Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.778.000
Beli Rp2.653.000
IHSG 6.162,045
LQ45 620,444
Srikehati 309,367
JII 386,908
USD/IDR 17.712

Sampah Plastik Masih Jadi Momok RI, Bisnis Daur Ulang Menjanjikan

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Jum'at, 06 September 2024 | 23:19 WIB
Sampah Plastik Masih Jadi Momok RI, Bisnis Daur Ulang Menjanjikan
Ilustrasi sampah plastik (pexels.com/mali maeder)

Suara.com - Masalah sampah plastik di Indonesia semakin mengkhawatirkan. Data terbaru menunjukkan bahwa jumlah sampah plastik yang dihasilkan terus meningkat setiap tahunnya, dan sebagian besar berakhir di laut.

Laporan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Indonesia menunjukkan bahwa total limbah nasional pada tahun 2021 mencapai 68,5 juta ton dan sekitar 11,6 juta ton, atau 17% dari total tersebut, adalah limbah plastik.

Untuk mengatasi hal tersebut, PT Amandina Bumi Nusantara (Amandina) telah menjalankan proyek Recycled PET Close Loops Value Chain. Proyek ini berfokus pada daur ulang limbah botol plastik menjadi botol yang aman digunakan untuk kemasan.

"Salah satu keunggulan Amandina adalah kemampuannya dalam mengubah botol plastik bekas menjadi serpihan PET daur ulang berkualitas tinggi," kata kata Managing Director PT Amandina Bumi Nusantara, Suharji Gasali di Jakarta, Jumat (6/9/2024).

Suharji menambahkan proses daur ulang yang inovatif ini memungkinkan serpihan PET tersebut digunakan kembali untuk memproduksi botol plastik baru, menciptakan siklus tertutup yang berkelanjutan

Selain itu kata dia Amandina juga bekerja sama dengan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang tersebar di Indonesia, yang berperan sebagai pusat pengumpulan, untuk mengumpulkan dan menyuplai limbah botol plastik.

Pada saat yang sama, Amandina dibantu oleh organisasi nirlaba Yayasan Mahija Parahita Nusantara (Mahija) untuk memastikan pasokan bahan baku ke Amandina serta mendukung komunitas setempat, utamanya para Pahlawan Daur Ulang.

Amandina menggunakan mesin berteknologi tinggi dalam proses produksinya, yang dirancang dan dibangun sesuai dengan standar internasional dan kepatuhan regulasi di Asia, Eropa, Amerika Serikat, dan negara lainnya. 

Proses produksi memiliki tiga fasilitas utama yakni penyortiran, penggilingan & pencucian, serta peletisasi & sterilisasi yang memastikan semua produk diproses sesuai dengan standar ini dan aman digunakan untuk kemasan makanan dan minuman, dengan hasil mencapai hingga 85%.

Seluruh proses di ini hanya memakan waktu rata-rata 12 jam. Dalam setahun terakhir, perusahaan telah berhasil memproduksi 25.000 ton resin rPET dari limbah botol. Hal ini telah mengurangi 43.750 ton CO2.

Untuk menjamin kualitas produk yang dihasilkan dan memenuhi kebutuhan pelanggan, Amandina juga telah memperoleh beberapa sertifikasi lokal dan internasional.

Proyek Recycled PET Close Loops Value Chain Amandina telah mengurangi jejak karbon dan limbah plastik, serta mendukung produsen untuk memiliki 50% kandungan rPET dalam portofolio produk mereka pada tahun 2028.

Upaya Amandina dalam mengelola limbah plastik dengan benar dan mengurangi pencemaran lingkungan telah mendapat penghargaan, dengan meraih Indonesia Technology Excellence Award 2024 dalam kategori ESG Tech - Layanan Lingkungan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sharp Hadirkan Mesin Penukar Botol Plastik, Kumpulkan Poin dan Dapatkan Hadiah Oke

Sharp Hadirkan Mesin Penukar Botol Plastik, Kumpulkan Poin dan Dapatkan Hadiah Oke

Tekno | Kamis, 29 Agustus 2024 | 09:47 WIB

7 Langkah Sederhana Mengurangi Sampah dalam Kehidupan Sehari-hari

7 Langkah Sederhana Mengurangi Sampah dalam Kehidupan Sehari-hari

Your Say | Jum'at, 23 Agustus 2024 | 19:06 WIB

Peminat Perhiasan Berkelanjutan Meningkat, Emas Daur Ulang dan Berlian Laboratorium Bisa Jadi Pilihan

Peminat Perhiasan Berkelanjutan Meningkat, Emas Daur Ulang dan Berlian Laboratorium Bisa Jadi Pilihan

Lifestyle | Jum'at, 16 Agustus 2024 | 13:48 WIB

Terkini

Daftar Lokasi dan Jadwal Perbaikan Tol Jakarta - Tangerang Periode Mei 2026

Daftar Lokasi dan Jadwal Perbaikan Tol Jakarta - Tangerang Periode Mei 2026

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 19:13 WIB

5 Cara Amankan Cicilan KPR saat Suku Bunga Naik

5 Cara Amankan Cicilan KPR saat Suku Bunga Naik

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 19:10 WIB

Daftar Negara dengan Utang Paling Ekstrem, Indonesia Termasuk?

Daftar Negara dengan Utang Paling Ekstrem, Indonesia Termasuk?

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 18:52 WIB

Awas Aksi Jual Asing! Saham Perbankan Jadi Sasaran Empuk Profit Taking

Awas Aksi Jual Asing! Saham Perbankan Jadi Sasaran Empuk Profit Taking

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 18:01 WIB

Ekonom Ramal Rupiah Susah Turun ke Level Rp 16.000/USD

Ekonom Ramal Rupiah Susah Turun ke Level Rp 16.000/USD

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:46 WIB

Bos GoTo Lapor ke Seskab Teddy, Telah Turunkan Potongan Komisi Ojol 8%

Bos GoTo Lapor ke Seskab Teddy, Telah Turunkan Potongan Komisi Ojol 8%

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:39 WIB

Prabowo Diminta Evaluasi PLN Imbas Insiden Blackout Sumatra: Rakyat Rugi Besar!

Prabowo Diminta Evaluasi PLN Imbas Insiden Blackout Sumatra: Rakyat Rugi Besar!

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:35 WIB

Tekanan Ekonomi Bikin Investor RI Mulai Lirik Aset Kripto dan Emas Digital

Tekanan Ekonomi Bikin Investor RI Mulai Lirik Aset Kripto dan Emas Digital

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:28 WIB

Begini Kondisi Listrik di Sumatra, Masih Banyak yang Padam?

Begini Kondisi Listrik di Sumatra, Masih Banyak yang Padam?

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:16 WIB

OJK Lihat Bisnis BPD Masih Baik-baik Saja

OJK Lihat Bisnis BPD Masih Baik-baik Saja

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:05 WIB