Keponakan Prabowo Tegaskan Target Pertumbuhan Ekonomi RI 8% Bukan Cuma Omong Kosong

Achmad Fauzi Suara.Com
Selasa, 24 September 2024 | 15:41 WIB
Keponakan Prabowo Tegaskan Target Pertumbuhan Ekonomi RI 8% Bukan Cuma Omong Kosong
Wakil Menteri Keuangan II, Thomas Djiwandono saat konferensi pers di Gedung Kementerian Keuangan di Jakarta, Kamis (18/7/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Wakil Menteri Keuangan II Thomas Djiwandono memastikan pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen di era pemerintahan Prabowo Subianto bukan hanya omong kosong saja.

Menurut dia, pemerintahan baru berusaha untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi tersebut. Hal ini, bilang Thomas, agar Indonesia keluar dari jebakan negara berpendpaatan menengah.

"Mencapai pertumbuhan 8 persen yang ambisius bukanlah mimpi, tetapi keharusan," ujar Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (24/9/2024).

Menurut Thomas, banyak pelumas-pelumas baru yang bisa menggerakkan mesing pertumbuhan ekonomi RI. Misalnya, ekonomi digital hingga ekonomi hijau.

Kemudian, pemerintah juga berupaya untuk mengembangkan sumber daya manusia dengan berinvestasi di sektor pendidikan, sehingga menciptakan tenaga kerja produktif dan inovatif.

"Kita harus menekankan peran inovasi teknologi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Merangkul transformasi digital dan mendorong inovasi akan memungkinkan kita untuk bersaing secara global dan membuka peluang baru bagi semua. Keberlanjutan juga merupakan kunci," ucap dia.

Thomas menyatakan, APBN akan fokus digunakan untuk pendidikan, kesehatan, pangan, dan ketahanan energi. Sedangkan, pembangunan infrastruktur akan memanfaatkan kerja sama dengan swasta.

"Investasi akan sangat penting dalam mendorong fase pembangunan berikutnya, dengan anggaran negara difokuskan pada pemenuhan kebutuhan kesejahteraan jangka panjang," beber dia.

Thomas menambahkan, kekinian baru dua negara di Asia Tenggara yang lepas dari jebakan negara berpendapatan menengah yaitu, Singapura dan Brunei Darussalam.

Baca Juga: Jurus Keponakan Prabowo Dongkrak Penerimaan Negara Tahun Depan

"Menghadapi kenyataan ini sangat penting bagi negara-negara ASEAN berpendapatan menengah untuk menyusun strategi yang baik, jelas dan konkret agar terhindar dari jebakan negara berpendapatan menengah dan dapat bertransisi dengan lancar menuju negara berpendapatan tinggi," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Nge-fans Kamu dengan Lisa BLACKPINK?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Maarten Paes? Kiper Timnas Indonesia yang Direkrut Ajax Amsterdam
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Seberapa Tahu Kamu tentang Layvin Kurzawa? Pemain Baru Persib Bandung Eks PSG
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI