PUPR Mau Ubah Lumpur Lapindo Jadi Tempat Wisata

Achmad Fauzi

Rabu, 27 Maret 2024 | 12:56 WIB
PUPR Mau Ubah Lumpur Lapindo Jadi Tempat Wisata
Pemandu wisata di kawasan wisata lumpur Lapindo di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. [Suara.com/Adhitya Himawan]

Suara.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) lewat Pusat Pengendalian Lumpur Sidoarjo (PPLS) Diektorat Jenderal (Ditjen) Sumber Daya Air terus berencana mengubah lokasi semburan lumpur panas Sidoarjo atau Lumpur Lapindo menjadi kawasan yang menarik dikunjungi.

Salah satunya, menyulap kawasan lumpur lapindo menjadi tempat wisata berkonsep Geowisata untuk mengenalkan mineral lumpur tersebut yang merendam banyak daerah.

Kepala Pusat Pengendalian Lumpur Sidoarjo T Maksal Saputra menjelaskan, meki diubah, pihaknya tetap memprioritaskan masyarakat yang terdampak lumpur lapindo.

"Perhatian pemerintah tidak berkurang, tetap menjadi prioritas untuk pengendalian lumpur Sidoarjo," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (27/3/2024).

Maksal melanjutnya, Kementerian PUPR telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 287 miliar untuk penanganan lumpur lapindo.

Anggaran itu digunakan untuk pengaliran lumpur ke Kali Porong kurang lebih mencapai 20 juta kubik per tahun, peningkatan tanggul penahan lumpur per tahun yang kini telah mencapai lebih dari 2 km, serta pembangunan 10 embung secara bertahap.

"Tanggul tipe urugan homogen dengan panjang 11 kilometer (km), lebar puncak tanggul mencapai 5 meter, dan luas waduknya mencapai 5.557,848 m2 (557,7 hektar). Selain itu, tanggul tersebut memiliki kapasitas tampung 44.622.788 m2," jelas dia.

Menurut Maksal, wilayah yang dijadikan kawasan geowisata yang telah bebas dari endapan lumpur.

"Tujuannya yaitu, menumbuhkan potensi ekonomi masyarakat setempat, pengembangan ekonomi daerah sekitar, sebagai upaya konservasi dan edukasi," imbuh dia.

baca juga

Kawasan geowisata ini terbilah menjadi beberapa zona yaitu, zona anjungan pusat semburan, zona museum lumpur Sidoarjo, zona green house dan autbond, zona embrio museum, zona pemanfaatan lumpur, zona sport, zona Ruang Terbuka Hijau (RTH), zona kolam tampung dan konservasi fauna, dan zona RTH perairan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Presiden Joko Widodo Resmikan RSUD Anutapura, Bangunan Tahan Gempa Berteknologi LRP Pertama di Indonesia

Presiden Joko Widodo Resmikan RSUD Anutapura, Bangunan Tahan Gempa Berteknologi LRP Pertama di Indonesia

Bisnis | Rabu, 27 Maret 2024 | 12:22 WIB

Fasilitas di Huntap Lengkap, Warga Sulteng Senang Dapat Hunian Baru

Fasilitas di Huntap Lengkap, Warga Sulteng Senang Dapat Hunian Baru

Bisnis | Selasa, 26 Maret 2024 | 15:48 WIB

Dukung Mobilitas Masyarakat Mudik Lebaran 2024, Pemerintah Fungsikan 6 Ruas Tol Baru di Jawa dan Sumatera

Dukung Mobilitas Masyarakat Mudik Lebaran 2024, Pemerintah Fungsikan 6 Ruas Tol Baru di Jawa dan Sumatera

Bisnis | Selasa, 26 Maret 2024 | 11:41 WIB

Terkini

Donald Trump Sebut Perang Iran Segera Berakhir Usai Pemilu AS

Donald Trump Sebut Perang Iran Segera Berakhir Usai Pemilu AS

News | Minggu, 13 September 2026 | 07:25 WIB

Apa Perbedaan antara Cleansing Gel dan Cleansing Foam?

Apa Perbedaan antara Cleansing Gel dan Cleansing Foam?

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 07:18 WIB

Saat Cinta Datang Terlambat: Belajar Merelakan dari Lagu Raim Laode "Dunia yang Nanti"

Saat Cinta Datang Terlambat: Belajar Merelakan dari Lagu Raim Laode "Dunia yang Nanti"

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 07:15 WIB

Kata-kata Andika Mahesa Setelah Kangen Band Bubar

Kata-kata Andika Mahesa Setelah Kangen Band Bubar

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 07:05 WIB

Update Terkini 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda, SAR Temukan 4 Benda Ini

Update Terkini 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda, SAR Temukan 4 Benda Ini

News | Minggu, 13 September 2026 | 07:03 WIB

294 Karhutla Terjadi di Ogan Ilir hingga September 2026

294 Karhutla Terjadi di Ogan Ilir hingga September 2026

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 07:00 WIB

Pejabat Desa di Bengkalis Jual Hutan Cagar Biosfer UNESCO Senilai Rp2 Miliar

Pejabat Desa di Bengkalis Jual Hutan Cagar Biosfer UNESCO Senilai Rp2 Miliar

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 06:58 WIB

Denis Kolinger Puji Dukungan Jakmania Saat Persija Bungkam Persib di Menit Akhir

Denis Kolinger Puji Dukungan Jakmania Saat Persija Bungkam Persib di Menit Akhir

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 06:57 WIB

4 Shio yang Menarik Keberuntungan 13 September 2026: Masa Sulit Segera Berlalu

4 Shio yang Menarik Keberuntungan 13 September 2026: Masa Sulit Segera Berlalu

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 06:56 WIB

Kemarau Jabar: 325 Hektare Lahan Terbakar dan 215 Ribu KK Terdampak Kekeringan

Kemarau Jabar: 325 Hektare Lahan Terbakar dan 215 Ribu KK Terdampak Kekeringan

Jabar | Minggu, 13 September 2026 | 06:50 WIB

×