perusahaan

Bingung Cari Kerja? Job Fair Virtual Bekasi Tawarkan 1.313 Lowongan dari 45 Perusahaan

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:54 WIB

×