Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.610.000
Beli Rp2.480.000
IHSG 5.820,790
LQ45 573,007
Srikehati 285,023
JII 338,419
USD/IDR 17.957

Jutaan Akun Pemburu 'Hamster Kombat' Dibanned, Ini Alasannya

M Nurhadi

Rabu, 25 September 2024 | 16:18 WIB
Jutaan Akun Pemburu 'Hamster Kombat' Dibanned, Ini Alasannya
Sandi Combo Harian Hamster Kombat 6 Agustus 2024 (Instagram/bittimexchange)

Suara.com - Platform game sekaligus perburuan koin kripto, Hamster Kombat yang beroperasi di ekosistem TON memblokir lebih dari 2,3 juta akun yang terlibat dalam praktik kecurangan.

Tindakan ini berhasil memulihkan total 6,8 miliar token, yang sebagian besar kemudian didistribusikan kembali kepada pemain yang jujur.

Merujuk pada informasi resmi, tim Hamster Kombat telah mengidentifikasi ribuan akun yang memanfaatkan celah dan strategi tidak etis untuk memperoleh keuntungan. Investigasi menunjukkan bahwa beberapa pengguna terhubung ke lebih dari 400 akun menggunakan satu alamat Binance, sementara yang lain berhasil mengundang hingga 2.000 teman secara curang untuk mengeksploitasi sistem.

Selain itu, pola aktivitas mencurigakan terdeteksi, seperti akun yang masuk pada waktu yang sama setiap hari dan secara otomatis mengklik pixel yang sama, yang menunjukkan penggunaan bot atau perangkat lunak otomatis.

Akibat tindakan tegas ini, Hamster Kombat menyita 6,8 miliar token. Untuk memastikan keadilan dalam ekosistem, setengah dari token yang disita, yaitu sekitar 3,4 miliar token, telah didistribusikan kembali kepada pemain yang jujur, sementara sisa 50 persen akan dibakar untuk mengurangi pasokan token dan menjaga nilai ekonominya.

Hamster Kombat menegaskan komitmennya untuk memastikan permainan yang adil dan tidak mentolerir kecurangan dalam komunitasnya. Sebagai game berbasis kripto dengan lebih dari **300 juta pengguna**, mereka berupaya menjaga ekosistem tetap sehat dan memberikan pengalaman terbaik bagi pemain jujur.

Sebelum mengambil langkah ini, tim Hamster Kombat melakukan analisis mendalam selama beberapa bulan untuk memantau pola aktivitas mencurigakan dari akun tertentu. Mereka juga menerapkan sistem anti-kecurangan canggih untuk mengidentifikasi akun-akun yang menggunakan bot atau perangkat otomatis.

Reaksi Komunitas

Tindakan ini tidak diterima dengan baik oleh semua pihak. Beberapa pemain merasa bahwa hukuman tersebut terlalu berat dan ada yang mengklaim bahwa mereka juga merasa dirugikan oleh keputusan Hamster Kombat.

baca juga

Salah satu pengguna, Kumar Praveen, seperti yang dikutip via Blockchainmedia menyatakan bahwa Hamster Kombat belum sepenuhnya memenuhi janji-janji mereka kepada pemain kripto pemula yang sering terpengaruh oleh informasi dari influencer tanpa melakukan penelitian mendalam.

Di sisi lain, akun fanpage Hamster Kombat bernama HamsterCombat Updates, yang memiliki lebih dari 80.000 pengikut, meminta agar tim mempertimbangkan kembali nasib mereka yang merasa terkena dampak secara tidak adil. Sementara itu, pengguna lain bernama Obj menyarankan agar Hamster Kombat memperbaiki reputasinya dengan memastikan token mereka terdaftar pada harga kompetitif di bursa.

Untuk menjaga semangat para pemain jujur, Hamster Kombat telah mengumumkan dimulainya interlude season, yaitu periode pemanasan sebelum memasuki Season 2. Selama periode ini, pemain memiliki kesempatan untuk mendapatkan berbagai hadiah baru seperti diamonds yang akan berguna dalam menghadapi tantangan di season mendatang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tren Investasi Kripto di Indonesia Capai Rp 301,75 Triliun

Tren Investasi Kripto di Indonesia Capai Rp 301,75 Triliun

Foto | Selasa, 24 September 2024 | 20:14 WIB

Harga Bitcoin Tembus Rp1,2 Miliar Akhir Tahun 2024? Analis Ungkap Potensinya

Harga Bitcoin Tembus Rp1,2 Miliar Akhir Tahun 2024? Analis Ungkap Potensinya

Bisnis | Senin, 23 September 2024 | 16:49 WIB

Mengapa Gas Fee Ethereum Bisa Sangat Mahal? Ini Faktor-faktor yang Mempengaruhinya

Mengapa Gas Fee Ethereum Bisa Sangat Mahal? Ini Faktor-faktor yang Mempengaruhinya

Bisnis | Jum'at, 20 September 2024 | 18:33 WIB

Volume Transaksi Melebihi Setengah Triliun, Indodax Kembali Dominasi Pasar Kripto Indonesia Paska Insiden

Volume Transaksi Melebihi Setengah Triliun, Indodax Kembali Dominasi Pasar Kripto Indonesia Paska Insiden

Bisnis | Kamis, 19 September 2024 | 19:04 WIB

CFX Tegaskan Komitmen Keamanan Industri Aset Kripto di Indonesia

CFX Tegaskan Komitmen Keamanan Industri Aset Kripto di Indonesia

Bisnis | Kamis, 19 September 2024 | 13:57 WIB

Pendiri BitMRX: Awas Gejolak Pasar Kripto dalam Waktu Dekat!

Pendiri BitMRX: Awas Gejolak Pasar Kripto dalam Waktu Dekat!

Bisnis | Kamis, 19 September 2024 | 13:10 WIB

Terkini

IHSG Terus-terusan Anjlok ke Level 5.671 Hingga Sesi I, BBCA Masih Merah

IHSG Terus-terusan Anjlok ke Level 5.671 Hingga Sesi I, BBCA Masih Merah

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 12:48 WIB

Pemerintah Siapkan Aturan Insentif Pendanaan Hijau, Libatkan Perbankan dan Swasta

Pemerintah Siapkan Aturan Insentif Pendanaan Hijau, Libatkan Perbankan dan Swasta

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 12:33 WIB

Stok Minyak AS Ambles ke Level Terendah Sejak Era Perang Dingin

Stok Minyak AS Ambles ke Level Terendah Sejak Era Perang Dingin

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 12:28 WIB

Pemerintah Intervensi Harga LNG, Apa Jadi Penyebab Harganya Mahal?

Pemerintah Intervensi Harga LNG, Apa Jadi Penyebab Harganya Mahal?

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 12:16 WIB

Dolar AS Perkasa: Rupiah Tertekan, Yen Jepang Jatuh ke Level Terendah dalam 4 Dekade

Dolar AS Perkasa: Rupiah Tertekan, Yen Jepang Jatuh ke Level Terendah dalam 4 Dekade

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 11:51 WIB

Harga Pangan Nasional Kompak Turun Hari Ini: Cabai Rawit Merah Masih Bertahan di Atas Rp57 Ribu

Harga Pangan Nasional Kompak Turun Hari Ini: Cabai Rawit Merah Masih Bertahan di Atas Rp57 Ribu

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 11:47 WIB

Harga Emas Antam dan Galeri 24 di Pegadaian Turun Lagi! Saatnya Borong atau Tahan Dulu?

Harga Emas Antam dan Galeri 24 di Pegadaian Turun Lagi! Saatnya Borong atau Tahan Dulu?

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 11:26 WIB

BRI Peduli Latih 60 PMI Cirebon Jadi Wirausaha, Siap Bangun Usaha Mandiri

BRI Peduli Latih 60 PMI Cirebon Jadi Wirausaha, Siap Bangun Usaha Mandiri

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 11:24 WIB

CELIOS Ingatkan Risiko Fiskal dan Kerugian Negara di Balik Intervensi Harga LNG Industri

CELIOS Ingatkan Risiko Fiskal dan Kerugian Negara di Balik Intervensi Harga LNG Industri

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 11:18 WIB

Kemenperin Siapkan Dewan Kawasan Industri Nasional, Presiden Bakal Pimpin Langsung

Kemenperin Siapkan Dewan Kawasan Industri Nasional, Presiden Bakal Pimpin Langsung

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 10:03 WIB

×