Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Keberagaman dan Kerukunan Umat Beragama di Tambang Bawah Tanah DMLZ PTFI

Iwan Supriyatna

Selasa, 10 Desember 2024 | 20:01 WIB
Keberagaman dan Kerukunan Umat Beragama di Tambang Bawah Tanah DMLZ PTFI
Masjid Al Baabul Munawwar di dalam tambang PTFI. (Suara.com/Iwan Supriyatna)

Suara.com - Di kedalaman 1.760 meter di bawah permukaan tanah, sebuah pemandangan yang jarang ditemukan di banyak tempat, terutama di Indonesia, terlihat di tambang bawah tanah DMLZ milik PT Freeport Indonesia (PTFI). Di sana, dua tempat ibadah yang mewakili dua agama besar berdiri berdampingan dengan penuh keharmonisan, yakni Masjid Al Baabul Munawwar dan Gereja Oikumene Soteria.

Keberadaan kedua tempat ibadah ini mencerminkan bagaimana keberagaman dapat hidup berdampingan dengan damai, bahkan di lingkungan kerja yang berisiko tinggi sekalipun.

Masjid Al Baabul Munawwar dan Gereja Oikumene Soteria tidak hanya sekadar tempat untuk beribadah, tetapi juga menjadi simbol kerukunan antarumat beragama di salah satu kawasan pertambangan terbesar di dunia.

Keberagaman umat beragama di wilayah ini bukanlah hal yang langka, karena PTFI mempekerjakan ribuan pekerja dari berbagai latar belakang agama dan suku. Meski hidup di lingkungan yang serba terbatas dan penuh tantangan, mereka tetap dapat saling menghormati dan menjaga kedamaian.

Di lingkungan yang terisolasi seperti tambang bawah tanah ini, keberadaan tempat ibadah menjadi sangat penting. Bagi sebagian pekerja, kesempatan untuk menjalankan ibadah dengan tenang sangat berarti, apalagi mereka harus bekerja dalam kondisi fisik yang berat dan lingkungan yang keras.

Gereja Oikumene Soteria. (Suara.com/Iwan Supriyatna)
Gereja Oikumene Soteria. (Suara.com/Iwan Supriyatna)

Saat Suara.com berkesempatan berkunjung pada Selasa (10/12/2024), masjid dan gereja yang ada di bawah tanah ini tidak hanya menjadi tempat spiritual, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat tali persaudaraan antar umat beragama yang bekerja bersama.

Keberadaan Masjid Al Baabul Munawwar di tambang bawah tanah ini menunjukkan bagaimana umat Muslim dapat menjalankan kewajiban ibadah dengan penuh ketenangan. Di sisi lain, Gereja Oikumene Soteria juga memberi ruang bagi umat Kristiani untuk merayakan kebersamaan dalam doa dan ibadah.

Meski berbeda keyakinan, keduanya menunjukkan contoh yang luar biasa tentang bagaimana agama bisa menjadi jembatan pemersatu dalam sebuah komunitas yang majemuk.

Selain fungsi spiritual, kedua tempat ibadah ini juga memiliki peran penting dalam memelihara mental dan moral pekerja.

baca juga

Di tengah tekanan dan stres yang ditimbulkan oleh pekerjaan di tambang yang keras, tempat ibadah menjadi ruang bagi mereka untuk mendapatkan ketenangan dan kekuatan batin.

Inilah salah satu bentuk keseimbangan yang terjaga dengan baik, di mana kedamaian agama turut mendukung semangat bekerja dan produktivitas para pekerja.

Masjid dan gereja di bawah tanah PTFI juga menggambarkan sikap inklusif dan toleransi yang tinggi di kalangan pekerja tambang. Meskipun mereka datang dari latar belakang yang berbeda-beda, mereka tetap saling menghormati dan menjaga kerukunan.

Toleransi beragama di sini bukan hanya teori, tetapi benar-benar diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini mencerminkan semangat Bhinneka Tunggal Ika, yang mengajarkan bahwa meskipun berbeda-beda, Indonesia tetap satu.

Dalam kenyataannya, keberadaan kedua tempat ibadah ini menunjukkan bahwa perbedaan bukanlah halangan untuk hidup bersama. Bahkan, perbedaan agama, suku, dan budaya dapat menjadi sumber kekuatan yang memperkaya kehidupan sosial dan spiritual.

Di tambang bawah tanah ini, para pekerja dari berbagai agama menunjukkan bahwa kerukunan bukan hanya bisa dicapai di tempat-tempat terbuka, tetapi juga di ruang yang sempit dan tertutup sekalipun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

New Guinea Singing Dog Jadi Salah Satu Indikator Keberhasilan Ekologi di Grasberg PT Freeport Indonesia

New Guinea Singing Dog Jadi Salah Satu Indikator Keberhasilan Ekologi di Grasberg PT Freeport Indonesia

Bisnis | Selasa, 10 Desember 2024 | 16:12 WIB

Laba MIND ID Q3 2024 Lampaui Total Laba 2023, Bukti Kesuksesan Hilirisasi Mineral

Laba MIND ID Q3 2024 Lampaui Total Laba 2023, Bukti Kesuksesan Hilirisasi Mineral

Bisnis | Kamis, 21 November 2024 | 06:50 WIB

Freeport Suplai Emas ke Antam, Erick Thohir Sebut Negara Hemat Rp200 Triliun

Freeport Suplai Emas ke Antam, Erick Thohir Sebut Negara Hemat Rp200 Triliun

Bisnis | Kamis, 07 November 2024 | 20:33 WIB

Terkini

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×