Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

PT GMM Serap 85% SDM Lokal Jadi Karyawan

Achmad Fauzi | Suara.com

Kamis, 16 Mei 2024 | 10:57 WIB
PT GMM Serap 85% SDM Lokal Jadi Karyawan
Ilustrasi perkebunan sawit. [Ist]

Suara.com - PT Gelora Mandiri Membangun (PT GMM) telah menyerap 85% putra-putri Halmahera Selatan untuk Jadi Karyawan. Sampai saat ini, PT GMM masih membuka kesempatan masyarakat setempat untuk berkarir sektor kelapa sawit.

Lapangan pekerjaan yang tersedia telah memutar perkonomian di berbagai desa, khususnya di Halmahera Selatan.

Masyarakat mampu menyekolahkan anak-anak mereka ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi dan tak perlu khawatir akan pemenuhan kebutuhan pokoknya.

"Banyak manfaat yang kami dapatkan khususnya di desa sejak perusahaan berdiri. Dalam hal ini masyarakat dulu taraf ekonominya cenderung pas-pasan sekarang sudah membaik karena penerimaan karyawan. Selain itu ada akses jalan yang sudah dipersiapkan oleh perusahaan," ujar Kepala Desa Yamli, Ilyas Kadari dalam keterangannya, Kamis (16/5/2024).

Salah satu putra daerah yang berkarir di PT GMM. Sudah lebih dari satu tahun terakhir, ia bergabung dengan perusahaan yang bergerak di bidang kelapa sawit ini.

Sebelumnya, Leksi berprofesi sebagai Satpol PP di Kota Ternate selama empat tahun. Kepindahannya di kampung halaman membuat ia merasa bahagia karena bisa mencari nafkah tanpa harus terpisah jauh dengan sanak keluarga.

"Saya dulu kerja untuk pulang ke keluarga juga agak susah, karena harus lewat transportasi laut. Makanya tidak terlalu sering bertemu. Tapi sekarang saya kerja di sini Alhamdulillah sangat baik karena pertama kalau kita mau jenguk keluarga juga dekat. Pulang kerja kita bisa jenguk keluarga begitu," kata dia.

Menurut Leksi, sebelum PT GMM hadir di Halmahera Selatan, masyarakat sekitar banyak menggantungkan perekomiannya dengan hasil kebun pala, cengkeh dan kelapa yang harganya seringkali dimainkan oleh para tengkulak.

Sementara generasi mudanya banyak yang meninggalkan rumah menuju ke kota-kota besar di sekitar Halmahera untuk bekerja.

"Orang lokal di sini kerjanya juga tidak perlu mengeluarkan uang, karena pekerjaannya sudah ada di sini. Artinya sudah agak lebih bagus, kami kerja tidak perlu keluar dari Halmahera lagi. Perlakuan perusahaan ke warga lokal yang lain semuanya baik-baik saja. Perlakuannya sangat baik," imbuh Leksi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kerja Sama Lintas Negara, Pertamina Kembangkan Carbon Capture Storage untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Kerja Sama Lintas Negara, Pertamina Kembangkan Carbon Capture Storage untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Bisnis | Kamis, 16 Mei 2024 | 09:54 WIB

Gali Potensi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Festival Cenderawasih Digelar Perdana

Gali Potensi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Festival Cenderawasih Digelar Perdana

Bisnis | Selasa, 14 Mei 2024 | 14:24 WIB

217 Ekor Rusa Sambar Dekat IKN Miliki Potensi Ekonomi

217 Ekor Rusa Sambar Dekat IKN Miliki Potensi Ekonomi

Bisnis | Sabtu, 11 Mei 2024 | 15:04 WIB

Terkini

Malaysia Geram Singapura Bawa-bawa Selat Malaka soal Penutupan Selat Hormuz oleh Iran

Malaysia Geram Singapura Bawa-bawa Selat Malaka soal Penutupan Selat Hormuz oleh Iran

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 22:44 WIB

Panen Raya dan Stok Bulog Melimpah, Kenapa Harga Beras Justru Naik?

Panen Raya dan Stok Bulog Melimpah, Kenapa Harga Beras Justru Naik?

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 21:45 WIB

Rencana Kerja 2026: Lima Strategi Pertamina di Tengah Dinamika Geopolitik Global

Rencana Kerja 2026: Lima Strategi Pertamina di Tengah Dinamika Geopolitik Global

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 20:16 WIB

Bank Dunia Puji Hilirisasi RI: Pelopor Industrialisasi Dunia, Potensi Cuan Masih Melimpah!

Bank Dunia Puji Hilirisasi RI: Pelopor Industrialisasi Dunia, Potensi Cuan Masih Melimpah!

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 20:05 WIB

HET Beras di Maluku-Papua Jebol Berbulan-bulan, Pengamat: Janji Pemerintah Gagal Ditepati

HET Beras di Maluku-Papua Jebol Berbulan-bulan, Pengamat: Janji Pemerintah Gagal Ditepati

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 20:00 WIB

Bank Dunia Puji Resiliensi Ekonomi RI, Sebut Indonesia Punya 'Tameng' Hadapi Gejolak Energi Dunia

Bank Dunia Puji Resiliensi Ekonomi RI, Sebut Indonesia Punya 'Tameng' Hadapi Gejolak Energi Dunia

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 19:34 WIB

Prabowo Gaspol Program 100 GW: Selamat Tinggal Diesel, Indonesia Menuju Mandiri Energi!

Prabowo Gaspol Program 100 GW: Selamat Tinggal Diesel, Indonesia Menuju Mandiri Energi!

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 19:22 WIB

Alasan Danantara Ngebet Jalankan Proyek PSEL: Masyarakat Tak Mampu Bayar Iuran Sampah

Alasan Danantara Ngebet Jalankan Proyek PSEL: Masyarakat Tak Mampu Bayar Iuran Sampah

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 18:47 WIB

Usai Lepas SariWangi ke Grup Djarum, Unilever (UNVR) Kini Jual Buavita?

Usai Lepas SariWangi ke Grup Djarum, Unilever (UNVR) Kini Jual Buavita?

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 18:12 WIB

Realisasi BBM Subsidi 2026 Aman, Stok Nasional di Atas 16 Hari

Realisasi BBM Subsidi 2026 Aman, Stok Nasional di Atas 16 Hari

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 18:00 WIB