Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Pupuk Kaltim Salurkan Bantuan Infrastruktur Hingga Kesehatan untuk Korban Bencana Papua Nugini

Iwan Supriyatna

Jum'at, 11 Oktober 2024 | 11:06 WIB
Pupuk Kaltim Salurkan Bantuan Infrastruktur Hingga Kesehatan untuk Korban Bencana Papua Nugini
Pupuk Kaltim melalui program PKT Proaktif, salurkan bantuan kemanusiaan internasional bagi para korban bencana tanah longsong di Papua Nugini.

Suara.com - PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) melalui program PKT Proaktif, salurkan bantuan kemanusiaan internasional bagi para korban bencana tanah longsong di Papua Nugini.

Bantuan diserahkan perwakilan Manajemen Pupuk Kaltim, melalui Duta Besar Indonesia untuk Papua Nugini Andriana Supandy, di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Port Moresby belum lama ini.

Direktur Utama Pupuk Kaltim Budi Wahju Soesilo, mengungkapkan bantuan ini merupakan salah satu wujud kontribusi perusahaan terhadap bencana kemanusiaan, yang tidak hanya terfokus di dalam negeri tapi juga mendukung komunitas global.

Terlebih Papua Nugini merupakan salah satu negara tetangga Indonesia, sehingga bencana longsor yang menimbulkan korban hingga ribuan jiwa tersebut turut menggugah keprihatinan keluarga besar Pupuk Kaltim.

Sejumlah bantuan yang disalurkan diantaranya dukungan material untuk pemulihan berbagai infrastruktur yang rusak, medical kit untuk kesehatan korban, hingga pakaian bagi anak-anak dan dewasa.

Hal ini melihat kebutuhan bagi para korban yang harus terpenuhi untuk percepatan upaya pemulihan kondisi pasca bencana.

"Kami menyadari tanggung jawab sosial tidak hanya terbatas pada lingkup nasional, namun juga mencakup kontribusi dalam membantu sesama hingga luar negeri. Apalagi Papua Nugini salah satu negara tetangga Indonesia, dan kami merasa perlu memberikan dukungan untuk pemulihan kondisi yang terjadi," ujar Soesilo, ditulis Jumat (11/10/2024).

Dijelaskan Soesilo, realisasi bantuan ini juga hasil kolaborasi Pupuk Kaltim bersama sejumlah anak perusahaan Pupuk Indonesia Grup, sebagai wujud sinergi positif antar perusahaan untuk saling bergandeng tangan mendukung aksi sosial dan kemanusiaan.

Selain juga menunjukkan jika Pupuk Indonesia Grup memiliki visi misi yang sama, untuk selalu hadir berkontribusi memberi manfaat tanpa mengenal batas geografis.

baca juga

Sementara penyaluran bantuan menggandeng International Committee of the Red Cross (ICRC) dan Papua Nugini Red Cross, dengan menyasar langsung berbagai titik bencana yang sulit terjangkau. Hal ini menjadi fokus Pupuk Kaltim, agar bantuan tersebut mampu menyasar secara menyeluruh bagi para korban.

Soesilo pun berharap bantuan ini sedikit meringankan beban para korban, serta pemulihan kondisi pasca bencana pun berjalan baik melalui kolaborasi bersama komunitas internasional dan stakeholder yang terlibat.

"Pupuk Kaltim berharap kondisi masyarakat Papua Nugini kembali pulih seperti sebelumnya, dan bantuan sosial ini bisa dimanfaatkan dengan baik untuk membantu korban pasca bencana," tandas Soesilo.

Dirinya pun menyebut, solidaritas dan komitmen bagi kemanusiaan akan terus menjadi landasan Pupuk Kaltim, sesuai visi misi perusahaan untuk memberi manfaat di berbagai bidang kehidupan.

Hal ini pun menjadi dasar PKT Proaktif digagas, sebagai bentuk respon Perusahaan berkontribusi sekaligus berperan langsung dalam menyikapi kondisi sosial yang terjadi.

"Komitmen ini akan terus dipegang Pupuk Kaltim, yang tidak hanya berkontribusi terhadap pembangunan nasional, tapi juga berperan dalam menyikapi berbagai kondisi sosial yang terjadi," tambah Soesilo.

Duta Besar Indonesia untuk Papua Nugini Andriana Supandy, menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kontribusi Pupuk Kaltim bagi para korban bencana tanah longsor.

Dirinya menilai hal ini bagian dari upaya mempererat hubungan diplomatik antara Indonesia dengan Papua Nugini, sekaligus mencerminkan komitmen perusahaan untuk terus berperan secara proaktif membangun solidaritas, khususnya membantu negara tetangga yang tengah tertimpa bencana.

"Terima kasih atas dukungan Pupuk Kaltim, kami mendoakan Perusahaan dapat terus tumbuh dan makin berkontribusi terhadap kemanusiaan, sesuai semangat kebersamaan dan solidaritas yang senantiasa kita pegang sebagai masyarakat Indonesia," ungkap Andriana.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pupuk Kaltim Wujudkan Transparansi dan Akuntabilitas Tata Kelola Perusahaan

Pupuk Kaltim Wujudkan Transparansi dan Akuntabilitas Tata Kelola Perusahaan

Bisnis | Rabu, 09 Oktober 2024 | 07:42 WIB

Kembangkan Inovasi Teknologi Berkelanjutan, Pupuk Kaltim Raih Penghargaan RINTEK 2024

Kembangkan Inovasi Teknologi Berkelanjutan, Pupuk Kaltim Raih Penghargaan RINTEK 2024

Bisnis | Rabu, 09 Oktober 2024 | 07:37 WIB

Jadi Role Model Sektor Petrokimia, Pupuk Kaltim Raih The Best State Owned Enterprise TOP BUMN Awards 2024

Jadi Role Model Sektor Petrokimia, Pupuk Kaltim Raih The Best State Owned Enterprise TOP BUMN Awards 2024

Bisnis | Jum'at, 04 Oktober 2024 | 18:17 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×