Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.394,125
LQ45 627,469
Srikehati 306,090
JII 380,924
USD/IDR 17.839

Demi Tingkatkan Kesejahteraan Anggota, BMT Arin Banyuwangi Konsisten Bermitra dengan LPDB-KUMKM dan Patuh pada Regulasi

Fabiola Febrinastri

Rabu, 29 Mei 2024 | 15:52 WIB
Demi Tingkatkan Kesejahteraan Anggota, BMT Arin Banyuwangi Konsisten Bermitra dengan LPDB-KUMKM dan Patuh pada Regulasi
Kegiatan harian Koperasi Konsumen Syariah Baitul Maal Wat Tamwil Artha Insani (BMT Arin), di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. (Dok: LPDB)

Suara.com - Koperasi menjadi tonggak bersejarah dari pergerakan ekonomi nasional dan ekonomi global. Koperasi merupakan usaha yang berdasar pada asas kekeluargaan dan kebersamaan dengan prinsip-prinsip koperasi menekankan pada kesetaraan, partisipasi anggota, serta pembagian keuntungan yang adil.

Kehadiran koperasi sebagai soko guru perekonomian nasional, berperan penting dalam menyukseskan dan memajukan perekonomian rakyat.

Pemerintah melalui Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop dan UKM) telah mengeluarkan undang-undang dan kebijakan guna mendukung dan menggalakkan berdirinya koperasi.

Kemenkop dan UKM melalui satuan kerjanya Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LPDB-KUMKM) memberikan akselerasi perkuatan permodalan kepada koperasi dalam bentuk pinjaman atau pembiayaan.

Direktur Utama LPDB-KUMKM, Supomo mengatakan, sebagai perpanjangan tangan pemerintah, LPDB-KUMKM memberikan dukungan finansial yang lebih baik kepada koperasi, sehingga mereka dapat mengembangkan potensi dan berkontribusi aktif terhadap perekonomian nasional.

“Dalam melayani pinjaman atau pembiayaan kepada koperasi, LPDB-KUMKM menyediakan dua pola, yakni pola konvensional dan pola syariah. Dari sisi tarif layanan, LPDB-KUMKM memiliki tarif layanan yang lebih terjangkau dan murah bagi koperasi dibanding lembaga keuangan lain,” kata Supomo.

Koperasi yang mendapat fasilitas dana bergulir, lanjut Supomo, harus memiliki legalitas hukum yang jelas, memiliki bisnis yang sehat, serta laporan keuangan tercatat baik dan dapat dipertanggungjawabkan. Dana yang disalurkan pun harus terus dikembalikan dan digulirkan secara merata, karena merupakan dana pemerintah yang sumbernya dari APBN.

“Harapannya, selain memberikan perkuatan permodalan, LPDB-KUMKM juga melakukan pendampingan terhadap koperasi dari sisi kelembangaan dan juga tata kelola. Pendampingan ditujukan agar tercipta usaha koperasi yang lebih profesional dan mencegah pembiayaan bermasalah di kemudian hari,” harap Supomo.

Harapan serupa juga ingin dicapai Koperasi Konsumen Syariah Baitul Maal Wat Tamwil Artha Insani (BMT Arin), di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Koperasi yang berdiri pada tahun 1998 dan beralamat di Jalan Gunung Agung Nomor 5, Kelurahan Singotrunan, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur ini berupaya memperkokoh usaha koperasi dan meningkatkan kesejahteraan anggota dengan mengajukan permohonan pembiayaan ke LPDB-KUMKM.

baca juga

Ketua BMT Arin, Thamrin Mulyono mengatakan, BMT Arin yang memiliki total anggota sebanyak 823 orang, telah mendapatkan empat kali fasilitas dana bergulir LPDB-KUMKM sejak tahun 2011 hingga 2024. LPDB-KUMKM menjadi pertimbangan utama karena menawarkan margin rate atau bagi hasil (basil) yang sangat rendah bila dibandingkan lembaga sejenis apalagi perbankan.

“Pertimbangan lain BMT Arin bermitra dengan LPDB-KUMKM adalah dari sisi pendampingan yang didapat koperasi. Pendampingan tersebut terdiri dari banyak aspek, mulai dari legalitas kelembagaan, pengelolaan koperasi, hingga peningkatan usaha. Setelah bermitra dan mendapat pembiayaan LPDB-KUMKM, koperasi menunjukkan perkembangan dan kemajuan yang signifikan,” tutur Thamrin.

Gedung BMT Arin. (Dok: LPDB)
Gedung BMT Arin. (Dok: LPDB)

Secara umum, tambah Thamrin, BMT Arin tidak menemui kendala berarti. Latar belakang koperasi yang patuh terhadap regulasi perkoperasian, sehingga syarat-syarat kelengkapan dokumen dan proses pengajuan proposal sampai pencairan bisa dipenuhi dengan baik. Kendala yang muncul pun dapat teratasi berkat bantuan, masukan, dan saran dari LPDB-KUMKM.

“Di samping itu, guna mencegah dan mengantisipasi kondisi gagal bayar BMT Arin menerapkan beberapa strategi, di antaranya mematuhi Standar Operasional Prosedur (SOP) pembiayaan, menegakkan Standar Operasional Manajemen (SOM), meningkatkan kapasitas SDM pengurus, manajer dan karyawan, serta melakukan pembinaan dan pendampingan anggota secara berkala,” jelas Thamrin.

Harapannya, koperasi di Indonesia menjadi soko guru perekonomian bangsa dengan mengutamakan keterlibatan anggota dalam berbagai usaha. Kehadiran LPDB-KUMKM sebagai lembaga pembiayaan yang peduli dengan keberlangsungan koperasi menjadi oase segar bagi kami.

Apresiasi kami sampaikan terhadap layanan LPDB-KUMKM, diharapkan ke depan dapat lebih fleksibel dalam melayani koperasi.

“Pelayanan yang prudent dan tidak kaku, serta melayani sepenuh hati dengan menawarkan solusi-solusi praktis merupakan jawaban dari segala permasalahan koperasi khususnya permodalan. Harapannya, jati diri 'dari, oleh, dan untuk anggota' tidak hilang dari kehidupan berkoperasi di Indonesia," tutup Thamrin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Melalui LPDB-KUMKM, KSPPS KARISMA Harap Menjadi Koperasi yang Bermanfaat bagi Masyarakat dan Profesional

Melalui LPDB-KUMKM, KSPPS KARISMA Harap Menjadi Koperasi yang Bermanfaat bagi Masyarakat dan Profesional

Bisnis | Rabu, 22 Mei 2024 | 13:30 WIB

Dukung Pengembangan Ekonomi Nasional, Kopdit CU Lete Konda NTT Mendapat Dana dari LPDB-KUMKM

Dukung Pengembangan Ekonomi Nasional, Kopdit CU Lete Konda NTT Mendapat Dana dari LPDB-KUMKM

Bisnis | Selasa, 30 April 2024 | 11:58 WIB

Koperasi Jasa KORPRI Kota Ternate Akui LPDB-KUMKM Merupakan Mitra Terbaik Bagi Koperasi

Koperasi Jasa KORPRI Kota Ternate Akui LPDB-KUMKM Merupakan Mitra Terbaik Bagi Koperasi

Bisnis | Kamis, 25 April 2024 | 11:21 WIB

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, LPDB-KUMKM Dorong Koperasi Binaan Mengakses Dana Bergulir

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, LPDB-KUMKM Dorong Koperasi Binaan Mengakses Dana Bergulir

Bisnis | Rabu, 24 April 2024 | 10:38 WIB

Dirut LPDB-KUMKM Gelar Halal Bihalal dengan Karyawan di Hari Pertama Kerja

Dirut LPDB-KUMKM Gelar Halal Bihalal dengan Karyawan di Hari Pertama Kerja

Bisnis | Selasa, 16 April 2024 | 18:03 WIB

LPDB-KUMKM Berkomitmen Salurkan Dana Bergulir Tahun 2024 Sebesar Rp 1,85 Triliun, Sektor Riil Jadi Fokus

LPDB-KUMKM Berkomitmen Salurkan Dana Bergulir Tahun 2024 Sebesar Rp 1,85 Triliun, Sektor Riil Jadi Fokus

Bisnis | Selasa, 02 April 2024 | 20:47 WIB

Terkini

Anggaran Ketahanan Pangan Naik Jadi Rp195,32 T pada RAPBN 2027, Ini Rincian Alokasinya

Anggaran Ketahanan Pangan Naik Jadi Rp195,32 T pada RAPBN 2027, Ini Rincian Alokasinya

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 06:25 WIB

Anggaran MBG Menyusut Jadi Rp240,2 Triliun, Sasaran Berkurang 10,8 Juta

Anggaran MBG Menyusut Jadi Rp240,2 Triliun, Sasaran Berkurang 10,8 Juta

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 06:15 WIB

4 Rekomendasi Rice Cooker untuk 1 Orang, agar Nasi Tak Mubazir

4 Rekomendasi Rice Cooker untuk 1 Orang, agar Nasi Tak Mubazir

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 06:10 WIB

Tren Bisnis Kuliner dan Properti Dilirik Investor, Bagaimana Proyeksinya

Tren Bisnis Kuliner dan Properti Dilirik Investor, Bagaimana Proyeksinya

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 06:05 WIB

Gratifikasi Rp20,7 Miliar, KPK Tahan Eks Bos Pajak Jakarta Khusus

Gratifikasi Rp20,7 Miliar, KPK Tahan Eks Bos Pajak Jakarta Khusus

Foto | Kamis, 20 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Dari Kosong hingga Omzet Puluhan Juta, Cerita Ari Mengubah Tren Kopi Menjadi Peluang UMKM

Dari Kosong hingga Omzet Puluhan Juta, Cerita Ari Mengubah Tren Kopi Menjadi Peluang UMKM

Jawa Tengah | Kamis, 20 Agustus 2026 | 05:57 WIB

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:03 WIB

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Bogor | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Jakarta | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:36 WIB

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

×