Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.670.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Dolar AS Dalam Catatan Keuangan Oliver: Kode $ Populer Hingga Sekarang

Iwan Supriyatna, Syifa Nur Layla

Kamis, 18 April 2024 | 14:56 WIB
Dolar AS Dalam Catatan Keuangan Oliver: Kode $ Populer Hingga Sekarang
Dolar AS [shutterstock]

Suara.com - Menguatnya dolar AS berhembus kencang di berbagai belahan dunia. Bagaimana tidak? Semua neraca pembayaran tiap negara berpatokan langsung ke dolar AS, termasuk Indonesia yang berdampak ke pelemahan rupiah.

Jika diperhatikan, setiap mata uang suatu negara pasti punya kode hurufnya tersendiri. Misalnya rupiah, maka kode hurufnya “Rp” yang memang singkatan dari rupiah itu sendiri. Serupa dengan mata uang Malaysia ringgit yang kode hurufnya menjadi “RM”.

Namun hal itu sedikit berbeda dengan mata uang AS yaitu dolar. Pada awalnya, seseorang bernama Oliver Pollock tengah berkarir sebagai pebisnis di negeri Paman Sam.

Imigran asal Irlandia tersebut kerap berlayar dari pulau ke pulau untuk menyebarkan dan mengenalkan bisnisnya. Beberapa tahun kemudian, bisnisnya sukses membuat kekayaan Oliver menjadi tajir melintir.

Alton James menyebutkan dalam ”Oliver Pollock, Financier of the Revolution in the West” bila Oliver turut membantu perjuangan kemerdekaan AS dari Kerajaan Inggris. Oliver membantu dalam hal pembiayaan.

Nahas, nasib malang menimpa Oliver. Utang yang dia pinjam untuk kemerdekaan AS justru semakin menumpuk dan dia akhirnya dikurung dalam jeruji besi.

Untung saja, setelah orang-orang penting yang berkedudukan pemerintah AS tahu bila Oliver di penjara, mereka langsung bertindak. Mereka mencari tahu utang Oliver dan melobinya agar dibebaskan.

Kala Oliver ditanya soal jumlah utang yang menjeratnya, dia memberikan sebuah catatan keuangan pribadi ke pemerintah AS.

Saat membuka dan membaca catatannya, ditemukan Oliver menulis mata uang dolar Spanyol atau peso dengan kode “ps” dengan tata letak “s” di atas “p” yang seolah-olah tergabung.

baca juga

Jika diperhatikan lagi, gabungan itu hilang kelengkungannya dan memperlihatkan garis vertikal di tengah huruf “s”.

Sejak saat itu, “$” menjadi kode huruf untuk dolas AS. Namun, penggunaan “$” belum diketahui banyak orang. Umumnya warga AS masih banyak yang menulis dolar dengan “Dol” atau “Ds” seperti Ds5.000.

Sekitar tahun 1800-an, penggunaan “$” jadi meluas usai pemerintah AS meresmikan kode huruf tersebut dipakai untuk menulis dolar AS hingga sekarang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Setelah Anjlok Dalam Rupiah Pagi Ini Naik Sedikit, Tapi Masih Rp 16.000/Dolar AS

Setelah Anjlok Dalam Rupiah Pagi Ini Naik Sedikit, Tapi Masih Rp 16.000/Dolar AS

Bisnis | Kamis, 18 April 2024 | 10:25 WIB

Harga Minyak Dunia Terus Turun, Ini Biang Keroknya

Harga Minyak Dunia Terus Turun, Ini Biang Keroknya

Bisnis | Kamis, 18 April 2024 | 09:01 WIB

Satu Dolar AS Tembus Rp16.252, Menko Airlangga Sebut Lebih Baik dari China

Satu Dolar AS Tembus Rp16.252, Menko Airlangga Sebut Lebih Baik dari China

Bisnis | Rabu, 17 April 2024 | 11:58 WIB

Terkini

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:25 WIB

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:34 WIB

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:39 WIB

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:23 WIB

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:27 WIB

Pekan Kreatif Nusantara 2026, LPDB Koperasi Ajak Daerah Perkuat Ekonomi Kreatif Berbasis Koperasi

Pekan Kreatif Nusantara 2026, LPDB Koperasi Ajak Daerah Perkuat Ekonomi Kreatif Berbasis Koperasi

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:28 WIB

Bukan Cuma Cegah Abrasi, Inilah Manfaat Mangrove Bagi Keberlanjutan Ekonomi Pesisir

Bukan Cuma Cegah Abrasi, Inilah Manfaat Mangrove Bagi Keberlanjutan Ekonomi Pesisir

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:55 WIB

Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar

Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:14 WIB

Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang

Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:07 WIB

UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI

UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:53 WIB