Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.772.000
Beli Rp2.632.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Menuju Indonesia Emas 2045, IHCBS 2024 Siap Digelar Tahun Ini

Iwan Supriyatna | Suara.com

Selasa, 16 Juli 2024 | 15:28 WIB
Menuju Indonesia Emas 2045, IHCBS 2024 Siap Digelar Tahun Ini
Perhelatan akbar "Indonesia Human Capital & Beyond Summit" (IHC-BS) akan digelar pada 13-15 November 2024 di Jakarta.

Suara.com - Sejumlah tokoh terkemuka di bidang Human Capital di Indonesia telah mengambil langkah besar untuk merumuskan blueprint menuju Indonesia Emas 2045. Blueprint ini akan diserahkan kepada pemerintahan yang baru dipimpin oleh Presiden terpilih Prabowo Subianto dan Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka.

Inisiatif tersebut akan dijelaskan secara detail dalam perhelatan akbar "Indonesia Human Capital & Beyond Summit" (IHC-BS), yang akan digelar pada 13-15 November 2024 di Jakarta.

Acara IHC-BS ini digagas oleh GML, GNIK (Gerakan Nasional Indonesia Kompeten), QuBisa, dan Kompas Gramedia. Dengan melibatkan lebih dari 50 asosiasi Human Capital dari seluruh Indonesia serta unsur swasta, pemerintah, perguruan tinggi, dan LSM, kolaborasi ini diharapkan akan menghasilkan blueprint yang komprehensif untuk masa depan generasi mendatang.

"Kerja sama lintas sektor seperti ini belum pernah terjadi sebelumnya," ungkap Chairman of Steering Committee, Gerakan Nasional Indonesia Kompeten (GNIK) Yunus Triyonggo ditulis Selasa (16/7/2024).

Indonesia Emas 2045 adalah visi untuk menjadikan Indonesia sebagai salah satu ekonomi terbesar dunia dengan kesejahteraan sosial, peningkatan kualitas hidup, kemajuan teknologi, dan keunggulan di berbagai sektor. Sinergi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat sangat diperlukan.

Kualitas sumber daya manusia yang adaptif dan inovatif adalah kunci. Pendidikan dan pelatihan berkelanjutan penting untuk membentuk tenaga kerja yang kompeten. Semangat kewirausahaan dan kreativitas juga harus didorong agar mampu bersaing secara global.

"Acara ini diharapkan dapat menjadi katalisator dalam upaya mencapai Indonesia Emas 2045 dengan mempersiapkan sumber daya manusia yang unggul, siap menghadapi tantangan global, dan berkontribusi pada kemajuan bangsa," kata Corporate Communication Director Kompas Gramedia, Glory Oyong.

Acara puncak IHC-BS menampilkan Mega Session dan Concurrent Track dengan menghadirkan pembicara internasional ternama seperti David Rogers, Dave & Wendy Ulrich, serta beberapa menteri dari Singapura dan Korea untuk benchmarking, ditambah 50 pembicara nasional.

Diharapkan Presiden RI, Prabowo Subianto, akan membuka IHC-BS sebagai keynote speaker, diikuti oleh Menteri BUMN, Menteri Tenaga Kerja, dan 50 pakar Human Capital terbaik Indonesia. Selain ahli dari perusahaan multinasional dan akademisi, acara ini juga menghadirkan tokoh inspiratif seperti Shin Tae-Yong, Raffi Ahmad, dan Cinta Laura, meskipun beberapa nama masih dalam konfirmasi.

Terinspirasi dari event SHRM (Strategic Human Resource Management) di Amerika Serikat, yang telah menjadi acara tahunan legendaris, IHC-BS juga menawarkan berbagai program menarik untuk menarik minat generasi muda. Program-program tersebut mencakup Live Music Performance, Expo, Job Fest, Creative Corner, Booth Promotion, Talkshow, Benchmark Visit, dan juga akan disiarkan secara online.

"Cita-cita kami adalah menjadikan IHC-BS sebagai ajang tahunan bagi profesional HR di seluruh Indonesia yang selama ini mungkin terpisah oleh asosiasi berdasarkan industri dan jenis usaha," kata President Director of OneGML Suwardi Luis, yang sering menghadiri SHRM di Amerika.

Hendra Noor Saleh, yang dipercaya sebagai Project Director acara ini, menyatakan, persiapan IHC-BS dimulai sejak tahun lalu. Respons dari pemerintah dan swasta sangat positif, terutama dengan munculnya usulan nama-nama pembicara yang sebelumnya tidak dipertimbangkan.

Dengan dukungan yang kuat dari berbagai kalangan, baik pemerintah maupun swasta, KoHen optimis bahwa IHC-BS akan sukses menghadirkan pembicarapembicara yang memiliki visi dan misi sejalan dengan tujuan besar acara ini.

“Daftar nama pembicara kami serahkan kepada Steering Committee agar proses kurasi berjalan objektif dan menghadirkan speaker yang sesuai dengan misi besar, yaitu blueprint Indonesia Emas 2045," ujar KoHen, sapaan Hendra Noor Saleh yang dikenal sebagai figur penting dalam event dan expo berskala internasional.

Oleh karena keterbatasan kapasitas, maksimal 3.000 kursi, panitia sudah membuka pendaftaran jauh hari melalui website qubisa dan kanal-kanal distribusi lain untuk memudahkan akses pendaftaran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ilham Habibie: Industri Bisa Bawa RI Jadi Negara Maju

Ilham Habibie: Industri Bisa Bawa RI Jadi Negara Maju

Bisnis | Kamis, 27 Juni 2024 | 06:56 WIB

Mau Visi Indonesia Tahun 2045 Tercapai? Sri Mulyani: Kuncinya Ada di Program Makanan Bergizi

Mau Visi Indonesia Tahun 2045 Tercapai? Sri Mulyani: Kuncinya Ada di Program Makanan Bergizi

Bisnis | Selasa, 04 Juni 2024 | 15:32 WIB

Sri Mulyani: Program Makanan Bergizi Prabowo Penting

Sri Mulyani: Program Makanan Bergizi Prabowo Penting

Bisnis | Selasa, 04 Juni 2024 | 14:42 WIB

Terkini

Purbaya Balas Kritik Media The Economist: Lihat Eropa, Harusnya Puji Kita

Purbaya Balas Kritik Media The Economist: Lihat Eropa, Harusnya Puji Kita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 15:14 WIB

Pendapatan GBK Tembus Rp 812 Miliar, Tertinggi Dalam 63 Tahun

Pendapatan GBK Tembus Rp 812 Miliar, Tertinggi Dalam 63 Tahun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 15:11 WIB

BPS: Harga Cabai Sudah Naik di 247 Kota

BPS: Harga Cabai Sudah Naik di 247 Kota

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:44 WIB

Teknologi Energi Surya RI Dilirik Bangladesh

Teknologi Energi Surya RI Dilirik Bangladesh

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:34 WIB

Lebih Sibuk dari Hormuz, Selat Malaka Jadi Ancaman 'Bom Waktu' Ekonomi Global

Lebih Sibuk dari Hormuz, Selat Malaka Jadi Ancaman 'Bom Waktu' Ekonomi Global

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:31 WIB

Percepat Proyek Tata Air Daan Mogot, Brantas Abipraya: Penyesuaian Badan Jalan Dilakukan Bertahap

Percepat Proyek Tata Air Daan Mogot, Brantas Abipraya: Penyesuaian Badan Jalan Dilakukan Bertahap

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:29 WIB

Apa yang Dimaksud Trading Halt? Ramai Dibicarakan karena IHSG Anjlok

Apa yang Dimaksud Trading Halt? Ramai Dibicarakan karena IHSG Anjlok

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:22 WIB

Direksi Emiten Tambang Emas AMMN Mundur

Direksi Emiten Tambang Emas AMMN Mundur

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:21 WIB

Dilema PI 10% Blok Ganal: Antara Hak Daerah dan Beban Investasi Jumbo

Dilema PI 10% Blok Ganal: Antara Hak Daerah dan Beban Investasi Jumbo

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:17 WIB

Rupiah Tembus Rp17.645, Garuda Indonesia Kian Berat Menanggung Utang Dolar

Rupiah Tembus Rp17.645, Garuda Indonesia Kian Berat Menanggung Utang Dolar

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:05 WIB