Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.845.000
Beli Rp2.715.000
IHSG 7.129,490
LQ45 690,764
Srikehati 337,455
JII 482,445
USD/IDR 17.273

Begini Cara ASDP Kurangi Kerusakan Lingkungan dari Sampah Plastik

Achmad Fauzi | Suara.com

Selasa, 10 September 2024 | 20:14 WIB
Begini Cara ASDP Kurangi Kerusakan Lingkungan dari Sampah Plastik
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) kumpulkan sampah plastik kurangi kerusakan lingkungan

Suara.com - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) bekerjasama dengan PlasticPay melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) berhasil mengumpulkan 71 ribu atau setara dengan 1,3 ton botol plastik dengan menerapkan penggunaan Reverse Vending Machine (RVM) di lingkungan kerja ASDP.

Sedikitnya 450 orang telah ikut berpartisipasi dalam langkah menyelamatkan lingkungan dari ancaman sampah plastik.

Corporate Secretary ASDP Shelvy Arifin mengatakan sistem RVM ini merupakan bentuk komitmen ASDP dalam menindaklanjuti program keberlanjutan untuk mendukung pelestarian lingkungan dan menjaga sampah plastik tidak sampai ke laut.

"Ini adalah salah satu langkah kita untuk melibatkan setiap individu di ASDP untuk turut berperan aktif dalam menjaga lingkungan. Sebagai bentuk apresiasi bagi mereka yang sudah mau mengumpulkan botol plastiknya, akan mendapatkan poin di aplikasi PlastikPay, yang kemudian bisa dikumpulkan dan bisa ditukarkan dengan uang digital," ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (10/9/2024).

Untuk diketahui, ASDP telah memasang mesin Reverse Vending Machine (RVM) untuk botol plastik di dua titik yakni di Kantor Pusat ASDP dan area gedung Karsa Kementerian Perhubungan. Alat itu dipasang agar masyarakat mendapat kesempatan yang sama untuk ikut menjaga lingkungan dengan menabung botol plastik yang telah dipakai.

Mesin pengumpulan sampah plastik yang dipasang PT ASDP Indonesia Ferry (Persero)
Mesin pengumpulan sampah plastik yang dipasang PT ASDP Indonesia Ferry (Persero)

"Harapannya, akan semakin banyak masyarakat yang sadar akan pentingnya isu sampah plastik ini dan semangat menjaga lingkungan akan terus terjaga. Ke depannya, kita akan kaji lagi untuk penambahan jumlah RVM yang ada," ujar Shelvy.

Program ini tidak hanya mendukung pengurangan sampah plastik, tetapi juga selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) Nomor 12, 13, dan 14 yang berfokus pada produksi dan konsumsi yang bertanggung jawab, aksi iklim, serta konservasi kehidupan di bawah air.

Terhitung sejak Januari hingga 9 September 2024, ASDP berhasil mengumpulkan 28.879 botol plastik atau setara dengan 540 kg botol plastik. Sedangkan total botol plastik yang berhasil dikumpulkan sejak Januari 2023 hingga Agustus 2024 mencapai 71.147 botol plastik atau setara dengan 1.3 ton botol plastik melalui program Save Our Ocean bersama plasticpay ini.

Dengan kegiatan ini, ASDP telah turut berkontribusi dalam mengurangi 7 juta jejak karbon yang berpotensi meningkatkan pemanasan global, perubahan iklim, kerusakan ekosistem laut, dan kurangnya sumber air bersih.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sampah Plastik Masih Jadi Momok RI, Bisnis Daur Ulang Menjanjikan

Sampah Plastik Masih Jadi Momok RI, Bisnis Daur Ulang Menjanjikan

Bisnis | Jum'at, 06 September 2024 | 23:19 WIB

Nilai Aset ASDP Melonjak Jadi Rp 11,05 Triliun

Nilai Aset ASDP Melonjak Jadi Rp 11,05 Triliun

Bisnis | Selasa, 03 September 2024 | 18:18 WIB

Jelang Harhubnas, Kemenhub-ASDP Gelar Kompetisi Esport

Jelang Harhubnas, Kemenhub-ASDP Gelar Kompetisi Esport

Bisnis | Selasa, 03 September 2024 | 17:09 WIB

Terkini

IHSG Bangkit Melesat Tinggi ke Level 7.200 di Senin Pagi

IHSG Bangkit Melesat Tinggi ke Level 7.200 di Senin Pagi

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 09:11 WIB

Bidik Nasabah Kelas Atas, BRI Life Bedah Strategi Kelola Kekayaan

Bidik Nasabah Kelas Atas, BRI Life Bedah Strategi Kelola Kekayaan

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 08:59 WIB

Genjot EBT, FIFGROUP Resmikan Solar Panel Ke-43

Genjot EBT, FIFGROUP Resmikan Solar Panel Ke-43

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 08:49 WIB

Emas Antam Turun Harga, Hari Ini Dibanderol Rp 2.809.000/Gram

Emas Antam Turun Harga, Hari Ini Dibanderol Rp 2.809.000/Gram

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 08:45 WIB

Purbaya Ungkap Rahasia BBM Indonesia Masih Aman dari Krisis Minyak Global

Purbaya Ungkap Rahasia BBM Indonesia Masih Aman dari Krisis Minyak Global

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 08:38 WIB

Analisis Teknikal IHSG Hari Ini, Cek Rekomendasi Saham Pilihan Para Analis

Analisis Teknikal IHSG Hari Ini, Cek Rekomendasi Saham Pilihan Para Analis

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 08:33 WIB

Pamer ke IMF & World Bank, Purbaya Klaim RI Siap Ekspor Pupuk di Tengah Krisis Global

Pamer ke IMF & World Bank, Purbaya Klaim RI Siap Ekspor Pupuk di Tengah Krisis Global

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 08:24 WIB

QRIS Ditargekan Bisa Dipakai di China Mulai 30 April, BI-FAST Terhubung di 5 Negara

QRIS Ditargekan Bisa Dipakai di China Mulai 30 April, BI-FAST Terhubung di 5 Negara

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 08:11 WIB

Harga Emas Antam, Galeri 24 dan UBS Stabil, Kesulitan Tembus Level Rp 3 Juta

Harga Emas Antam, Galeri 24 dan UBS Stabil, Kesulitan Tembus Level Rp 3 Juta

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 07:56 WIB

Isu Uang Kas Negara 'Cuma' Sisa Rp120 T saat Beban Bunga Utang Mengancam

Isu Uang Kas Negara 'Cuma' Sisa Rp120 T saat Beban Bunga Utang Mengancam

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 07:46 WIB