Jelang Pilkada Serentak, Jokowi Kasih 'Gula-gula' Kenaikan 50% Insentif Pegawai KPU

Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 20 Agustus 2024 | 13:17 WIB
Jelang Pilkada Serentak, Jokowi Kasih 'Gula-gula' Kenaikan 50% Insentif Pegawai KPU
Presiden Jokowi saat berpidato dalam acara Konsolidasi Nasional Kesiapan Pilkada Serentak 2024 di JCC Senayan, Jakarta, Selasa (20/8/2024). (Suara.com/Novian)

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan bakal memberikan kenaikan insentif kepada para pegawai Komisi Pemilihan Umum (KPU) seluruh Indonesia menjelang pelaksanaan Pilkada Serentak 2024.

Jokowi sendiri secara langsung mengumumkan kenaikan insentif ini dalam rapat konsolidasi Pilkada 2024 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat pada Selasa (20/8/2024).

Dia menekankan pentingnya peran pegawai KPU dalam menjaga integritas dan kredibilitas proses pemilihan umum. Dengan adanya kenaikan insentif ini, diharapkan pegawai KPU dapat bekerja dengan lebih fokus dan profesional.

Awalnya Jokowi meminta maaf karena tidak pernah menaikan tunjangan KPU sejak 2014. Jokowi mengatakan bahwa dia baru mengetahui fakta tersebut belum lama ini.

"Pokoknya saya nggak akan datang rapat konsolidasi kalau belum saya tandatangani. Saya tahu, yang ditunggu kehadiran saya ini bukan Presiden Jokowi, tapi itu (insentif)," kata Jokowi.

Jokowi mengatakan kenaikan insentif bagi para pegawai KPU hampir rata, dengan presentase mencapai 50%.

Menurut Jokowi penyelenggaraan Pilkada Serentak kali ini tidak kalah penting dibandingan Pemilu lalu, untuk itu dirinya meminta kepada para pegawai KPU untuk menyelenggarakannya dengan adil dan bijaksana.

Selain itu Jokowi juga mengingatkan supaya tidak ada kesalahan penghitungan suara, baik akibat kesalahan manusia ataupun kesalahan sistem IT yang juga terjadi.

“Juga penting untuk meningkatkan fungsi pengawasan proses pemilu dengan menempatkan pengawas independen yang netral,” kata Jokowi.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peluang Jokowi Tertutup Jadi Ketum Golkar, Tapi Masih Ada Kemungkinan Jadi Ketua Dewan Pembina

Peluang Jokowi Tertutup Jadi Ketum Golkar, Tapi Masih Ada Kemungkinan Jadi Ketua Dewan Pembina

News | Selasa, 20 Agustus 2024 | 13:06 WIB

Baru Dilantik Kemarin, Menkumham Supratman Langsung Dipanggil Jokowi ke Istana

Baru Dilantik Kemarin, Menkumham Supratman Langsung Dipanggil Jokowi ke Istana

News | Selasa, 20 Agustus 2024 | 13:00 WIB

Bahlil Lahadalia Punya Saham dan Perusahaan Apa Saja, Intip Asetnya yang Mewah!

Bahlil Lahadalia Punya Saham dan Perusahaan Apa Saja, Intip Asetnya yang Mewah!

Bisnis | Selasa, 20 Agustus 2024 | 12:26 WIB

Terkini

Tata 2,3 Km Anak Kali Krukut, Pramono Anung Pastikan Tak Ada Penggusuran Warga

Tata 2,3 Km Anak Kali Krukut, Pramono Anung Pastikan Tak Ada Penggusuran Warga

News | Senin, 28 September 2026 | 13:39 WIB

SNI Beras Fortifikasi Belum Wajib, Mengapa Dipermasalahkan?

SNI Beras Fortifikasi Belum Wajib, Mengapa Dipermasalahkan?

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 13:37 WIB

Kasus Pengondisian Hasil Pemeriksaan, KPK Periksa Anggota V BPK RI Bobby Adhityo

Kasus Pengondisian Hasil Pemeriksaan, KPK Periksa Anggota V BPK RI Bobby Adhityo

News | Senin, 28 September 2026 | 13:33 WIB

Pasar Furnitur RI Hanya Bergantung pada AS

Pasar Furnitur RI Hanya Bergantung pada AS

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 13:31 WIB

DPR Soroti Ditjenpas Hanya Sebut Ferdy Sambo dalam Pemeriksaan Lapas Cibinong

DPR Soroti Ditjenpas Hanya Sebut Ferdy Sambo dalam Pemeriksaan Lapas Cibinong

News | Senin, 28 September 2026 | 13:30 WIB

Antam Beli 9 Ton Emas dari Freeport, Diproduksi di Gresik

Antam Beli 9 Ton Emas dari Freeport, Diproduksi di Gresik

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 13:23 WIB

8 Perbedaan Pompa Pendorong vs Pompa Isap Biasa untuk Rumah Tangga

8 Perbedaan Pompa Pendorong vs Pompa Isap Biasa untuk Rumah Tangga

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 13:22 WIB

Greenpeace Pertanyakan BPGMN: Apa Bedanya dengan BRGM yang Dibubarkan?

Greenpeace Pertanyakan BPGMN: Apa Bedanya dengan BRGM yang Dibubarkan?

News | Senin, 28 September 2026 | 13:21 WIB

Hari Kesetaraan Upah: Sudahkah Kerja Perempuan Dihargai Setara?

Hari Kesetaraan Upah: Sudahkah Kerja Perempuan Dihargai Setara?

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 13:20 WIB

Gibran Terancam Lengser? Ini Skenario Konstitusi Jika Gugatan di MK Dikabulkan Hakim

Gibran Terancam Lengser? Ini Skenario Konstitusi Jika Gugatan di MK Dikabulkan Hakim

News | Senin, 28 September 2026 | 13:16 WIB

×