Sosial Fest Jadi Ajang SMA Negeri 61 Jakarta Pamerkan Hasil Projek P5 Tentang Jaminan Sosial

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Jum'at, 10 Mei 2024 | 09:44 WIB
Sosial Fest Jadi Ajang SMA Negeri 61 Jakarta Pamerkan Hasil Projek P5 Tentang Jaminan Sosial
Sosial Fest Jadi Ajang SMA Negeri 61 Jakarta Pamerkan Hasil Projek P5 Tentang Jaminan Sosial. (Dok: BPJS Ketenagakerjaan)

Suara.com - SMA Negeri 61 Jakarta menggelar festival edukasi jaminan sosial bertajuk “Sosial Fest”. Kegiatan yang secara resmi dibuka oleh Kepala Sekolah Sri Mulyanti bersama Ketua Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) Agus Suprapto tersebut merupakan puncak dari rangkaian piloting Muatan Jaminan Sosial dalam Pendidikan melalui Modul Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5).

Agus menekankan, pemahaman terkait jaminan sosial perlu dibangun sejak dini melalui pendidikan dasar dan menengah guna menumbuhkan kepedulian masyarakat akan risiko sosial ekonomi yang mungkin terjadi dalam kehidupannya.

“Dalam menumbuhkan pemahaman masyarakat sejak dini, maka muatan jaminan sosial perlu menjangkau pembelajaran pada tingkat pendidikan dasar dan pendidikan menengah. Muatan jaminan sosial dalam Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila ini menjadi bagian dari fungsi DJSN untuk bisa diimplementasikan di dalam ekosistem pendidikan nasional,” ungkap Agus.

Pihaknya secara khusus juga mengapresiasi SMA Negeri 61 Jakarta yang telah berhasil menjadi pioner di tingkat nasional dan berharap nantinya para siswa mampu menjadi agen perubahan dalam peningkatan pemahaman masyarakat terkait pentingnya perlindungan jaminan sosial.

“Saya ucapkan selamat karena SMA 61 menjadi yang pertama untuk implementasi P5 ini, bukan hanya level Jakarta tapi secara nasional. Temen-temen siswa ini sudah bisa menjadi agen atau Perisai BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan karena pemahamannya yang luar biasa,”imbuhnya.

Sejalan dengan itu, Kepala SMA Negeri 61 Jakarta, Sri Mulyanti merasa senang karena sekolahnya telah mendapatkan dukungan penuh dari berbagai pihak sehingga berhasil melaksanakan piloting program pemerintah tersebut. Di sisi lain pihaknya juga ingin para siswa yang nantinya akan terjun ke dunia kerja wajib membekali diri dengan pengetahuan yang mumpuni tentang jaminan sosial agar dapat bekerja dengan aman serta memiliki masa tua yang sejahtera.

“Atas nama keluarga besar SMA 61 Jakarta mengucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya atas kerjasama dan dukungan dari pihak DJSN, BPJS Ketenagakerjaan dan juga BPJS Kesehatan. Jaminan sosial penting untuk diajarkan kepada anak sejak dini karena dengan mereka paham tentang pengetahuan ini tentunya mereka akan mempunyai bekal untuk masa depannya. Terlebih setelah lulus nanti mereka juga akan bekerja, dengan demikian pasti memerlukan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan,”jelas Sri Mulyanti.

Antusiasme tinggi juga datang dari para siswa yang terlibat dalam projek tersebut. Lewat karyanya, Anindya yang merupakan salah seorang murid kelas 10 mengungkapkan bahwa penting bagi dirinya dan orang-orang di lingkungannya untuk sejak dini mempersiapkan finansial di masa depan.

“Penting banget buat siswa mengetahui tentang jaminan sosial, karena sebagaimana kita tahu bahwa jaminan sosial ini berguna untuk mempersiapkan masa depan kita yang nantinya akan menjadi pekerja penerima upah maupun bukan penerima upah. Jaminan sosial ini penting bagi kita untuk mempersiapkan finansial keluarga di masa depan,” ujarnya.

baca juga

Seperti yang diketahui Muatan Jaminan Sosial dalam Pendidikan melalui Modul Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila tersebut pertama kali diluncurkan pada Desember 2023 lalu. Modul tersebut merupakan tindak lanjut pelaksanaan Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2021 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2022 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional dan Peraturan Presiden Nomor 36 Tahun 2023 tentang Peta Jalan Jamsos 2023-2024.

Melalui modul bertema “Gaya Hidup Berkelanjutan dengan topik Jaminan Sosial untuk Masa Depan yang Lebih Cerah” diharapkan mampu menciptakan masyarakat yang lebih adil dan berkelanjutan sejak dini, peningkatan literasi jaminan sosial di kalangan pelajar, menciptakan kesadaran yang lebih luas tentang pentingnya jaminan sosial, serta mengembangkan karakter yang sesuai dengan dimensi Profil Pelajar Pancasila. Tak hanya melalui modul, para siswa juga diajak untuk berkunjung ke beberapa kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan guna melihat langsung seluruh proses bisnis, mulai dari pendaftaran kepesertaan hingga pengajuan klaim manfaat.

Secara terpisah, Direktur Umum dan SDM BPJS Ketenagakerjaan, Abdur Rahman Irsyadi berkomitmen untuk terus memberikan dukungan dan melanjutkan yang baik tersebut agar nantinya pekerja bisa bekerja tanpa rasa cemas karena dengan perlindungan jaminan sosial, seluruh risiko kerjanya telah ditanggung pemerintah melalui BPJS Ketenagakerjaan.

“Ini menjadi langkah awal yang baik dalam upaya meningkatkan literasi jaminan sosial sejak dini. Harapannya tentu modul ini dapat diterapkan secara menyeluruh di SMA seluruh Indonesia. Sehingga dengan semakin banyak generasi muda yang memahami pentingnya jaminan sosial, universal coverage akan segera tercapai,” tutup Abdur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Begini Cara BUMN Tingkatkan Perekonomian Desa

Begini Cara BUMN Tingkatkan Perekonomian Desa

Bisnis | Kamis, 09 Mei 2024 | 16:40 WIB

Pemerintah Ingin Dana CSR Perusahaan Jangan Untuk Pemberdayaan Saja, Tapi Ciptakan Ekonomi Hijau

Pemerintah Ingin Dana CSR Perusahaan Jangan Untuk Pemberdayaan Saja, Tapi Ciptakan Ekonomi Hijau

Bisnis | Rabu, 08 Mei 2024 | 18:25 WIB

Konvoi Anak SMA Viral Karena Wajah Dan Seragamnya Mencurigakan

Konvoi Anak SMA Viral Karena Wajah Dan Seragamnya Mencurigakan

News | Rabu, 08 Mei 2024 | 14:51 WIB

Ekonomi Kreatif dan UMKM Kota Ambon Diminati Kedutaan Besar Belanda

Ekonomi Kreatif dan UMKM Kota Ambon Diminati Kedutaan Besar Belanda

Bisnis | Selasa, 07 Mei 2024 | 17:53 WIB

Soal Pertumbuhan Ekonomi RI, Jokowi Bilang Yang Lain Masuk Jurang, Kita Terbang

Soal Pertumbuhan Ekonomi RI, Jokowi Bilang Yang Lain Masuk Jurang, Kita Terbang

Bisnis | Selasa, 07 Mei 2024 | 15:20 WIB

Sambut Positif Pertumbuhan Ekonomi 5,11 Persen, Jokowi Singgung Adanya Dukungan Investasi

Sambut Positif Pertumbuhan Ekonomi 5,11 Persen, Jokowi Singgung Adanya Dukungan Investasi

News | Selasa, 07 Mei 2024 | 13:38 WIB

Terkini

Sekolah Rakyat Buka Akses Pendidikan Gratis bagi 44 Ribu Lebih Anak Keluarga Miskin

Sekolah Rakyat Buka Akses Pendidikan Gratis bagi 44 Ribu Lebih Anak Keluarga Miskin

News | Senin, 21 September 2026 | 11:44 WIB

Petaka 2 Batang Kayu Jati: Ayah Dibui demi Sesuap Nasi, Anak di Bojonegoro Mogok Sekolah Dibully

Petaka 2 Batang Kayu Jati: Ayah Dibui demi Sesuap Nasi, Anak di Bojonegoro Mogok Sekolah Dibully

Jatim | Senin, 21 September 2026 | 11:44 WIB

Usai Kasus Jule, Sahroni Kembali Desak Vape Dilarang Total di Indonesia

Usai Kasus Jule, Sahroni Kembali Desak Vape Dilarang Total di Indonesia

News | Senin, 21 September 2026 | 11:39 WIB

Menkeu Lantik 5 Pejabat Pajak Baru, Minta DJP Bangun Sistem Kredibel & Adil

Menkeu Lantik 5 Pejabat Pajak Baru, Minta DJP Bangun Sistem Kredibel & Adil

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 11:39 WIB

Bangladesh Krisis Striker, Thomas Dooley Keliling Dunia Cari Mesin Gol Jelang vs Timnas Indonesia

Bangladesh Krisis Striker, Thomas Dooley Keliling Dunia Cari Mesin Gol Jelang vs Timnas Indonesia

Bola | Senin, 21 September 2026 | 11:35 WIB

Gimana Cara Mengintip Story TikTok Tanpa Ketahuan? Pakai Trik Alternatif Ini Saja!

Gimana Cara Mengintip Story TikTok Tanpa Ketahuan? Pakai Trik Alternatif Ini Saja!

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 11:34 WIB

Geger Tapir Masuk Kebun Sawit di Mesuji, Mantan Bupati Khamamik Turun Gunung Evakuasi

Geger Tapir Masuk Kebun Sawit di Mesuji, Mantan Bupati Khamamik Turun Gunung Evakuasi

Lampung | Senin, 21 September 2026 | 11:33 WIB

Hyundai Gandeng Shell Perkuat Layanan Purna Jual Kendaraan

Hyundai Gandeng Shell Perkuat Layanan Purna Jual Kendaraan

Otomotif | Senin, 21 September 2026 | 11:32 WIB

Kabar Buruk dari Jerman! Laurin Ulrich Dipanggil Tim Panzer, Batal Dinaturalisasi PSSI?

Kabar Buruk dari Jerman! Laurin Ulrich Dipanggil Tim Panzer, Batal Dinaturalisasi PSSI?

Bola | Senin, 21 September 2026 | 11:30 WIB

Migas Nonkonvensional Bisa Jadi Jalan Keluar RI dari Krisis Cadangan Minyak

Migas Nonkonvensional Bisa Jadi Jalan Keluar RI dari Krisis Cadangan Minyak

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 11:30 WIB

×