Ekonomi Kreatif dan UMKM Kota Ambon Diminati Kedutaan Besar Belanda

RR Ukirsari Manggalani

Selasa, 07 Mei 2024 | 17:53 WIB
Ekonomi Kreatif dan UMKM Kota Ambon Diminati Kedutaan Besar Belanda
Perwakilan Kedutaan Besar (Kedubes) Belanda di Indonesia bersama konsultan pasar modal dan investasi mengunjungi Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon untuk menjajaki potensi ekonomi kreatif sebagai peluang investasi di Kota Ambon, Maluku, Selasa (7/5/2024). [ANTARA/HO-Diskominfo Sandi Ambon].

Suara.com - Kota Ambon, ibu kota Kepulauan Maluku mendapatkan perhatian mendalam di sektor perekonomian dari Kedutaan Besar (Kedubes) Belanda di Indonesia.

Dikutip dari kantor berita Antara, Kedubes Belanda untuk Indonesia bersama konsultan pasar modal dan investasi menjajaki potensi ekonomi kreatif sebagai peluang investasi di Kota Ambon.

Roby Sapulette, Asisten II Setda Kota Ambon menyatakan bahwa Kedubes Belanda di Indonesia menggandeng konsultan pasar modal dan investasi datang untuk melihat lebih dekat potensi ekonomi kreatif Kota Ambon yang memiliki nilai jual tinggi.

"Pertemuan dihadiri langsung perwakilan Kedubes, Mrs Jeanet didampingi Privat Equality Konsultan perusahaan yang bergerak di bidang modal mau pun investasi langsung ke perusahaan menengah kecil," jelas Roby Sapulette di Ambon, Selasa (7/5/2024).

Kunjungan perwakilan Kedubes Belanda hadir untuk menyimak potensi yang dimiliki Ambon agar para investor dapat berinvestasi di sini.

"Kami selaku pemerintah berupaya untuk menampilkan potensi yang dimiliki kota ini, seperti rempah-rempah (pala, dan cengkih), pariwisata, dan bidang ekonomi kreatif (ekraf) dengan menyentuh Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di kota ini, agar dapat berkolaborasi dengan perusahaan luar. Sehingga hasilnya bisa diekspor ke luar negeri," tandas Roby Sapulette.

Pemkot Ambon, juga berupaya agar hasil pertemuan ini dapat segera direalisasikan melalui tindak lanjut kerja sama.

Seluruh hasil pembahasan di pertemuan pertama tadi akan segera disampaikan kepada penjabat wali kota dengan harapan agar bisa segera ditindaklanjuti.

"Kami sangat mengharapkan kehadiran para investor di kota ini. Kami akan mempermudah mereka agar dapat berinvestasi," lanjutnya.

baca juga

Sementara itu, Henry Kurniadi, Privat Equality Konsultan Kedubes Belanda menyampaikan bahwa pihaknya akan berupaya memfasilitasi seluruh proses sehingga investor dapat menanam saham dan berinvestasi di Ambon.

Apalagi, Kota Ambon memiliki keunggulan yang dapat disandingkan dengan beberapa daerah lainnya di Indonesia.

"Kami akan mencoba fasilitasi, kami datang untuk menyiapkan infrastruktur agar investor masuk dengan baik," pungkas Henry Kurniadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Harus Jago Teknologi, Ini 5 Cara AI Bisa Bantu UMKM Kembangkan Bisnis

Tak Harus Jago Teknologi, Ini 5 Cara AI Bisa Bantu UMKM Kembangkan Bisnis

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 21:24 WIB

Dorong Ekonomi Digital,  ShopeePay dan BI Dorong Penggunaan QRIS bagi UMKM

Dorong Ekonomi Digital, ShopeePay dan BI Dorong Penggunaan QRIS bagi UMKM

News | Jum'at, 18 September 2026 | 09:00 WIB

Indeks Bisnis UMKM BRI Q3-2026: Sinyal Kuat Ekonomi Grassroot Masuk Zona Hijau

Indeks Bisnis UMKM BRI Q3-2026: Sinyal Kuat Ekonomi Grassroot Masuk Zona Hijau

Bri | Kamis, 17 September 2026 | 14:19 WIB

Bisnis UMKM Catat Rekor Ekspansif, Riset Terkini BRI Buktikan Ketangguhan Sektor Mikro

Bisnis UMKM Catat Rekor Ekspansif, Riset Terkini BRI Buktikan Ketangguhan Sektor Mikro

Bri | Kamis, 17 September 2026 | 14:10 WIB

Industri Event Jadi Mesin Baru Ekonomi Nasional, Perputaran Uang Capai Rp 1,09 T

Industri Event Jadi Mesin Baru Ekonomi Nasional, Perputaran Uang Capai Rp 1,09 T

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:16 WIB

Industri Menara Dorong Pasar Terbuka, Ada Dampaknya ke UMKM dan Pariwisata

Industri Menara Dorong Pasar Terbuka, Ada Dampaknya ke UMKM dan Pariwisata

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 19:31 WIB

Kedaulatan Data Jadi Kunci Ketahanan Bisnis UMKM di Era Gempuran AI

Kedaulatan Data Jadi Kunci Ketahanan Bisnis UMKM di Era Gempuran AI

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 08:58 WIB

Sektor Ekonomi Kreatif Sumbang Rp 1.500 T ke PDB, Talenta RI Digenjot Naik Kelas lewat AI

Sektor Ekonomi Kreatif Sumbang Rp 1.500 T ke PDB, Talenta RI Digenjot Naik Kelas lewat AI

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 08:45 WIB

Hilirisasi Nikel RI Belum Beri Dampak Besar ke Warga, UMKM dan Pekerja Lokal Masih Terpinggirkan

Hilirisasi Nikel RI Belum Beri Dampak Besar ke Warga, UMKM dan Pekerja Lokal Masih Terpinggirkan

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 08:27 WIB

Warga Protes MBG di Kudus, SPPG Minim Libatkan UMKM Lokal

Warga Protes MBG di Kudus, SPPG Minim Libatkan UMKM Lokal

News | Senin, 14 September 2026 | 17:23 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×