Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Kisah Julianti yang Tenang Dampingi Pengobatan Muntaber Si Buah Hati Berkat Program JKN

Fabiola Febrinastri, Iman Firmansyah

Rabu, 08 Mei 2024 | 16:41 WIB
Kisah Julianti yang Tenang Dampingi Pengobatan Muntaber Si Buah Hati Berkat Program JKN
Julianti (32) dan putranya, Zubair (4). (Dok: BPJS Kesehatan)

Suara.com - Julianti (32) baru-baru ini menghadapi tantangan besar ketika putranya, Zubair (4) menderita penyakit muntaber dan harus menjalani rawat inap.

Muntaber atau dalam istilah medis dikenal dengan gastroenteritis merupakan kondisi umum yang ditandai dengan peradangan pada saluran pencernaan yang menyebabkan gejala seperti muntah dan diare. Meskipun seringkali disebabkan oleh infeksi virus, kondisi ini juga bisa dipicu oleh bakteri atau parasit.

Muntaber dapat memberikan kondisi yang tidak menyenangkan, terutama bagi anak-anak, dan memerlukan perhatian medis yang tepat.

Dalam pengalamannya mengatasi penyakit ini, Julianti mengungkapkan betapa berharga aksesnya ke program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dalam memberikan dukungan dan perlindungan finansial. Ketika putranya mulai menunjukkan gejala-gejala sakit, Julianti segera menyadari bahwa langkah-langkah cepat diperlukan untuk mengatasi kondisi putranya. Namun, kekhawatiran finansial juga sempat terlintas dalam pikiran Julianti, mengingat biaya perawatan medis dapat menjadi beban yang berat bagi keluarga dengan anggaran terbatas.

“Saya sekeluarga telah lama terdaftar peserta Program JKN sebagai peserta mandiri kelas tiga. Sebelumnya sudah beberapa kali menggunakan Program JKN untuk berobat di rumah sakit. Mungkin karena faktor saat ini musim pancaroba, sehingga daya tahan tubuh Zubair pun menurun. Selama menggunakan Program JKN, saya dan anak belum pernah diminta untuk mengeluarkan biaya tambahan. Semuanya ditanggung menggunakan Program JKN. Ini memberikan ketenangan bagi saya dan keluarga, jadi pikiran bisa lebih terfokus sepenuhnya pada pemulihan Zubair,” ungkap Julianti di ruang rawat inap anak kelas tiga RSU Santa Elisabeth Sambas, Kamis (25/4/2024).

Dengan Program JKN, membuat Julianti dapat memastikan bahwa Zubair mendapatkan perawatan yang tepat di fasilitas kesehatan sesuai dengan kondisinya. Dokter yang berpengalaman mengkonfirmasi diagnosis muntaber dan memberikan perawatan yang diperlukan untuk mengatasi gejala.

Julianti merasa lega karena tahu bahwa putranya sedang dalam perawatan yang baik dan bahwa akses ke fasilitas kesehatan sudah tidak menjadi hambatan. Selain tanpa biaya, pelayanan yang diberikan oleh petugas kesehatan juga setara dengan pasien lainnya.

Namun, perjalanan pemulihan Zubair tidak selalu mulus. Muntaber dapat menyebabkan dehidrasi, terutama pada anak-anak kecil, sehingga pemantauan terus-menerus diperlukan. Julianti sangat menghargai dukungan yang diberikan oleh staf medis di rumah sakit, yang memberikan nasihat dan panduan untuk merawat Zubair di rumah. Mereka juga mengingatkan Julianti tentang tanda-tanda dehidrasi yang perlu diperhatikan.

“Kata dokter, besok sudah boleh dibawa pulang, alhamdulillah kondisi Zubair sudah membaik, tinggal melakukan pemulihan dan perawatan mandiri saja di rumah. Dokter juga berpesan untuk memastikan Zubair terhidrasi dengan baik dan diberikan makanan ringan yang mudah dicerna, seperti bubur, jus buah ataupun larutan elektrolit untuk mengganti cairan tubuh yang hilang. Mudah-mudahan Zubair energinya bisa segera pulih, dan sembuh sepenuhnya,” ucap Julianti.

Julianti berpesan bahwa pengalamannya dalam mengatasi penyakit muntaber putranya adalah pengingat yang kuat akan pentingnya memiliki akses yang mudah dan terjangkau ke layanan kesehatan. Dia tahu bahwa akses mudah ke layanan kesehatan melalui JKN telah memainkan peran penting dalam pemulihan cepat Zubair, putranya.

Tidak hanya bagi dirinya tetapi bagi banyak keluarga di Indonesia, JKN adalah jaring pengaman yang penting, memberikan perlindungan finansial dan akses ke perawatan medis yang berkualitas.

Julianti pun berharap bahwa cerita pengalamannya dapat menginspirasi orang lain untuk memanfaatkan program ini, sehingga mereka juga dapat merasa aman dan terlindungi dalam menghadapi tantangan kesehatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Soroti Curhat Sering Dapat Keluhan Kurangnya Dokter Spesialis di Daerah: Jangan Sampai Alkes Jadi Tak Berguna

Jokowi Soroti Curhat Sering Dapat Keluhan Kurangnya Dokter Spesialis di Daerah: Jangan Sampai Alkes Jadi Tak Berguna

Health | Senin, 06 Mei 2024 | 14:36 WIB

Jarang Diketahui, Ini 3 Penyebab Penularan Herpes yang Sering Diabaikan

Jarang Diketahui, Ini 3 Penyebab Penularan Herpes yang Sering Diabaikan

Your Say | Minggu, 05 Mei 2024 | 17:57 WIB

Bahaya Cuaca Panas Bisa Jadi Penyakit, Menkes Budi Gunadi Sadikin: Keluar Bawa Payung

Bahaya Cuaca Panas Bisa Jadi Penyakit, Menkes Budi Gunadi Sadikin: Keluar Bawa Payung

Health | Sabtu, 04 Mei 2024 | 19:51 WIB

Cara Baru Bantu Pasien Kanker Dalam Pendampingan dan Perawatan dengan NAPAK, Apa Saja Tugasnya?

Cara Baru Bantu Pasien Kanker Dalam Pendampingan dan Perawatan dengan NAPAK, Apa Saja Tugasnya?

Health | Jum'at, 03 Mei 2024 | 17:41 WIB

Waspada Cuaca Panas Menyengat Selama 5 Hari ke Depan, Ini 5 Bahaya yang Mengancam Kesehatan!

Waspada Cuaca Panas Menyengat Selama 5 Hari ke Depan, Ini 5 Bahaya yang Mengancam Kesehatan!

Health | Kamis, 02 Mei 2024 | 08:47 WIB

Pertamina Bina Medika IHC dan Singhealth Kolaborasi Tingkatkan Layanan Kesehatan

Pertamina Bina Medika IHC dan Singhealth Kolaborasi Tingkatkan Layanan Kesehatan

News | Rabu, 01 Mei 2024 | 12:58 WIB

Terkini

Eks Dirut BVI Bantah Terima Kickback dari Investasi TaniHub

Eks Dirut BVI Bantah Terima Kickback dari Investasi TaniHub

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 23:41 WIB

TASPEN Cepat Kilat, 99 Persen Pensiunan Terima Gaji Ke-13 di Hari Pertama Tanpa Potongan

TASPEN Cepat Kilat, 99 Persen Pensiunan Terima Gaji Ke-13 di Hari Pertama Tanpa Potongan

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:13 WIB

Asuransi Astra Rayakan Eksistensi 70 Tahun dengan ACTION! dan Apresiasi Pewarta 2026

Asuransi Astra Rayakan Eksistensi 70 Tahun dengan ACTION! dan Apresiasi Pewarta 2026

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:38 WIB

RUU P2SK Disepakati, Besok Dibawa ke Paripurna

RUU P2SK Disepakati, Besok Dibawa ke Paripurna

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 20:46 WIB

Pengamat: Pengusaha Jangan Baru Ribut Saat DSI Bereskan Tata Kelola Ekspor

Pengamat: Pengusaha Jangan Baru Ribut Saat DSI Bereskan Tata Kelola Ekspor

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 19:42 WIB

Punya Lisensi, WSKT Mulai Garap Proyek Infrastruktur di Arab Saudi

Punya Lisensi, WSKT Mulai Garap Proyek Infrastruktur di Arab Saudi

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 19:31 WIB

IHSG Anjlok Karena Investor Ragukan Kredibilitas Kebijakan Pemerintah

IHSG Anjlok Karena Investor Ragukan Kredibilitas Kebijakan Pemerintah

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 18:48 WIB

Purbaya Ungkap DPR Bisa Evaluasi LPS, OJK, dan BI berkat RUU P2SK

Purbaya Ungkap DPR Bisa Evaluasi LPS, OJK, dan BI berkat RUU P2SK

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 18:34 WIB

Strategi Bertahan di Tengah Rupiah yang Semakin Jatuh ke Jurang

Strategi Bertahan di Tengah Rupiah yang Semakin Jatuh ke Jurang

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 18:26 WIB

Dirikan Brand Minyak Telon, Alumni Geografi UGM Berhasil Pasarkan Produk hingga Asia Tenggara

Dirikan Brand Minyak Telon, Alumni Geografi UGM Berhasil Pasarkan Produk hingga Asia Tenggara

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 18:08 WIB