Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Isu Pemerintah Naikkan Harga Tiket Pesawat Bikin Geger, Publik: Semua Dibebankan Rakyat

M Nurhadi

Senin, 22 April 2024 | 12:03 WIB
Isu Pemerintah Naikkan Harga Tiket Pesawat Bikin Geger, Publik: Semua Dibebankan Rakyat
Ilustrasi penumpang pesawat di Bandara/dok AP II

Suara.com - Isu pemerintah yang berencana membebankan iuran pariwisata pada tiket pesawat panen kritik. Pasalnya, hal itu diduga kuat akan menyebabkan harga pesawat naik drastis.

Informasi ini terungkap dari surat undangan yang berasal dari Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia.

Alvin Lie, seorang pemerhati penerbangan, membagikan undangan rapat mengenai pengenaan iuran pariwisata melalui tiket penerbangan melalui akun media sosial pribadinya.

"Dalam undangan ini, terungkap bahwa pemerintah berencana untuk menerapkan iuran pariwisata yang akan ditambahkan pada harga tiket pesawat. Sebelumnya, seringkali terdengar keluhan bahwa harga tiket pesawat terlalu mahal dan hal ini dianggap menghambat perkembangan industri pariwisata. Namun, dengan rencana ini, konsumen khawatir bahwa harga tiket akan semakin naik, padahal uang dari iuran tersebut bukan akan masuk ke airline," tulis Alvin Lie dalam unggahannya pada Minggu (21/4/2024) lalu, dengan sejumlah koreksi dari Redaksi Suara.com.

"Melengkapi unggahan saya kemarin, untuk menunjukkan bahwa saya tidak mengada-ada & agar tidak terjadi dugaan yg mboten-mboten alias fitnah, berikut saya tampilkan halaman pertama Undangan Rapat Koordinasi Pembahasan Rancangan Peraturan Presiden Dana Pariwisata Berkelanjutan dengan agenda Pengenaan Iuran Pariwisata Melalu Tiket Penerbangan," sambung dia.

Alvin Lie membagikan undangan dari Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia yang memiliki nomor -35/D5.3/PE.03.00/IV/2024, tanggal 20 April 2024.

Hal ini lantas memicu perdebatan di media sosial. Sebagian besar warganet mengkritik dan menolak keras rencana tersebut.

" Waduh Pak destinasi ke PRAMBANAN dan BOROBUDUR saja buat turis asing sekarang mahal sekali, mereka sebenarnya ngeluh juga dgn tiket masuk segitu mahal. Jika dibandingkan dengan tiket wisata di negara ASEAN seperti Kamboja, Vietnam, Laos, Malaysia," tulis Bakul Roti Manis.

"Ini semua kok jadi kita sebagai penumpang yang dibebani ya. Kan gak semua penumpang pesawat mau wisata, gak semua-muanya dibebankan kepada rakyat," sambung lainnya.

baca juga

"Wah ini jelek banget, kan nggak semua orang naik pesawat buat wisata," komentar Ridwan Hanif.

"Kementerian yg satu ini emang rada-rada aneh kebijakannya. Kemarin jg pajak motor mo dinaikin buat subsidi kereta cepat dan LRT... Masak orang miskin ngasih subsidi orang mampu?" timpal lainnya.

Sebagai informasi, surat tersebut memiliki klasifikasi biasa dan mengundang untuk rapat koordinasi pembahasan Rancangan Peraturan Presiden (Perpres) Dana Pariwisata berkelanjutan.

Rapat dijadwalkan pada hari Rabu, 24 April 2024, dari pukul 09.00 hingga 11.00 WIB, di ruang rapat lantai 13 Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, yang berlokasi di Jalan MH Thamrin No. 8, Jakarta Pusat.

Agenda utama rapat adalah diskusi mengenai pengenaan iuran pariwisata melalui tiket penerbangan. Rapat ini akan dipimpin oleh Plt Asisten Deputi Akses Permodalan Parekraf, Tahyanto Abdillah.

Tanda tangan elektronik Tahyanto Abdillah pada surat undangan juga ditembuskan kepada Deputi bidang koordinasi pariwisata dan ekonomi kreatif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pariwisata Hijau dan Berkelanjutan Jadi Fokus Wonderful Indonesia Co-Branding Forum yang Digelar Kemenparekraf Tahun Ini

Pariwisata Hijau dan Berkelanjutan Jadi Fokus Wonderful Indonesia Co-Branding Forum yang Digelar Kemenparekraf Tahun Ini

Lifestyle | Minggu, 21 April 2024 | 08:06 WIB

Penerbangan Perdana Ambon-Sorong: Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Penerbangan Perdana Ambon-Sorong: Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Bisnis | Kamis, 18 April 2024 | 22:05 WIB

Libur Lebaran 2024: Okupansi Hotel Wisatawan di Yogyakarta Tembus 90 Persen

Libur Lebaran 2024: Okupansi Hotel Wisatawan di Yogyakarta Tembus 90 Persen

Bisnis | Kamis, 18 April 2024 | 07:28 WIB

Libur Lebaran 2024, 50 Ribu Pengunjung Bakal Dongkrak Ekonomi Pariwisata Sumut

Libur Lebaran 2024, 50 Ribu Pengunjung Bakal Dongkrak Ekonomi Pariwisata Sumut

Bisnis | Sabtu, 13 April 2024 | 12:03 WIB

Pulang Kampung Pakai Paspor, Lelaki Ini Rela Transit di Kuala Lumpur Demi Mudik Murah dari Jakarta ke Aceh

Pulang Kampung Pakai Paspor, Lelaki Ini Rela Transit di Kuala Lumpur Demi Mudik Murah dari Jakarta ke Aceh

Lifestyle | Minggu, 07 April 2024 | 08:54 WIB

Jadi Daya Tarik Pariwisata, Intip Yuk Keseruan Produksi Cokelat di Rumah Cokelat Lung Anai

Jadi Daya Tarik Pariwisata, Intip Yuk Keseruan Produksi Cokelat di Rumah Cokelat Lung Anai

Lifestyle | Jum'at, 05 April 2024 | 17:01 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×