Jamin Keselamatan Penumpang, Pengawasan Bus Pariwisata di Lokasi Wisata Digencarkan

Iwan Supriyatna

Selasa, 28 Mei 2024 | 11:59 WIB
Jamin Keselamatan Penumpang, Pengawasan Bus Pariwisata di Lokasi Wisata Digencarkan
BPTD Kelas II Jawa Barat terus melakukan langkah-langkah komprehensif dalam meningkatkan pengawasan terhadap operasional angkutan pariwisata.

Suara.com - BPTD Kelas II Jawa Barat terus melakukan langkah-langkah komprehensif dalam meningkatkan pengawasan terhadap operasional angkutan pariwisata dengan melakukan kegiatan pemeriksaan atau rampcheck di lokasi objek wisata favorit yang ada di Provinsi Jawa Barat.

Adapun lokasi rampcheck angkutan pariwisata yang dilakukan oleh BPTD Kelas II Jawa Barat bersama unsur terkait, antara lain Pemandian Air Panas Garut dan Kawah Darajat Garut, Pantai Pangandaran, Pantai Pelabuhan Ratu, Situ Patenggang dan Situ Cileunca Pangalengan, Ciater, D'Castello, Tangkuban Perahu dan Grafika Cikole.

"Kami bersama Tim dari BPTD Kelas II Jawa Barat, secara serentak melakukan kegiatan pengawasan angkutan pariwisata yang dilaksanakan selama masa libur panjang Hari Raya Waisak dari tanggal 23 sampai dengan 26 Mei 2024," ungkap Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas II Jawa Barat, Muhammad Fahmi ditulis Selasa (28/5/2024).

Kegiatan tersebut bertujuan untuk melakukan Pengecekan Kelaikan Teknis dan Administrasi Kendaraan untuk menjamin keselamatan dari setiap kendaraan. Kelengkapan administrasi tersebut berupa surat wajib kendaraan yang harus dimiliki serta dibawa oleh angkutan pariwisata berupa kartu BLU-e, Kartu Pengawasan, STNK, dan lain sebagainya.

Terkait dengan Pengecekan Kelaikan Teknis Kendaraan dilakukan oleh Penguji Kendaraan Bermotor bersama dengan PPNS Kemenhub dalam mengecek Komponen Teknis Utama dan Teknis Penunjang dalam menentukan Kelaikan Teknis Kendaraan pada Angkutan Pariwisata.

"Kami mengerahkan seluruh tim dan Penguji Kendaraan Bermotor pada kegiatan tersebut untuk melakukan pengecekan kelaikan kendaraan pariwisata. Pada kegiatan ini, kami berkolaborasi dengan stakeholder terkait dalam mendukung pelaksanaan kegiatan ini, antara lain dari Dinas Perhubungan Kabupaten/Kota, Satlantas POLRI serta PT. Jasa Raharja," urai Fahmi.

Dari hasil pemantauan dan pemeriksaan pada 237 kendaraan angkutan pariwisata, ditemukan sebanyak 44,73 persen dinyatakan laik jalan dan 55,27 persen dinyatakan tidak laik jalan.

Jenis pelanggaran yang banyak ditemukan antara lain Kartu Pengawasan (KP) tidak berlaku & KP tidak ada, masa berlaku Uji Berkala sudah habis, serta penyimpangan trayek yakni bus yang seharusnya beroperasi reguler sesuai trayek seperti AKAP & AKDP tetapi digunakan untuk pariwisata.

BPTD Kelas II Jawa Barat melakukan penindakan berupa Penilangan oleh PPNS dan Satlantas Polri hingga penundaan perjalanan terhadap Angkutan Pariwisata yang dinyatakan tidak laik jalan, serta mengarahkan Perusahaan Otobus untuk menyediakan mobil pengganti apabila saat dilakukan rampcheck kendaraan tidak memenuhi aspek utama pemeriksaan (seperti sistem rem, sisten lampu, indikator pengukur kecepatan, kaca dan kondisi ban dan lain-lain).

baca juga

"BPTD Kelas II Jawa Barat akan terus melaksanakan secara terus menerus kegiatan pengawasan dan pemeriksaan angkutan pariwisata terutama pada libur akhir pekan dengan tujuan untuk terus memastikan seluruh armada bus pariwisata dalam kondisi laik jalan," imbuh Fahmi.

Selain melakukan pengawasan secara langsung di lapangan, pihaknya juga memberikan edukasi kepada pengemudi maupun Perusahaan Otobus tentang pemahaman pentingnya aspek Keselamatan Kendaraan dalam menjamin perjalanan yang berkeselamatan.

Kemudian, memberikan edukasi kepada Komunitas Bus Mania Indonesia serta pengemudi yang hendak melakukan kegiatan Jambore Nasional di salah satu destinasi Wisata yang ada di Jawa Barat.

"Berkolaborasi dengan Komunitas Bus Mania, Kami lakukan kegiatan sosialisasi dengan mengedukasi Komunitas Pecinta Bus (Bus Mania) yang kita adakan di Terminal Tipe A Banjar dalam acara Jambore Nasional Bus Mania Se - Indonesia. Kami juga mengingatkan kepada seluruh peserta untuk memastikan kembali kelengkapan administrasi serta kesiapan kendaraan sebelum melakukan perjalanan untuk menjamin keselamatan dalam berkendara di jalan," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

10 Tips dan Cara Memilih Bus Pariwisata untuk Meminimalisir Kecelakaan

10 Tips dan Cara Memilih Bus Pariwisata untuk Meminimalisir Kecelakaan

Lifestyle | Selasa, 14 Mei 2024 | 08:04 WIB

Kecelakaan Bus Kerap Tewaskan Anak Sekolah, Kemenhub Bisa Apa?

Kecelakaan Bus Kerap Tewaskan Anak Sekolah, Kemenhub Bisa Apa?

Bisnis | Senin, 13 Mei 2024 | 19:47 WIB

Cara Cek Uji KIR dan Legalitas Bus Pariwisata Agar Aman saat Perjalanan

Cara Cek Uji KIR dan Legalitas Bus Pariwisata Agar Aman saat Perjalanan

Lifestyle | Senin, 13 Mei 2024 | 18:01 WIB

Terkini

Arti Mimpi Gigi Berlubang Menurut Primbon Jawa, Benarkah Pertanda Masalah Besar Datang?

Arti Mimpi Gigi Berlubang Menurut Primbon Jawa, Benarkah Pertanda Masalah Besar Datang?

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 14:04 WIB

Disebut Cuma Pendatang Oleh Dirtek Java United, Persija Pasang Badan untuk Shin Tae-yong

Disebut Cuma Pendatang Oleh Dirtek Java United, Persija Pasang Badan untuk Shin Tae-yong

Bola | Selasa, 22 September 2026 | 14:03 WIB

Satu Berita Berujung Hilang! Gambaran Ketakutan Wartawan Yaman, Houthi Dikaitkan dengan 167 Kasus

Satu Berita Berujung Hilang! Gambaran Ketakutan Wartawan Yaman, Houthi Dikaitkan dengan 167 Kasus

News | Selasa, 22 September 2026 | 14:02 WIB

Arti Weton Satria Wibawa dan Daftar Wetonnya yang Selalu Dihormati

Arti Weton Satria Wibawa dan Daftar Wetonnya yang Selalu Dihormati

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 14:02 WIB

Pemuda 18 Tahun Diamankan Polisi di Simalungun, Lima Paket Ganja Ditemukan

Pemuda 18 Tahun Diamankan Polisi di Simalungun, Lima Paket Ganja Ditemukan

Sumut | Selasa, 22 September 2026 | 14:00 WIB

Rindu yang Menjelma Kabut Pagi: Rumah itu Berupa Luka dan Kenangan

Rindu yang Menjelma Kabut Pagi: Rumah itu Berupa Luka dan Kenangan

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 14:00 WIB

Respons Tegas Bupati Gowa Husniah Talenrang Pasca Rumah dan Kantor Digeledah Polisi

Respons Tegas Bupati Gowa Husniah Talenrang Pasca Rumah dan Kantor Digeledah Polisi

Sulsel | Selasa, 22 September 2026 | 13:59 WIB

Hitung-hitungan Biaya Listrik AC Inverter vs AC Low Watt per Bulan, Mana Lebih Hemat?

Hitung-hitungan Biaya Listrik AC Inverter vs AC Low Watt per Bulan, Mana Lebih Hemat?

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 13:57 WIB

Gibran Digugat soal Keabsahan Cawapres, Apa yang Sebenarnya Dipersoalkan di MK?

Gibran Digugat soal Keabsahan Cawapres, Apa yang Sebenarnya Dipersoalkan di MK?

News | Selasa, 22 September 2026 | 13:56 WIB

Yamaha Kembali Rilis Skuter Matik Bergaya Retro Temani Filano

Yamaha Kembali Rilis Skuter Matik Bergaya Retro Temani Filano

Otomotif | Selasa, 22 September 2026 | 13:55 WIB

×