PGN Lunasi Utang Obligasi Senilai 156 Juta Dolar AS

Iwan Supriyatna

Selasa, 14 Mei 2024 | 09:03 WIB
PGN Lunasi Utang Obligasi Senilai 156 Juta Dolar AS
Ilustrasi obligasi [Shutterstock]

Suara.com - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) kembali melakukan langkah strategis dengan melunasi obligasi yang diterbitkan dalam denominasi dolar Amerika Serikat (AS).

Berdasarkan keterbukaan informasi PGN kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), tanggal 8 Mei 2024, perusahaan telah melunasi obligasi yang diterbitkan oleh anak usahanya yaitu PT Saka Energi Indonesia (SAKA).

Dalam keterbukaan informasinya, PGN menyampaikan bahwa SAKA telah melakukan pelunasan terhadap obligasi senilai USD 156 juta pada 5 Mei 2024. Surat utang senior ini diterbitkan SAKA pada 5 Mei 2017 dengan jangka waktu 7 tahun di Singapore Exchange (SGX) dengan total nilai USD 625 juta.

Pada tahun 2022, sejalan dengan strategi perusahaan untuk meningkatkan efisiensi bisnis, SAKA melunasi sebagian surat utang tersebut sebesar USD 248.787.000. Langkah tersebut berlanjut di tahun 2023 dengan pelunasan sebesar USD 220.000.000.

“Sumber dana pelunasan obligasi SAKA ini 100% berasal dari kas internal. Pelunasan ini tidak akan berdampak terhadap likuiditas SAKA dan PGN,” jelas Sekretaris Perusahaan PGN Rachmat Hutama dalam keterbukaan informasinya ditulis Selasa (14/5/2024).

Selain obligasi SAKA, PGN juga akan melunasi surat utang yang diterbitkan oleh perusahaan senilai USD 397 juta pada 15 Mei 2024. Senior Unsecured Fixed Rate yang diterbitkan pada 12 Mei 2014 senilai USD 1.350.000.000 ini jatuh tempo pada 16 Mei 2024.

Sebelumnya, PGN juga telah melunasi sebagian surat utang yang dicatatkan di Singapore Exchange Securities Trading Limited ini masing-masing sebesar USD 400.000.000 pada 2022 dan selanjutnya tahun 2023 senilai USD 553.291.000

“Pelunasan obligasi PGN ini menggunakan kombinasi pendanaan internal dan eksternal sesuai rencana yang dianggarkan dalam RKAP perusahaan 2024. Bank of New York Mellon bertindak selaku Trustee dari obligasi ini,” imbuh Rachmat.

Tuntasnya pelunasan obligasi USD yang diterbitkan PGN dan SAKA ini diharapkan dapat memantapkan keberlanjutan usaha PGN ke depan. Sebagai subholding gas, PGN memiliki peran strategis dalam mewujudkan program transisi energi yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

baca juga

“Komitmen PGN adalah pengelolaan kinerja yang sehat dan berkelanjutan. Dengan demikian PGN akan mampu memainkan peran yang semakin luas dalam meningkatkan pemanfaatan gas bumi domestik dan memperluas kiprahnya ke pasar global,” tutup Rachmat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hadapi Situasi Geopolitik Global, PT PGN Tbk Luncurkan Inisiatif Penetrasi LNG ke Pasar Internasional

Hadapi Situasi Geopolitik Global, PT PGN Tbk Luncurkan Inisiatif Penetrasi LNG ke Pasar Internasional

Bisnis | Jum'at, 26 April 2024 | 15:53 WIB

Emiten Menara Sandiaga Uno (TBIG) Bakal Terbitkan Obligasi USD900 Juta Untuk Bayar Utang

Emiten Menara Sandiaga Uno (TBIG) Bakal Terbitkan Obligasi USD900 Juta Untuk Bayar Utang

Bisnis | Rabu, 24 April 2024 | 10:48 WIB

Waskita Karya Diujung Tanduk, Investor Kompak Tolak Restrukturisasi Utang Rp1,3 Triliun

Waskita Karya Diujung Tanduk, Investor Kompak Tolak Restrukturisasi Utang Rp1,3 Triliun

Bisnis | Kamis, 04 April 2024 | 12:47 WIB

Terkini

5 Rekomendasi TWS Baterai Awet untuk Aktivitas Seharian

5 Rekomendasi TWS Baterai Awet untuk Aktivitas Seharian

Tekno | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:13 WIB

Uang Habis di Pintu Gerbang Ancol, Warga Jakarta Tuntut Tiket Masuk Digratiskan

Uang Habis di Pintu Gerbang Ancol, Warga Jakarta Tuntut Tiket Masuk Digratiskan

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:11 WIB

Syarat Daftar BPJS Kesehatan Mandiri Lewat Mobile JKN

Syarat Daftar BPJS Kesehatan Mandiri Lewat Mobile JKN

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:11 WIB

Terima 1.300 Laporan Warga, Kementerian HAM Buka-bukaan Soal Pihak yang Paling Sering Diadukan

Terima 1.300 Laporan Warga, Kementerian HAM Buka-bukaan Soal Pihak yang Paling Sering Diadukan

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:10 WIB

Sering Dengar Kata 'Slay' atau 'AFK'? Kenali 5 Karakteristik Bahasa Gaul Anak Muda

Sering Dengar Kata 'Slay' atau 'AFK'? Kenali 5 Karakteristik Bahasa Gaul Anak Muda

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:08 WIB

Link Cek Bansos Kemensos 2026, Bantuan PKH Tahap 4 Kapan Cair?

Link Cek Bansos Kemensos 2026, Bantuan PKH Tahap 4 Kapan Cair?

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:05 WIB

Lipstik Inez Apakah Tahan Lama? Intip Review Pembeli

Lipstik Inez Apakah Tahan Lama? Intip Review Pembeli

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:05 WIB

Dari Ruang Belajar Hingga Potensi Lokal, PNM Dukung Perempuan Pontianak Kembangkan Usaha

Dari Ruang Belajar Hingga Potensi Lokal, PNM Dukung Perempuan Pontianak Kembangkan Usaha

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:03 WIB

Saat Gen Z Bertemu 'Polisi Bahasa': Butuh Ruang Diskusi, Bukan Penghakiman

Saat Gen Z Bertemu 'Polisi Bahasa': Butuh Ruang Diskusi, Bukan Penghakiman

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Rekomendasi HP yang Sudah Support eSIM Terbaru: Praktis dan Bebas Repot Tanpa Kartu Fisik

Rekomendasi HP yang Sudah Support eSIM Terbaru: Praktis dan Bebas Repot Tanpa Kartu Fisik

Tekno | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:58 WIB

×