Ekowisata Penyu Kecamatan Paloh Tingkatkan Pendapatan Masyarakat Setempat

RR Ukirsari Manggalani

Senin, 01 Juli 2024 | 16:57 WIB
Ekowisata Penyu Kecamatan Paloh Tingkatkan Pendapatan Masyarakat Setempat
Penyu hijau. Sebagai ilustrasi [Pixabay/bphelan]

Suara.com - Festival Pesisir Paloh 2024 berlangsung di Pantai Tanjung Api, Desa Sebubus, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat.

Sebanyak 500 peserta mendapatkan edukasi tentang konservasi penyu dan melakukan kegiatan pelepasliaran 200 tukik atau anak penyu di Pantai Desa Temajuk.

Dikutip dari kantor berita Antara, Frans Zeno, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Barat menyatakan bahwa kawasan Pantai Paloh sepanjang 63 km adalah Kawasan Konservasi Perairan Daerah (KKPD).

Kawasan ini dilindungi untuk pelestarian penyu yang menjadi spesies terancam punah.

Zulfian, Ketua Kelompok Masyarakat (Pokmas) Wahana Bahari menyatakan bahwa dalam acara ini puluhan mahasiswa dari Politeknik Negeri Pontianak mengadakan kemah dan berwisata di kawasan itu. Mereka diperkenalkan seputar konservasi penyu (Chelonioidea sp).

Ia menuturkan bahwa di area konservasi ini teridentifikasi sebanyak empat jenis penyu yang naik ke darat untuk bertelur. Yaitu:

  • penyu sisik (Eretmochelys imbricata)
  • penyu hijau (Chelonia mydas)
  • penyu belimbing (Dermochelys coriacea)
  • penyu lekang (Lepidochelys olivacea).


Upaya konservasi penyu yang dikelola kelompok masyarakat Wahana Bahari di perairan Paloh Desa Temajuk Kabupaten Sambas Kalimantan Barat menjadi wisata edukasi yang cukup diminati masyarakat.

"Area konservasi penyu yang kami kelola sudah rutin menjadi tujuan wisata edukasi dengan tujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pelestarian penyu," tukas Zulfian di Desa Temajuk, Sambas, Senin (1/7/2024).

Area konservasi penyu di wilayah pantai sepanjang 3,5 km di muara Sungai Belacan telah dirintis mulai 2011 bersama organisasi internasional World Wildlife Fund (WWF).

baca juga

Awalnya, anggota kelompok fokus pada penyelamatan telur penyu yang marak dicuri untuk dijual hingga ke Malaysia.

"Keprihatinan kami muncul akibat maraknya perburuan telur penyu di Pantai Paloh yang merupakan habitat penyu bertelur," jelas Zulfian.

Para anggota kelompok secara bergantían melakukan pengawasan terhadap penyu yang naik ke darat untuk bertelur.

Untuk mengamankan telur penyu dari upaya pencurian, mereka mengamankan dan membuat penangkaran di sekitar pos pemantauan.

"Setiap tahun ratusan ribu tukik atau anak penyu yang sudah berhasil menetas dan dilepasliarkan ke laut,” lanjut Zulfian.

"Kalau hanya wisata pantai bisa ke Singkawang, Mempawah atau Bengkayang tapi untuk merasakan wisata edukasi atau ikut memantau penyu bertelur hanya ada di perairan Pantai Paloh," ujarnya.

Kelompok Masyarakat (Pokmas) Wahana Bahari mengajak masyarakat setempat yang menjadi garda terdepan dalam perlindungan penyu untuk berkolaborasi meningkatkan pendapatan masyarakat dari sektor ekowisata perairan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

MotoGP Mandalika 2026 Jadi Momentum UMKM Lokal Perluas Pasar dan Dongkrak Pendapatan

MotoGP Mandalika 2026 Jadi Momentum UMKM Lokal Perluas Pasar dan Dongkrak Pendapatan

Bisnis | Minggu, 11 Oktober 2026 | 21:45 WIB

491 Daerah Tak Mampu Tutup Belanja Pegawai Pakai PAD, Ketergantungan ke Pusat Terungkap

491 Daerah Tak Mampu Tutup Belanja Pegawai Pakai PAD, Ketergantungan ke Pusat Terungkap

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:07 WIB

Kabut Asap Masih Selimuti Langit Pontianak

Kabut Asap Masih Selimuti Langit Pontianak

Foto | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Rumus Disposable Income dan Cara Menghitungnya untuk Mengatur Keuangan

Rumus Disposable Income dan Cara Menghitungnya untuk Mengatur Keuangan

Bisnis | Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:25 WIB

Emiten BMHS Perkuat Diagnostik, Bidik Pertumbuhan Pendapatan Double Digit

Emiten BMHS Perkuat Diagnostik, Bidik Pertumbuhan Pendapatan Double Digit

Bisnis | Kamis, 08 Oktober 2026 | 16:04 WIB

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Usai Insiden Keamanan, Bitget Tebar 30% Pendapatan Trading

Usai Insiden Keamanan, Bitget Tebar 30% Pendapatan Trading

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Menteri LH Soroti Ekowisata yang Selaras dengan Alam, dari Dusun Bambu hingga Megamendung

Menteri LH Soroti Ekowisata yang Selaras dengan Alam, dari Dusun Bambu hingga Megamendung

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 17:35 WIB

Prudential Syariah Kantongi Rp4,2 T, Bisnis Baru Melonjak 31%

Prudential Syariah Kantongi Rp4,2 T, Bisnis Baru Melonjak 31%

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 11:34 WIB

Teh Cina Isi 13 Kg Sabu dari Malaysia Disita Bea Cukai Entikong Bareng TNI-Polri

Teh Cina Isi 13 Kg Sabu dari Malaysia Disita Bea Cukai Entikong Bareng TNI-Polri

News | Minggu, 27 September 2026 | 14:44 WIB

Terkini

Cari Bedak Glad2Glow Cocok untuk Kulit Sawo Matang? Cek 6 Pilihan Shadenya

Cari Bedak Glad2Glow Cocok untuk Kulit Sawo Matang? Cek 6 Pilihan Shadenya

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:55 WIB

Usai Purbaya Dicopot! Cukai Minuman Berpemanis Bakal Berlaku di 2027, Pengusaha Gigit jari

Usai Purbaya Dicopot! Cukai Minuman Berpemanis Bakal Berlaku di 2027, Pengusaha Gigit jari

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:54 WIB

Speak Up soal Karhutla, Bare Minimum yang Bisa Dilakukan Para Influencer

Speak Up soal Karhutla, Bare Minimum yang Bisa Dilakukan Para Influencer

Your Say | Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:53 WIB

Gunung Sibayak Ditutup Sebulan, Pemulihan Ekosistem Jadi Fokus

Gunung Sibayak Ditutup Sebulan, Pemulihan Ekosistem Jadi Fokus

Sumut | Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:51 WIB

Anak Buah Bahlil Ungkap Biang Kerok Antrean BBM di Bali: Jangkar Kapal Tersangkut

Anak Buah Bahlil Ungkap Biang Kerok Antrean BBM di Bali: Jangkar Kapal Tersangkut

Sulsel | Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:50 WIB

Bersihkan Wajah Tanpa Bikin Kering, Ini 4 Micellar Water Low pH Terbaik

Bersihkan Wajah Tanpa Bikin Kering, Ini 4 Micellar Water Low pH Terbaik

Your Say | Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:50 WIB

Cuaca Terik? Ini Warna Baju yang Sebaiknya Dihindari agar Tidak Makin Kepanasan

Cuaca Terik? Ini Warna Baju yang Sebaiknya Dihindari agar Tidak Makin Kepanasan

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:48 WIB

Kejagung dan Polri Bakal Gelar Rakor Terbatas, Bahas Khusus Jerat Hukum Karhutla

Kejagung dan Polri Bakal Gelar Rakor Terbatas, Bahas Khusus Jerat Hukum Karhutla

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:48 WIB

Sambut 5 Abad Jakarta, FIA Rallycross World Cup 2026 Digelar 5-6 Desember di Ancol

Sambut 5 Abad Jakarta, FIA Rallycross World Cup 2026 Digelar 5-6 Desember di Ancol

Sport | Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:48 WIB

Bolehkah Pakai Sabun Cuci Muka Retinol Setiap Hari? Ini Aturannya!

Bolehkah Pakai Sabun Cuci Muka Retinol Setiap Hari? Ini Aturannya!

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:46 WIB

×