Bendera Bulan Bintang Berkibar di Aceh, Akademisi Soroti Rekonsiliasi yang Belum Tuntas

Bella, Hiskia Andika Weadcaksana

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:11 WIB
Bendera Bulan Bintang Berkibar di Aceh, Akademisi Soroti Rekonsiliasi yang Belum Tuntas
Ilustrasi - Bendera Bulan Bintang [ANTARA]
baca 10 detik
  • Dosen UMY Biantara Albab menyatakan pengibaran bendera Bulan Bintang di Banda Aceh pada 15 Agustus 2026 berkaitan dengan rekonsiliasi yang belum tuntas.
  • Biantara menilai insiden tersebut merupakan bentuk ekspresi identitas spontan yang dilindungi hukum selama disampaikan secara damai tanpa unsur pelanggaran pidana.
  • Pemerintah Pusat dan Aceh direkomendasikan membuka dialog serta mengharmonisasi aturan simbol daerah guna menjaga stabilitas tanpa pendekatan keamanan semata.

Suara.com - Dosen Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Biantara Albab, menilai insiden simbolik pengibaran bendera Bulan Bintang saat peringatan Hari Damai Aceh ke-21 di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Sabtu (15/8/2026), tidak bisa dilepaskan dari persoalan rekonsiliasi pascakonflik yang belum sepenuhnya tuntas.

Kondisi tersebut membuat isu identitas, sejarah, dan kekhususan Aceh masih mudah memunculkan sensitivitas di tengah masyarakat.

"Persoalanya bukan semata pada simbolnya, tetapi pada pentingnya komunikasi, saling menghormati, dan konsistensi dalam menjaga perdamaian dan kepedulian," kata Biantara kepada Suara.com, Selasa (18/8/2026).

Terkait dugaan adanya muatan politik dalam insiden tersebut, Biantara meminta semua pihak tidak terburu-buru mengambil kesimpulan. Ia menilai ekspresi identitas di Aceh memang memiliki hubungan dengan dinamika politik lokal.

Namun, hal tersebut belum cukup untuk langsung menyebut sebuah insiden sebagai gerakan politik. Menurutnya, insiden tersebut lebih tepat untuk sementara dibaca sebagai ekspresi identitas yang muncul secara spontan.

Kapolda Aceh Irjen Pol Ruddi Setiawan (berdiri kanan) berupaya menenangkan massa di Banda Aceh, Sabtu (15/8/2026). ANTARA/M Haris SA
Kapolda Aceh Irjen Pol Ruddi Setiawan (berdiri kanan) berupaya menenangkan massa di Banda Aceh, Sabtu (15/8/2026). ANTARA/M Haris SA

Biantara mengingatkan bahwa konteks sosial-politik Aceh membuat ekspresi semacam itu tetap perlu dilihat secara utuh berdasarkan fakta dan latar belakang peristiwa.

"Lebih aman melihatnya terlebih dahulu sebagai ekspresi identitas yang muncul secara spontan, meskipun dalam konteks Aceh, ekspresi identitas memang dapat bersinggungan dengan dinamika politik," tandasnya.

Dari sisi hukum, Biantara menegaskan bahwa ekspresi aspirasi politik pada dasarnya merupakan sesuatu yang dilindungi selama dilakukan secara damai dan tidak melanggar ketentuan pidana. Kekhususan Aceh tidak menghapus prinsip tersebut, tetapi juga tidak memberikan ruang tanpa batas bagi tindakan yang bertentangan dengan hukum.

"Batasnya cukup jelas, ekspresi aspirasi politik pada prinsipnya dilindungi hukum, termasuk di daerah dengan kekhususan seperti Aceh, sepanjang disampaikan secara damai dan tidak melanggar hukum," tegasnya.

baca juga

Persoalan hukum baru muncul ketika ekspresi tersebut berubah menjadi tindakan nyata yang memenuhi unsur tindak pidana.

"Ia menjadi persoalan pidana ketika sudah masuk pada tindakan nyata yang memenuhi unsur tindak pidana, seperti kekerasan, ancaman, upaya menggulingkan pemerintahan yang sah atau diikuti gerakan sparatisme," ujarnya.

Persoalan lain yang dinilai turut mempertahankan sensitivitas tersebut adalah tarik-ulur Qanun Aceh Nomor 3 Tahun 2013 tentang Bendera dan Lambang Aceh.

Pascainsiden, Biantara merekomendasikan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Aceh segera membuka kembali ruang dialog serta melakukan harmonisasi aturan mengenai simbol-simbol Aceh.

Langkah tersebut harus tetap berpedoman pada UUPA dan peraturan perundang-undangan nasional agar tidak menimbulkan benturan norma baru.

"Pada saat yang sama, penanganan pasca-insiden sebaiknya dilakukan secara proporsional, persuasif, dan berdasarkan hukum, dengan menghindari tindakn yang justru dapat memperbesar ketegangan," ucapnya.

Pada akhirnya, kata Biantara, stabilitas Aceh tidak cukup dijaga hanya dengan pendekatan keamanan semata.

"Jadi, pendekatannya harus berjalan beriringan, kepastian hukum diperkuat, dialog politik dibuka, dan stabilitas keamann dijaga secara terukur serta menghormati prinsip-prinsip perdamaian Aceh," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Diminta Perpanjang Dana Otsus Aceh di Tengah Keresahan Bulan Bintang

Prabowo Diminta Perpanjang Dana Otsus Aceh di Tengah Keresahan Bulan Bintang

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:39 WIB

Gejolak Aceh-Papua Dinilai Bukan Kebetulan, Negara Disebut Gagal Pahami Akar Masalah

Gejolak Aceh-Papua Dinilai Bukan Kebetulan, Negara Disebut Gagal Pahami Akar Masalah

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:42 WIB

KSP Dudung Sebut Kericuhan Hari Damai Aceh Ulah Segelintir Oknum: Rakyat Aceh Tetap NKRI

KSP Dudung Sebut Kericuhan Hari Damai Aceh Ulah Segelintir Oknum: Rakyat Aceh Tetap NKRI

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 17:57 WIB

Menko Yusril Buka Suara Soal Kericuhan Bendera Bulan Bintang di Aceh

Menko Yusril Buka Suara Soal Kericuhan Bendera Bulan Bintang di Aceh

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 17:51 WIB

Usai Kericuhan Penurunan Merah Putih, Kapolri Pastikan Aceh Terkendali

Usai Kericuhan Penurunan Merah Putih, Kapolri Pastikan Aceh Terkendali

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 17:48 WIB

Pakai Baju Adat Aceh, Dasco Ajak Rakyat Rapatkan Barisan Hadapi Dinamika Menuju Indonesia Emas

Pakai Baju Adat Aceh, Dasco Ajak Rakyat Rapatkan Barisan Hadapi Dinamika Menuju Indonesia Emas

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 15:29 WIB

Dudung Sebut Kericuhan di Aceh Cuma Ulah Oknum: Rakyat Aceh Itu NKRI

Dudung Sebut Kericuhan di Aceh Cuma Ulah Oknum: Rakyat Aceh Itu NKRI

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 15:18 WIB

Bikin Pengusaha Bingung, Purbaya Minta BKPM Siapkan Aturan Pemanfaatan Hutan Produksi di Aceh

Bikin Pengusaha Bingung, Purbaya Minta BKPM Siapkan Aturan Pemanfaatan Hutan Produksi di Aceh

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 15:16 WIB

PDI Perjuangan Sesalkan Respons Aparat soal Bendera Bulan Bintang di Aceh

PDI Perjuangan Sesalkan Respons Aparat soal Bendera Bulan Bintang di Aceh

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 14:45 WIB

Polda Aceh Selidiki Kericuhan Pengibaran Bendera Bulan Bintang di Masjid Raya Baiturrahman

Polda Aceh Selidiki Kericuhan Pengibaran Bendera Bulan Bintang di Masjid Raya Baiturrahman

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 14:29 WIB

Terkini

Awas Macet! Jalur Transjakarta Gatsu Berlaku Mix Traffic hingga November 2026

Awas Macet! Jalur Transjakarta Gatsu Berlaku Mix Traffic hingga November 2026

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:32 WIB

5 Sunscreen Korea SPF 50 untuk Base Makeup Harian, Bebas Efek Abu-Abu!

5 Sunscreen Korea SPF 50 untuk Base Makeup Harian, Bebas Efek Abu-Abu!

Your Say | Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:30 WIB

Tuntut Pelunasan Hak Pekerja Trans Jogja, KSBSI Desak Dishub DIY dan PT AMI Buka Ruang Mediasi

Tuntut Pelunasan Hak Pekerja Trans Jogja, KSBSI Desak Dishub DIY dan PT AMI Buka Ruang Mediasi

Jogja | Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:28 WIB

Keker ke Langit di Tengah Demo Mahasiswa, Sosok Diduga Intel Bawa Drone Jammer Berharga Fantastis

Keker ke Langit di Tengah Demo Mahasiswa, Sosok Diduga Intel Bawa Drone Jammer Berharga Fantastis

Entertainment | Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:27 WIB

Desil Tak Sesuai? Warga Bisa Sanggah Lewat Aplikasi Cek Bansos

Desil Tak Sesuai? Warga Bisa Sanggah Lewat Aplikasi Cek Bansos

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:14 WIB

Bendera Bulan Bintang Berkibar di Aceh, Akademisi Soroti Rekonsiliasi yang Belum Tuntas

Bendera Bulan Bintang Berkibar di Aceh, Akademisi Soroti Rekonsiliasi yang Belum Tuntas

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:11 WIB

Serangan Balik Febrie Adriansyah, Minta 74 Kg Emas dan Uang Tunai Dikembalikan

Serangan Balik Febrie Adriansyah, Minta 74 Kg Emas dan Uang Tunai Dikembalikan

Bogor | Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:10 WIB

Pemain Keturunan Indonesia Laurin Ulrich Resmi Gabung Klub Bundesliga, Bakal Main di FIFA ASEAN Cup?

Pemain Keturunan Indonesia Laurin Ulrich Resmi Gabung Klub Bundesliga, Bakal Main di FIFA ASEAN Cup?

Bola | Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:08 WIB

Tak Tembus Bundaran HI, Mahasiswa UI Bubar Sambil Ancam Bakal Demo Lagi Akhir Agustus

Tak Tembus Bundaran HI, Mahasiswa UI Bubar Sambil Ancam Bakal Demo Lagi Akhir Agustus

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:04 WIB

Subsidi Motor Listrik Berlaku September 2026

Subsidi Motor Listrik Berlaku September 2026

Otomotif | Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:03 WIB

×