Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.370,679
LQ45 634,821
Srikehati 316,336
JII 410,153
USD/IDR 17.714

Impor Barang Modal RI Melonjak 34 Persen

M Nurhadi | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Minggu, 05 April 2026 | 20:31 WIB
Impor Barang Modal RI Melonjak 34 Persen
Aktivitas bongkar muat peti kemas di Pelabuhan. [Istimewa]
  • Kementerian Perdagangan mencatat total nilai impor Indonesia periode Januari hingga Februari 2026 mencapai USD 42,09 miliar atau naik 14,44 persen.
  • Kenaikan impor didominasi oleh kategori barang modal sebesar 34,44 persen yang mencerminkan ekspansi investasi pada sektor industri manufaktur dalam negeri.
  • Indeks PMI Manufaktur Indonesia mencapai level 53,8 pada Februari 2026 sebagai sinyal positif penguatan kapasitas produksi dan aktivitas sektor industri.

Suara.com - Kinerja impor Indonesia pada pembukaan tahun 2026 menunjukkan tren pertumbuhan yang signifikan, khususnya pada kelompok barang modal.

Peningkatan ini dinilai sebagai indikator positif bagi penguatan kapasitas produksi dalam negeri dan geliat sektor industri manufaktur nasional.

Berdasarkan data terbaru dari Kementerian Perdagangan (Kemendag), nilai impor Indonesia pada Februari 2026 tercatat sebesar USD 20,89 miliar.

Meski secara bulanan angka tersebut mengalami penurunan dibandingkan Januari, namun secara tahunan (year-on-year) kinerja impor tetap menunjukkan pertumbuhan yang solid.

Secara kumulatif, total nilai impor Indonesia sepanjang periode Januari hingga Februari 2026 telah menembus USD 42,09 miliar.

Angka ini merepresentasikan kenaikan sebesar 14,44 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Penyokong utama kenaikan impor pada awal tahun ini adalah sektor nonmigas yang terus tumbuh secara konsisten. Sebaliknya, impor di sektor migas justru tercatat mengalami penurunan dalam periode yang sama.

Jika ditinjau berdasarkan golongan penggunaan barang, seluruh komponen impor menunjukkan kurva kenaikan. Namun, lonjakan paling tajam terjadi pada kategori barang modal yang melesat hingga 34,44 persen.

Tren ini diikuti oleh kenaikan impor barang konsumsi sebesar 15,60 persen, serta bahan baku atau penolong yang meningkat 9,27 persen.

Struktur impor yang didominasi oleh barang modal dan bahan baku ini mengindikasikan bahwa pelaku industri di Indonesia tengah melakukan ekspansi usaha dan meningkatkan investasi pada mesin serta peralatan produksi guna menunjang target jangka panjang.

Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menegaskan bahwa tren kenaikan impor barang modal ini sejalan dengan kondisi industri pengolahan tanah air yang sedang berada di zona ekspansif.

Hal ini tercermin dari angka Purchasing Managers' Index (PMI) Manufaktur S&P Global Indonesia yang menyentuh level 53,8 pada Februari 2026.

Capaian PMI tersebut merupakan titik tertinggi sejak Maret 2024, yang menandakan kepercayaan diri para pelaku industri dalam meningkatkan output produksi mereka.

“Hal ini selaras dengan PMI Manufaktur yang meningkat ke level 53,8 pada Februari 2026, tertinggi sejak Maret 2024. Ini memberikan sinyal positif bagi kinerja perdagangan Indonesia di kemudian hari,” ujar Budi Santoso dalam keterangan resminya, Minggu (5/4/2026).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berburu Minyak Dunia: Mengapa Cadangan 'Jumbo' Kita Masih Terkubur?

Berburu Minyak Dunia: Mengapa Cadangan 'Jumbo' Kita Masih Terkubur?

Your Say | Minggu, 05 April 2026 | 20:25 WIB

Pasokan Sulfur Macet: Konflik Timur Tengah Ancam Naikkan Harga Baterai EV Hingga Pupuk RI

Pasokan Sulfur Macet: Konflik Timur Tengah Ancam Naikkan Harga Baterai EV Hingga Pupuk RI

Bisnis | Sabtu, 04 April 2026 | 18:19 WIB

Dominasi Mobil Jepang Runtuh Dampak Serbuan Kendaraan Listrik Tiongkok di Australia

Dominasi Mobil Jepang Runtuh Dampak Serbuan Kendaraan Listrik Tiongkok di Australia

Otomotif | Jum'at, 03 April 2026 | 16:05 WIB

BPS: Impor RI Februari 2026 Capai Rp 355,1 Triliun, Sektor Migas Turun

BPS: Impor RI Februari 2026 Capai Rp 355,1 Triliun, Sektor Migas Turun

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 09:35 WIB

Impor Sapi Ratusan Ribu Ekor, Kok Harga Daging Malah Makin Mahal? Ini Penjelasan IKAPPI

Impor Sapi Ratusan Ribu Ekor, Kok Harga Daging Malah Makin Mahal? Ini Penjelasan IKAPPI

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 06:40 WIB

Negara Asia Tenggara Alami Krisis BBM, Antrean Berjam-jam hingga Sekolah Diliburkan

Negara Asia Tenggara Alami Krisis BBM, Antrean Berjam-jam hingga Sekolah Diliburkan

Otomotif | Sabtu, 04 April 2026 | 17:10 WIB

Terkini

SiCepat Yakin Industri Logistik Bisa Tumbuh Dua Digit

SiCepat Yakin Industri Logistik Bisa Tumbuh Dua Digit

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 19:18 WIB

Indonesia Ditinggal Investor, Singapura Jadi Bursa Saham Terbesar Asia Tenggara

Indonesia Ditinggal Investor, Singapura Jadi Bursa Saham Terbesar Asia Tenggara

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 18:57 WIB

AI Mulai Ubah Cara Anak Muda Trading Saham di Indonesia

AI Mulai Ubah Cara Anak Muda Trading Saham di Indonesia

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 18:53 WIB

Gen Z Makin Akrab dengan Paylater, Tapi Belum Disiplin Investasi

Gen Z Makin Akrab dengan Paylater, Tapi Belum Disiplin Investasi

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 18:48 WIB

Siap-siap! Purbaya Mau Patuhi Perintah Prabowo Copot Dirjen Bea Cukai

Siap-siap! Purbaya Mau Patuhi Perintah Prabowo Copot Dirjen Bea Cukai

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 18:31 WIB

BM Emas Hadirkan Layanan Buyback Online untuk Permudah Pelanggan

BM Emas Hadirkan Layanan Buyback Online untuk Permudah Pelanggan

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 18:25 WIB

Tugas BUMN Danantara Sumberdaya Indonesia Baru Pencatatan Ekspor

Tugas BUMN Danantara Sumberdaya Indonesia Baru Pencatatan Ekspor

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 18:23 WIB

BTN Salurkan KPP Hampir Rp3 Triliun

BTN Salurkan KPP Hampir Rp3 Triliun

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 17:59 WIB

Prabowo Minta Purbaya Ganti Pimpinan Bea Cukai, Singgung Kasus Era Orde Baru

Prabowo Minta Purbaya Ganti Pimpinan Bea Cukai, Singgung Kasus Era Orde Baru

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 17:45 WIB

Pemerintah Beri Insentif Pajak 0 Persen Bagi Eksportir SDA, Ini Syaratnya

Pemerintah Beri Insentif Pajak 0 Persen Bagi Eksportir SDA, Ini Syaratnya

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 17:30 WIB