CEO Standard Chartered Group Bill Winters Tekankan Komitmen Strategis terhadap Transisi Energi di ISF 2024

Iwan Supriyatna

Selasa, 10 September 2024 | 14:47 WIB
CEO Standard Chartered Group Bill Winters Tekankan Komitmen Strategis terhadap Transisi Energi di ISF 2024
International Sustainability Forum (ISF) 2024.

Suara.com - Standard Chartered Group CEO Bill Winters belum lama ini berdiskusi dengan mantan Menteri Keuangan Dr Chatib Basri dalam sesi fireside chat mengenai dampak ekonomi makro terhadap upaya transisi energi global, pada ajang Indonesia International Sustainability Forum (ISF) 2024 yang diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi.

Diselenggarakan di Jakarta Convention Center Plenary Hall yang berkapasitas lebih dari 2500 orang, diskusi ini berfokus pada tantangan makroekonomi global yang berdampak pada proses transisi energi dan peran penting pembiayaan dalam memerangi perubahan iklim. Pada kesempatan ini, Bill juga menggarisbawahi kontribusi Standard Chartered terhadap upaya mempercepat transisi energi.

Bill membuka diskusi dengan memberikan gambaran lanskap makroekonomi global saat ini. Dirinya mengakui bahwa meskipun ketegangan geopolitik dan tekanan inflasi telah menciptakan ketidakpastian di pasar global, terdapat juga sejumlah wilayah yang kuat, dimana kawasan seperti Asia Tenggara masih mampu menunjukkan kinerja ekonomi yang kuat.

Ketika ditanya tentang kontribusi Standard Chartered, Bill menjelaskan bahwa sebagai bank internasional yang memiliki jangkauan di negara-negara dinamis di dunia, Standard Chartered memiliki posisi strategis untuk mendorong pertumbuhan keuangan berkelanjutan dan menghubungkan permodalan ke tempat-tempat yang memerlukannya.

Bill turut menjelaskan komitmen Standard Chartered tersebut untuk memobilisasi dana senilai $300 miliar dalam pendanaan ramah lingkungan hingga tahun 2030. Dirinya juga mengungkapkan bahwa dalam periode Januari 2021 hingga September 2023, Standard Chartered telah menyalurkan $87,2 miliar dalam pendanaan terkait perubahan iklim.

“Tugas kami di bidang keuangan berkelanjutan bukan hanya tentang melakukan hal yang benar; namun juga menciptakan long-term value,” kata Bill ditulis Selasa (10/9/2024).

“Kami membuat komitmen finansial yang signifikan, dan kami telah melihat keuntungan yang besar. Faktanya, kami memperkirakan keuangan berkelanjutan akan menjadi salah satu penghasil keuntungan utama bagi bank, yang berpotensi menyumbang 10% dari pendapatan grup kami dalam waktu dekat," tambahnya.

Selain itu, Bill juga menekankan peran Standard Chartered dalam membantu upaya transisi para kliennya ke model bisnis yang lebih berkelanjutan, lewat pemberian solusi dan produk keuangan berkelanjutan yang menjawab tantangan, dan mendukung pertumbuhan inklusif dan berkelanjutan.

“Di Standard Chartered, kami menyadari bahwa transisi menuju net zero tidak dapat terjadi dalam semalam, dan kami berkomitmen untuk membantu klien kami melakukan dekarbonisasi bisnis mereka dan memastikan masa depan yang berkelanjutan.”

baca juga

Keberlanjutan merupakan salah satu prioritas strategis Standard Chartered, yang tertanam dalam cara Bank menjalankan bisnisnya. Melihat peluang dari keuangan berkelanjutan sebagai pendorong pertumbuhan, Bill mengungkapkan bahwa bisnis Keuangan Berkelanjutan Standard Chartered telah menghasilkan lebih dari USD 720 juta antara bulan Januari dan Desember 2023.

Sebagai perbandingan, Standard Chartered memiliki target jangka panjang perolehan pendapatan USD 1 miliar setiap tahunnya dari seluruh lini bisnis hingga tahun 2025.

“Kami telah membuktikan bahwa Anda dapat memberikan dampak nyata sekaligus meraih keuntungan finansial yang besar. Ini adalah masa depan perbankan—dimana profitabilitas dan tujuan hidup berjalan beriringan.”

Tema utama dalam diskusi ini adalah tantangan untuk mendapatkan pendanaan yang memadai untuk mendorong upaya transisi energi, terutama di negara-negara berkembang. Bill menggarisbawahi kebutuhan mendesak untuk mengembangkan platform investasi yang kuat untuk proyek-proyek ramah lingkungan.

Tanpa adanya struktur tersebut, dirinya percaya bahwa akan sulit untuk menarik modal yang diperlukan untuk mencapai target iklim yang begitu ambisius.

Chatib lalu turut memberikan perumpamaan “Chicken and Egg”, dimana seringkali pemerintah berfokus pada penggalangan pendanaan dari investor, sementara para investor mengharapkan pemerintah untuk menyediakan platform dan kerangka peraturan yang diperlukan terlebih dahulu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sri Mulyani Ungkap Kendala Ambisius RI Soal Transisi Energi

Sri Mulyani Ungkap Kendala Ambisius RI Soal Transisi Energi

Bisnis | Jum'at, 06 September 2024 | 19:06 WIB

BPH Migas Tegaskan Pentingnya Optimalisasi Gas Bumi sebagai Energi Transisi

BPH Migas Tegaskan Pentingnya Optimalisasi Gas Bumi sebagai Energi Transisi

Bisnis | Senin, 12 Agustus 2024 | 18:09 WIB

Transisi Energi Tercapai, Kesejahteraan Masyarakat Meningkat Berkat Inovasi Cofiring PLN IP

Transisi Energi Tercapai, Kesejahteraan Masyarakat Meningkat Berkat Inovasi Cofiring PLN IP

Bisnis | Jum'at, 02 Agustus 2024 | 06:03 WIB

Terkini

Waketum Golkar Soal Suket Gibran: Urusan Hukum Hampir Final, Kini Masuk Politik Negara

Waketum Golkar Soal Suket Gibran: Urusan Hukum Hampir Final, Kini Masuk Politik Negara

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:49 WIB

Jay Idzes Cedera Parah, Terancam Absen di Ajang FIFA Matchday November?

Jay Idzes Cedera Parah, Terancam Absen di Ajang FIFA Matchday November?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:40 WIB

IHSG Ambruk 7% Sepekan, Kapitalisasi Pasar Bursa Menguap Rp721 Triliun

IHSG Ambruk 7% Sepekan, Kapitalisasi Pasar Bursa Menguap Rp721 Triliun

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:40 WIB

Respons Kapolresta Sleman Buntut Tudingan Mobilisasi Massa Rans Carnival yang Diboikot Warga

Respons Kapolresta Sleman Buntut Tudingan Mobilisasi Massa Rans Carnival yang Diboikot Warga

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:35 WIB

Kerja Keras Saja Tidak Cukup! Alasan Mengapa Keluar dari Kemiskinan Bukan Sekadar Soal Usaha

Kerja Keras Saja Tidak Cukup! Alasan Mengapa Keluar dari Kemiskinan Bukan Sekadar Soal Usaha

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:35 WIB

Bagaimana Cara Daftar Nikah Online? Ini Dokumen yang Perlu Disiapkan

Bagaimana Cara Daftar Nikah Online? Ini Dokumen yang Perlu Disiapkan

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:35 WIB

Mengenal Luka yang Tak Terlihat & Harapan untuk Pulih dalam Novel Rekindled

Mengenal Luka yang Tak Terlihat & Harapan untuk Pulih dalam Novel Rekindled

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:10 WIB

Kulit Berminyak Pakai Facial Wash atau Facial Foam? Ini Perbedaannya

Kulit Berminyak Pakai Facial Wash atau Facial Foam? Ini Perbedaannya

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:10 WIB

Tebing 10 Meter di Lumajang Runtuh, Ayah dan Anak 9 Tahun Tewas Tertimbun

Tebing 10 Meter di Lumajang Runtuh, Ayah dan Anak 9 Tahun Tewas Tertimbun

Jatim | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:07 WIB

Awas Kena PHP Perusahaan! Ini Bahaya Terselubung Tren Ghost Job bagi Pencari Kerja

Awas Kena PHP Perusahaan! Ini Bahaya Terselubung Tren Ghost Job bagi Pencari Kerja

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:05 WIB

×