Kejar Penurunan Angka Stunting Hingga 50 Persen, Jababeka Luncurkan Program GETAS

Iwan Supriyatna

Kamis, 17 Oktober 2024 | 08:31 WIB
Kejar Penurunan Angka Stunting Hingga 50 Persen, Jababeka Luncurkan Program GETAS
PT Jababeka Tbk berkomitmen untuk membantu menurunkan angka stunting di Kabupaten Bekasi dan akhirnya meluncurkan program GETAS.

Suara.com - Stunting adalah kondisi kesehatan serius di Indonesia. Kondisi ini membuat pertumbuhan anak terganggu sehingga tinggi badannya lebih rendah dibandingkan dengan anak seusianya. Dampaknya sendiri sangat luas, mulai dari perkembangan fisik hingga daya saing anak di masa depan.

Kementerian Kesehatan RI menargetkan penurunan angka stunting sebesar 3,8 persen per tahun agar pada 2024 bisa mencapai angka di bawah 14 persen. Di Kabupaten Bekasi sendiri, angka stunting berhasil turun dari 17,4 persen di 2022 menjadi 13,8 persen pada 2023. Dan di tahun 2024, Dinkes Pemkab Bekasi menargetkan penurunan angka stunting dengan harapan bisa di bawah 10%.

Melihat kondisi itu, PT Jababeka Tbk berkomitmen untuk membantu menurunkan angka stunting di Kabupaten Bekasi dan akhirnya meluncurkan program GETAS. Dari program tersebut, Jababeka menargetkan penurunan hingga 50 persen.

Adapun dalam menjalankan program GETAS ini, Jababeka mengajak tenant Kawasan Industri Jababeka dan partner untuk berpartisipasi melalui donasi. Penggalangan dana telah dilakukan sejak Agustus 2024 dan kini sudah terkumpul donasi sebesar Rp 220 juta.

Program GETAS telah diluncurkan pada Rabu (16/10/2024), di Charles Himawan Auditorium – President University, Kota Jababeka-Cikarang.

Hal ini ditandai dengan penyerahan mock up 1.000 paket bantuan stunting dari Vega Violetta Puspa Direktur PT Jababeka Infrastruktur kepada Dedy Supriyadi selaku PJ Bupati Bekasi, disaksikan oleh Sundoyo selaku Plt. Kepala BKKBN.

Lalu, dilanjutkan penyerahan simbolik bantuan dan vitamin tambahan dari Kepala BKKBN dan PJ Bupati untuk empat perwakilan anak stunting didampingi oleh camat.

"Hari ini bukan hanya peluncuran program GETAS saja, tapi juga tekad dengan beberapa pihak untuk mendukung new zero stunting yang dicanangkan pemerintah kabupaten Bekasi. Beberapa langkah strategis yang dilakukan ialah penyuluhan gizi dengan mengedukasi calon orang tua, ibu hamil sampai ibu yang punya anak dua dua tahun, dan memberikan penguatan pelayanan kesehatan melalui pemberian paket pemberian makanan tambahan bagi anak dibawah dua tahun, dan terakhir memberikan bantuan air bersih kepada masyarakat dengan lingkungan sanitasi yang buruk," kata Vega Violetta Puspa ditulis Kamis (17/10/2024).

"Rencananya, kami akan memberikan bantuan sekitar 1000 bantuan paket 1.5 kilogram telur selama tiga bulan ke depan, yaitu Oktober hingga Desember 2024. Jadi, total paket sekitar 3000 paket. Khusus untuk pemberian bulan pertama, setiap anak mendapatkan tambahan 1 botol vitamin omega 3 sebanyak 100 butir. Di mana kami akan lakukan dari 21 hingga 24 Oktober," tambah perempuan yang biasa disapa Vega ini.

baca juga

Adapun pendistribusian paket telor akan dilakukan tim CSR Jababeka ke sembilan puskesmas di empat kecamatan di Kabupaten Bekasi, yaitu Cikarang Pusat, Cikarang Timur, Cikarang Utara dan Cikarang Selatan. Lalu selanjutnya, tenaga kesehatan puskesmas yang akan membagikan kepada penerima manfaat.

Sementara itu, Dedy Supriyadi menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Jababeka dan semua pihak mendukung dan mewujudkan program GETAS demi menurunkan angka stunting di Kabupaten Bekasi. Saat ini, pihaknya melalui dinas kesehatan Pemkab Bekasi juga tengah menjalankan berbagai program dalam upaya menurunkan angka penurunan bayi stunting.

"Ini baru pertama kali, dari kawasan-kawasan (industri) yang ada di Kabupaten Bekasi, baru Jababeka yang melakukan ini. Saya bangga dan terharu sekaligus senang," kata Dedy.

Ia pun berharap program GETAS tak berhenti sampai Desember 2024 saja. Tapi juga berkelanjutan di tahun selanjutnya dalam membantu Pemkab bekasi menurunkan angka stunting. Karena Kawasan Industri Jababeka dan tenant-tenant di dalamnya sendiri banyak karyawati sehingga terus diedukasi, termasuk masyarakat di sekitar kawasan. Sehingga upaya membangun generasi anak di Kabupaten Bekasi menjadi generasi emas pada 2045 nanti.

Hal senada juga disampaikan oleh Sundoyo. Ia mengapresiasi program GETAS yang diluncurkan dan kegiatan edukasi kepada masyarakat. Karena, angka stunting akan sulit turun jika hanya hanya mengandalkan upaya dari Pemkab Bekasi, tapi butuh partisipasi pihak lain, yaitu swasta dan masyarakat.

"Saya ingin mengucapkan terima kasih juga tenant-tenant Jababeka yang memiliki perhatian terhadap penurunan angka stunting yang luar biasa," kata Sundoyo di depan karyawati-karyawati tenant Kawasan Industri Jababeka.

Vega Violetta Puspa pun optimis dan yakin, dengan kerja keras dan kolaborasi berbagai pihak bisa menurunkan angka stunting di kabupaten bekasi dengan signifikan. Sehingga anak anak di kabupaten bekasi tak hanya memiliki tumbuh kembang anak yang sempurna, tapi mereka bisa tumbuh jadi anak yang lebih sehat, cerdas dan berdaya saing tinggi.

Tak lupa Vega Violetta Puspa menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada tenant kontributor dan partner yang sudah membantu program GETAS, ialah PT Mattel Indonesia, PT Cikarang Listrindo, PT Dexa Medica, PT Yasufuku Indonesia, PT Komatsu Undercarriage, PT Harvest Ariake Indonesia, PT Combiphar, PT Kao Indonesia,  PT Nippon indosari corpindo (Sari Roti).

Tak berhenti di situ, acara kick off program GETAS ini dilanjutkan dengan seminar kesehatan bertema Pencegahan Anak Stunting Dimulai Sejak Masa Kehamilan. Seminar berjalan selama 1 jam dan berhasil antusiasme peserta yang merupakan ibu hamil.

Mereka tak segan menanyakan kepada beberapa narasumber mengenai nutrisi dan makanan wajib agar bayi tak mengalami stunting.  Adapun narasumber yang mengisi seminar tersebut ialah Dr. Firzawati, S.Si, Apt, MKM, dr. Emi Tri Dianasari, Sp.OG, dan Prof. Dr. dr. Budi Setiabudiawan, Sp.A(K)., M.Kes.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jababeka Dukung Pendirian Bank Sampah Mekarwangi di Desa Harjamekar Cikarang

Jababeka Dukung Pendirian Bank Sampah Mekarwangi di Desa Harjamekar Cikarang

Bisnis | Rabu, 09 Oktober 2024 | 08:11 WIB

Lawan Stunting, Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Cikampek Gelar Program Upskilling

Lawan Stunting, Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Cikampek Gelar Program Upskilling

Bisnis | Selasa, 08 Oktober 2024 | 07:28 WIB

Program Makan Bergizi Gratis Tak Hanya Jadi Solusi untuk Stunting tapi Juga Pemberdayaan Ekonomi Rakyat

Program Makan Bergizi Gratis Tak Hanya Jadi Solusi untuk Stunting tapi Juga Pemberdayaan Ekonomi Rakyat

Lifestyle | Sabtu, 05 Oktober 2024 | 19:28 WIB

Terkini

Perluas Pasar UMKM, Pertamina Hadirkan SMEXPO 2026 di Bekasi

Perluas Pasar UMKM, Pertamina Hadirkan SMEXPO 2026 di Bekasi

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 17:35 WIB

Kambang Iwak Diterjang Pohon Tumbang, Palembang Hadapi Ancaman Pohon Tua saat Musim Hujan

Kambang Iwak Diterjang Pohon Tumbang, Palembang Hadapi Ancaman Pohon Tua saat Musim Hujan

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 17:30 WIB

Wapres Apresiasi Ibu-Ibu Pengelola Bank Sampah Binaan Pertamina di Cilacap

Wapres Apresiasi Ibu-Ibu Pengelola Bank Sampah Binaan Pertamina di Cilacap

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 17:30 WIB

Siapa Berani Pasang Banner Oligarki Bajingan di BSD? Begini Kesaksian Jukir

Siapa Berani Pasang Banner Oligarki Bajingan di BSD? Begini Kesaksian Jukir

News | Minggu, 01 November 2026 | 17:30 WIB

Hadir di Acara Sumpah Pemuda Berujung Kontroversi, Raffi Ahmad: Ini Jadi Pelajaran!

Hadir di Acara Sumpah Pemuda Berujung Kontroversi, Raffi Ahmad: Ini Jadi Pelajaran!

Video | Minggu, 01 November 2026 | 17:28 WIB

PLN Raih Dua Penghargaan UN Women Indonesia, Perkuat Komitmen Pemberdayaan Perempuan

PLN Raih Dua Penghargaan UN Women Indonesia, Perkuat Komitmen Pemberdayaan Perempuan

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 17:22 WIB

Dominasi Lapangan, SMK Nusantara dan MAN 1 Kabupaten Sukabumi Jadi Juara AXIS Nation Cup 2026

Dominasi Lapangan, SMK Nusantara dan MAN 1 Kabupaten Sukabumi Jadi Juara AXIS Nation Cup 2026

Jogja | Minggu, 01 November 2026 | 17:12 WIB

Kota Pelajar untuk Perantau, 32 Ribu Anak Malang Justru Tidak Sekolah

Kota Pelajar untuk Perantau, 32 Ribu Anak Malang Justru Tidak Sekolah

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 17:10 WIB

Nyawa Bertumbangan, Jutaan Warga Terdampak, Kenapa Karhutla Tak Jadi Bencana Nasional?

Nyawa Bertumbangan, Jutaan Warga Terdampak, Kenapa Karhutla Tak Jadi Bencana Nasional?

News | Minggu, 01 November 2026 | 17:05 WIB

Kemendagri Siapkan Insentif Fiskal Rp1 Triliun bagi Pemda yang Sukses Kawal Program MBG

Kemendagri Siapkan Insentif Fiskal Rp1 Triliun bagi Pemda yang Sukses Kawal Program MBG

Video | Minggu, 01 November 2026 | 17:05 WIB

×