Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Sinergi Industri Manufaktur, Pupuk Kaltim Berbagi Gagasan dan Inovasi Bersama PetroVietnam

Iwan Supriyatna | Suara.com

Selasa, 19 Maret 2024 | 15:03 WIB
Sinergi Industri Manufaktur, Pupuk Kaltim Berbagi Gagasan dan Inovasi Bersama PetroVietnam
Pupuk Kaltim menerima kunjungan PetroViet Ca Mau Fertilizer (PetroVietnam).

Suara.com - PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) menerima kunjungan PetroViet Ca Mau Fertilizer (PetroVietnam), pada program pertukaran teknik terkait Research and Development (R&D) serta Operation and Maintenance (O&M) dalam proses bisnis Perusahaan. Kegiatan berlangsung selama dua hari, berisi proses transfer knowledge untuk penguatan kapasitas bagi 20 perwakilan Petrovietnam pada 12-13 Maret 2024.

Head of Ca Mau Maintenance Department Le Thanh Hai, mengungkapkan kegiatan ini salah satu upaya PetroViet dalam mendorong peningkatan performa perusahaan, melalui penguatan kapasitas sumberdaya manusia khususnya di bidang pemeliharaan, operasi dan sumberdaya manusia.

Pupuk Kaltim pun sengaja dipilih sebagai destinasi studi, melihat kapasitas dan kapabilitas perusahaan yang telah dikenal secara global dengan reputasi mumpuni. Hal ini pun mendasari Petrovietnam ingin mengetahui lebih dalam aktivitas industri pupuk dalam negeri, sehingga bisa turut diterapkan terhadap pengembangan industri pupuk Vietnam.

"Untuk itu kami bersama perwakilan lintas departemen Petrovietnam ingin berdiskusi dan saling tukar wawasan terkait optimalisasi industri di Pupuk Kaltim, sehingga bisa turut diimpelementasikan untuk pengembangan industri pupuk Vietnam," ujar Le Thanh Hai ditulis Selasa (19/3/2024).

Dijelaskannya, jika berbicara pengalaman di bidang industri manufaktur, Pupuk Kaltim merupakan salah satu tolok ukur bagi PetroVietnam sebagai perusahaan yang patut dicontoh pengembangannya.

Terlebih dengan berbagai prestasi yang berhasil diraih dalam skala global, menunjukkan jika Pupuk Kaltim merupakan perusahaan nasional yang berpengaruh di kancah global, khususnya di sektor petrokimia.

Langkah serupa pun menjadi upaya PetroVietnam untuk terus maju dengan berbagai pengembangan, sehingga industri pupuk di kawasan Asia Tenggara makin tumbuh dan berdaya saing di kancah global.

"Maka dengan kegiatan ini kita bisa saling dukung terhadap pengembangan industri masing-masing, khususnya di sektor petrokimia. Terima kasih atas atensi Pupuk Kaltim untuk kesempatan belajar disini, mengingat kemampuan perusahaan dalam pengembangan industri pupuk telah diakui secara luas," tutur Le Thanh Hai.

SVP Operasi 2 Pupuk Kaltim Majus Luther Sirait, menyambut positif kunjungan PetroVietnam dalam rangka studi pengembangan untuk menjadi rujukan dalam mendorong kemajuan industri pupuk Vietnam.

Dikatakan Luther, kegiatan ini menandai tonggak penting dalam perjalanan Pupuk Kaltim untuk membina hubungan kolaboratif, sekaligus mendorong inovasi industri bersama PetroVietnam, dengan saling bertukar wawasan bersama para profesional untuk meningkatkan pengetahuan serta keahlian di bidang manufaktur.

"Sebagai bagian dari BUMN Pupuk Indonesia, Pupuk Kaltim terus berupaya memaksimalkan potensi serta peluang melalui berbagai pengembangan. Maka dari itu jalinan sinergi dan kerjasama dengan berbagai pihak turut menjadi perhatian perusahaan untuk meningkatkan daya saing secara global," ucap Luther.

Dikatakan Luther, program pertukaran teknik ini juga dapat menjadi media pembelajaran bersama antara Pupuk Kaltim dan PetroVietnam, berdasarkan pengalaman masing-masing dalam praktik dunia industri. Utamanya wawasan mengenai efisiensi operasional, inisiatif keberlanjutan hingga area potensial yang bisa dikolaborasikan sebagai peluang untuk penguatan kapasitas perusahaan.

Hal ini melihat kekuatan dan keahlian yang dimiliki Pupuk Kaltim maupun PetroVietnam bisa menjadi dorongan inovasi, yang dapat menciptakan kemitraan saling menguntungkan untuk memajukan industri petrokimia di kawasan Asia.

Terlebih saat ini Pupuk Kaltim juga memiliki berbagai proyek pengembangan, selain memaksimalkan produksi dan penjualan. Diantaranya pembangunan pabrik amonium nitrat dan pabrik soda ash, sebagai bentuk hilirisasi sesuai arahan Presiden RI Joko Widodo. Termasuk juga ditugaskan untuk membangun Kawasan Industri Pupuk Fakfak Papua Barat yang telah ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN).

Seiring pengembangan tersebut, pertukaran gagasan maupun informasi pun menjadi salah satu upaya untuk memaksimalkan peluang, dengan mengeksplorasi potensi sinergi yang diharap dapat bermanfaat bagi perusahaan dan negara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pupuk Kaltim Gelar Panen Raya Sedap Malam Perdana di Rembang

Pupuk Kaltim Gelar Panen Raya Sedap Malam Perdana di Rembang

Bisnis | Senin, 18 Maret 2024 | 12:14 WIB

Pupuk Kaltim Komitmen Dukung Penguatan Fungsi Taman Nasional Kutai

Pupuk Kaltim Komitmen Dukung Penguatan Fungsi Taman Nasional Kutai

Bisnis | Minggu, 17 Maret 2024 | 12:12 WIB

Usung Prinsip Growth Strategy dalam Menjalankan Perusahaan, Dirut Pupuk Kaltim Raih Penghargaan

Usung Prinsip Growth Strategy dalam Menjalankan Perusahaan, Dirut Pupuk Kaltim Raih Penghargaan

Bisnis | Kamis, 14 Maret 2024 | 10:15 WIB

Terkini

Wall Street Turun Tipis, Setelah Trump Kobarkan Genderang Perang Lagi

Wall Street Turun Tipis, Setelah Trump Kobarkan Genderang Perang Lagi

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 08:40 WIB

Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri24 di Pegadaian Kisaran di Bawah 3 Jutaan

Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri24 di Pegadaian Kisaran di Bawah 3 Jutaan

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 08:34 WIB

Rupiah Anjlok, Emas Logam Mulia Diramal Bisa Tembus Rp3 Juta per Gram

Rupiah Anjlok, Emas Logam Mulia Diramal Bisa Tembus Rp3 Juta per Gram

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 08:08 WIB

IHSG Diprediksi Berkutat di Level 7000 di Tengah Sinyal Damai Perang Iran

IHSG Diprediksi Berkutat di Level 7000 di Tengah Sinyal Damai Perang Iran

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 07:56 WIB

Pemerintah Bakal Tiru Rusun di Jakbar untuk Program 3 Juta Rumah

Pemerintah Bakal Tiru Rusun di Jakbar untuk Program 3 Juta Rumah

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 07:56 WIB

IHSG Berpotensi Melemah Awal Pekan, Saham-Saham Ini Bisa Untung

IHSG Berpotensi Melemah Awal Pekan, Saham-Saham Ini Bisa Untung

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 07:30 WIB

Fakta-fakta Harga Plastik Melonjak Drastis, Ini Penyebabnya

Fakta-fakta Harga Plastik Melonjak Drastis, Ini Penyebabnya

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 07:01 WIB

1.000 Unit Rusun Bakal Dibangun di Lahan Kampung Bandan Milik KAI Pakai Skema CSR

1.000 Unit Rusun Bakal Dibangun di Lahan Kampung Bandan Milik KAI Pakai Skema CSR

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 06:57 WIB

Aset IRRA Tembus Rp2,43 Triliun, Laba Bersih Naik 23,03 Persen pada 2025

Aset IRRA Tembus Rp2,43 Triliun, Laba Bersih Naik 23,03 Persen pada 2025

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 06:48 WIB

Impor Barang Modal RI Melonjak 34 Persen

Impor Barang Modal RI Melonjak 34 Persen

Bisnis | Minggu, 05 April 2026 | 20:31 WIB