Cara Baru Bantu Pasien Kanker Dalam Pendampingan dan Perawatan dengan NAPAK, Apa Saja Tugasnya?

M. Reza Sulaiman, Fajar Ramadhan

Jum'at, 03 Mei 2024 | 17:41 WIB
Cara Baru Bantu Pasien Kanker Dalam Pendampingan dan Perawatan dengan NAPAK, Apa Saja Tugasnya?
ilustrasi kanker. (Shutterstock)

Suara.com - Kanker menjadi salah satu penyakit yang hingga saat ini angkanya cukup tinggi di Indonesia. Namun, dalam pengobatan kanker sendiri, terkadang masih ada kendala karena jumlah tenaga kesehatan dan fasilitas yang terbatas.

Padahal, pasien kanker membutuhkan adanya pendampingan dalam proses pengobatan penyakitnya itu. Sebab adanya kendala itu, Roche Indonesia, Rumah Sakit Kanker Dharmais, dan Tata Memorial Centre membuat program Navigator Pasien Kanker alias NAPAK. Ini merupakan program pendampingan para pasien kanker dalam perawatan yang dilakukan.

NAPAK sendiri terdiri dari para individu yang terlatih untuk membantu pasien dalam sistem perawatan kesehatan, yang mencakup bantuan selama menjalani proses penapisan, diagnosis, terapi serta tindak lanjut dari sebuah kondisi medis seperti kanker.

Ilustrasi dokter menangani pasien kanker (Pexels/Tima Miroshnichenko)
Ilustrasi dokter menangani pasien kanker (Pexels/Tima Miroshnichenko)

Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin mengatakan, NAPAK akan membantu berbagai kebutuhan pasien mulai dari penyedia layanan informasi, penjadwalan, kerja sama dengan asuransi, dan lainnya. Oleh sebab itu, adanya NAPAK ini akan sangat membantu bagi para pasien kanker dalam menjalani perawatan dan pengobatan yang dilakukannya.

“NAPAK membantu pasien berkomunikasi dengan penyedia layanan kesehatan, membantu menjadwalkan perjanjian dengan dokter dan pemeriksaan medis, menjembatani untuk mendapatkan bantuan finansial, legal dan sosial, dapat bekerjasama dengan perusahaan asuransi, pemberi kerja, manajer, dan lainnya yang berkaitan dengan kebutuhan perawatan kesehatan pasien,” jelas Budi Gunadi Sadikin konferensi pers kelulusan NAPAK bersama Roche, Kamis (2/5/2024).

Tugas NAPAK

Sementara itu, NAPAK sendiri nantinya memiliki beberapa tugas yang dilakukan dalam membantu para pasien kanker, di antaranya:

1. Edukator dan konseling

NAPAK akan mengedukasi pasien dan keluarga, membantu pasien memahami istilah medis sepanjang patient journey.

baca juga

2. Identifikasi kebutuhan pasien & halangannya (barrier)

NAPAK akan berdiskusi dengan pasien untuk memahami kebutuhan pasien dan masalah yang perlu diselesaikan.

3. Komunikator dan penghubung

NAPAK juga menjadi sosok yang membantu menghubungkan antar fasilitas kesehatan yang berbeda, memfasilitasi rujukan dan menghubunginya.

4. Pendampingan

NAPAK juga harus bisa mendampingi pasien untuk mencapai tujuan yang ingin dicapai, memberikan reminder menjelang pertemuan atau treatment, melakukan follow up kepada pasien dan klinis.

Hingga kini sudah tercatat 21 NAPAK yang dinyatakan lulus pelatihan sejak 2021 dan siap membantu para pasien kanker.

Direktur Utama Rumah Sakit Kanker Dharmais, Soeko Werdi Nindito, mengatakan, adanya program ini diharap bisa membuat proses pengobatan kanker di Indonesia menjadi lebih baik.

“Kami dapat mengamati bagaimana NAPAK membantu mengarahkan pasien dalam perjalanan pengobatan mereka, yang berdampak pada ketepatan waktu pemberian layanan. Kami berharap dengan pencapaian awal ini, ditambah dengan lebih banyak bukti kontribusi dalam perawatan kanker,” jelas Soeke.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasien Kanker Sering Merasakan Nyeri, Bagaimana Cara Mengendalikannya?

Pasien Kanker Sering Merasakan Nyeri, Bagaimana Cara Mengendalikannya?

Health | Selasa, 30 April 2024 | 10:15 WIB

Fokus ke Pengobatan Kanker, Nasib Raja Charles III Pernah Diramal Nostradamus

Fokus ke Pengobatan Kanker, Nasib Raja Charles III Pernah Diramal Nostradamus

Entertainment | Senin, 29 April 2024 | 10:22 WIB

Bantu Deteksi Kanker di Payudara Padat, Kenali Cara Kerja USG Payudara: Beda dengan Mammografi?

Bantu Deteksi Kanker di Payudara Padat, Kenali Cara Kerja USG Payudara: Beda dengan Mammografi?

Health | Sabtu, 27 April 2024 | 15:42 WIB

Terkini

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

News | Senin, 14 September 2026 | 21:38 WIB

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Riau | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Banten | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Health | Senin, 14 September 2026 | 21:35 WIB

Temuan Jasad Pria di Pulau Enggano, Polisi Uji Match DNA dengan Keluarga Jurnalis Hilang

Temuan Jasad Pria di Pulau Enggano, Polisi Uji Match DNA dengan Keluarga Jurnalis Hilang

Banten | Senin, 14 September 2026 | 21:30 WIB

Dubes RI Soroti Potensi Energi Surya Indonesia, Bisa Jadi Salah Satu yang Terbesar di Dunia

Dubes RI Soroti Potensi Energi Surya Indonesia, Bisa Jadi Salah Satu yang Terbesar di Dunia

News | Senin, 14 September 2026 | 21:23 WIB

Pertamina NRE Dorong Pengembangan Bioetanol Berbasis Multi-Feedstock dan Multi-Generation

Pertamina NRE Dorong Pengembangan Bioetanol Berbasis Multi-Feedstock dan Multi-Generation

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 21:22 WIB

Catat Tanggalnya! Diskon 20% Kuliner Korea Palgakdo Khusus Nasabah BRI

Catat Tanggalnya! Diskon 20% Kuliner Korea Palgakdo Khusus Nasabah BRI

Bri | Senin, 14 September 2026 | 21:20 WIB

KPK Dikabarkan OTT di BPN Kabupaten Bogor, Sejumlah Pihak Diamankan?

KPK Dikabarkan OTT di BPN Kabupaten Bogor, Sejumlah Pihak Diamankan?

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 21:12 WIB

Pria di Indragiri Hulu Diduga Sebabkan Karhutla 200 Hektare, Ada Bibit Sawit

Pria di Indragiri Hulu Diduga Sebabkan Karhutla 200 Hektare, Ada Bibit Sawit

Riau | Senin, 14 September 2026 | 21:05 WIB

×