Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

3 Fakta Tender Offer META, Selangkah Menuju Go Private

M Nurhadi | Suara.com

Rabu, 20 Maret 2024 | 16:25 WIB
3 Fakta Tender Offer META, Selangkah Menuju Go Private
Karyawan melintas di samping layar elektronik yang menunjukkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (9/9/2022). . ANTARA FOTO/Galih Pradipta/aww.

Suara.com - PT Nusantara Infrastructure atau yang dikenal dengan META, secara resmi telah memperoleh pernyataan efektif dari OJK untuk melakukan rencana tender offer yang mereka miliki. Sekilas mengenai 3 fakta tender offer META, bisa Anda lihat di artikel ini.

Penjadwalan ulang tender offer sendiri sebenarnya telah dilakukan beberapa kali. Hal ini dikarenakan META tidak segera mendapatkan pernyataan efektif dari OJK, yang secara harfiah berarti lampu hijau untuk melaksanakan agenda ini.

Berikut fakta seputar tender offer META yang bisa disampaikan dalam artikel singkat ini.

1. Jadwal Resmi Tender Offer META

Setelah beberapa kali mengalami penjadwalan ulang, akhirnya META secara resmi dapat melakukan tender offer. Hal ini ditetapkan setelah memperoleh pernyataan efektif dari OJK pada Jumat, 15 Maret 2024 lalu.

Proses tender offer telah secara resmi dimulai pada tanggal 19 Maret 2024 lalu, dan akan berlangsung hingga tanggal 17 April 2024 mendatang dengan jadwal pembayaran atas pembelian di tanggal 24 April 2024.

Penawaran sendiri dapat diikuti pada pukul 08.30 WIB hingga pukul 16.00 WIB setiap hari selama periode penawaran berlangsung.

2. Langkah Wajib untuk Go Private

Sebenarnya tender offer ini adalah salah satu kewajiban dari PT Metro Pacific Tollways Indonesia Services atau MPTIS untuk melangkah go private. PT MPTIS sendiri adalah pengendali META dan menjadi pemegang saham mayoritas.

Selanjutnya tender offer juga disebut sebagai salah satu bagian dari strategi efisiensi dan perampingan PT Nusantara Infrastructure Tbk agar memiliki fleksibilitas lebih baik dalam perencanaan pertumbuhan ke depan.

Tentunya, langkah strategis ini telah direncanakan dengan matang sehingga dapat membawa dampak yang diinginkan oleh setiap pihak.

3. Nilai Saham yang Ada dan Ditawarkan

Hingga saat ini, PT MPTIS memegang kepemilikan sebesar 74,65% saham META, atau sekitar 13,22 miliar lembar saham. Sementara itu, ada juga PT Infrastructure Finance yang memegang sebanyak 8,19% saham dengan total 1,45 miliar lembar.

Sisanya sebanyak 2,65 miliar lembar atau setara 14,98% merupakan saham yang dipegang oleh masyarakat. Nantinya saham dari META akan ditawarkan dengan harga Rp250 per lembar saham, nilai yang cukup menarik untuk langkah awal investasi.

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perusahaan Pengelola Limbah Beracun Ini Mau IPO di Bursa Efek Indonesia

Perusahaan Pengelola Limbah Beracun Ini Mau IPO di Bursa Efek Indonesia

Bisnis | Rabu, 20 Maret 2024 | 15:33 WIB

Panduan Lengkap Zakat Saham, Ini Kalkulator Hitungnya

Panduan Lengkap Zakat Saham, Ini Kalkulator Hitungnya

Bisnis | Minggu, 17 Maret 2024 | 10:00 WIB

Facebook Messenger PHK Massal Karyawan, Alasannya Efisiensi

Facebook Messenger PHK Massal Karyawan, Alasannya Efisiensi

Tekno | Selasa, 12 Maret 2024 | 20:26 WIB

Ini yang Terjadi Jika TikTok Benar-benar Diblokir Amerika

Ini yang Terjadi Jika TikTok Benar-benar Diblokir Amerika

Tekno | Selasa, 12 Maret 2024 | 13:09 WIB

Daftar Saham Yang 'Mantap Disantap' Saat Ramadan

Daftar Saham Yang 'Mantap Disantap' Saat Ramadan

Bisnis | Selasa, 12 Maret 2024 | 10:41 WIB

6 Hero Fighter Terkuat di META Mobile Legends Awal Maret 2024, Dyrroth Tidak Masuk

6 Hero Fighter Terkuat di META Mobile Legends Awal Maret 2024, Dyrroth Tidak Masuk

Tekno | Sabtu, 09 Maret 2024 | 16:27 WIB

Terkini

Sah! Susi Pudjiastuti Ditunjuk Jadi Komisaris Utama Bank BJB

Sah! Susi Pudjiastuti Ditunjuk Jadi Komisaris Utama Bank BJB

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 23:13 WIB

IHSG Bergejolak, Ini Alasan BBRI Jadi Rekomendasi Saham di Tengah Krisis

IHSG Bergejolak, Ini Alasan BBRI Jadi Rekomendasi Saham di Tengah Krisis

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 19:55 WIB

Pemerintah Mau Bentuk satgas indonesia Financial Center, Urus KEK Sektor Keuangan

Pemerintah Mau Bentuk satgas indonesia Financial Center, Urus KEK Sektor Keuangan

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 19:05 WIB

YLKI Soroti Posisi Gerbong KRL Khusus Wanita, Dinilai Rawan Saat Kecelakaan

YLKI Soroti Posisi Gerbong KRL Khusus Wanita, Dinilai Rawan Saat Kecelakaan

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 18:34 WIB

64,5% UMKM Dikuasai Perempuan, Tapi Masih Terkendala Pengelolaan Keuangan

64,5% UMKM Dikuasai Perempuan, Tapi Masih Terkendala Pengelolaan Keuangan

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 18:29 WIB

KCIC Sebut Okupansi Whoosh Naik Usai Kecelakaan KRL di Bekasi

KCIC Sebut Okupansi Whoosh Naik Usai Kecelakaan KRL di Bekasi

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 18:29 WIB

Insiden Kecelakaan KRL, Airlangga Ungkap Flyover Rp 4 Triliun Arahan Prabowo Dibiayai APBN

Insiden Kecelakaan KRL, Airlangga Ungkap Flyover Rp 4 Triliun Arahan Prabowo Dibiayai APBN

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 18:20 WIB

Danantara Bakal Evaluasi Total PT KAI Usai Insiden Kecelakaan Kereta Bekasi Timur

Danantara Bakal Evaluasi Total PT KAI Usai Insiden Kecelakaan Kereta Bekasi Timur

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 17:52 WIB

Green SM-VinFast Disorot Usai Kecelakaan KRL Maut, Ternyata Jokowi Pernah Datangi Pabriknya

Green SM-VinFast Disorot Usai Kecelakaan KRL Maut, Ternyata Jokowi Pernah Datangi Pabriknya

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 17:52 WIB

Pemerintah Bebaskan Bea Impor LPG & Bahan Baku Plastik, Cegah Kenaikan Harga Makanan-Minuman

Pemerintah Bebaskan Bea Impor LPG & Bahan Baku Plastik, Cegah Kenaikan Harga Makanan-Minuman

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 17:16 WIB