Angin Surga untuk Warga Terdampak Bendungan Jlantah Proyek Waskita Karya, Bupati Karanganyar: Kalau Cocok Ditransfer

Tim Liputan Bisnis

Kamis, 26 Desember 2024 | 14:10 WIB
Angin Surga untuk Warga Terdampak Bendungan Jlantah Proyek Waskita Karya, Bupati Karanganyar: Kalau Cocok Ditransfer
PT Waskita Karya (Persero) Tbk mempercepat pembangunan Bendungan Jlantah di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. (Foto: Antaranews.com)

Suara.com - PT Waskita Karya (Persero) Tbk mempercepat pembangunan Bendungan Jlantah di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, untuk meningkatkan kapasitas penampungan air dan mendukung ketahanan pangan di wilayah tersebut.

Direktur Operasi II WSKT, Dhetik Ariyanto, menyatakan bahwa Bendungan Jlantah akan memberikan manfaat besar, terutama dalam mendukung irigasi yang dapat meningkatkan ketahanan pangan.

"Pemerintah bertekad memastikan produksi pangan nasional supaya mampu memenuhi kebutuhan rakyat tanpa harus impor. Maka keberadaan Bendungan Jlantah, dapat mendorong tujuan tersebut, karena mampu meningkatkan produktivitas pertanian," ujar Dhetik, sebagaimana dilansir oleh Antara pada Kamis (26/12/2024).

Menurut informasi dari Portal Resmi Provinsi Jawa Tengah, pembangunan Bendungan Jlantah di Desa Tlobo dan Desa Karangsari, Kecamatan Jatiyoso, kini memasuki tahap pembebasan lahan.

Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) telah mulai memberikan kompensasi kepada warga yang terkena dampak proyek waduk yang nantinya akan mengairi 1.400 hektare lahan pertanian di Karanganyar.

Pada Senin lalu, warga diundang ke Balai Desa Tlobo, Jatiyoso, untuk menerima estimasi harga dari lembaga penaksir independen. Jika warga setuju dengan harga yang ditawarkan, mereka diminta menandatangani persetujuan. Jika belum cocok, mereka diberi waktu hingga Rabu (25/12/2024) untuk mempertimbangkan lebih lanjut.

Kepala ATR/BPN, Anton Jumantoro, menjelaskan bahwa ada dua desa yang terdampak proyek pembangunan Bendungan Jlantah, dengan total 729 bidang atau sekitar 198 hektare lahan.

Desa Tlobo memiliki sekitar 416 bidang, sedangkan Desa Karangsari sekitar 313 bidang. Kompensasi telah diberikan untuk 105 bidang di Desa Tlobo, dan sisanya akan diberikan secara bertahap, dengan target penyelesaian pada tahun depan.

Anton menambahkan bahwa jika warga setuju, kompensasi akan segera dibayarkan setelah melengkapi dokumen yang diperlukan, termasuk surat kuasa jika lahan tersebut diwariskan.

baca juga

“Apabila ada warga yang keberatan terhadap bentuk dan besaran ganti rugi, dapat mengajukan keberatan secara tertulis ke Pengadilan Negeri Karanganyar," tambahnya.

Kepala Bidang Pelaksana Jaringan Sumber Air (PJSA) BBWSBS, Heriantono Waluyadi, menyebutkan bahwa ganti rugi dilakukan secara bertahap. Bendungan ini akan digunakan untuk mengairi hampir 1.400 hektare lahan pertanian dan menyediakan 150 liter per detik air baku. Pembangunan konstruksi diperkirakan memakan waktu empat tahun.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Bendungan II BBWSBS, Arif Gunawan, menjelaskan bahwa 105 bidang yang sudah diganti rugi berada di blok 5 dan 6, yang merupakan area akses jalan.

“Jadi dibebaskan lahan untuk akses jalan dulu, karena itu yang utama untuk kita masuk,” ujar Arif.

Seperti bendungan lainnya di Indonesia, Bendungan Jlantah juga akan dipersiapkan sebagai objek wisata. Bupati Karanganyar, Juliyatmono, mengingatkan warga agar menggunakan kompensasi mereka untuk membeli lahan di tempat lain atau untuk sedekah.

“Kalau harganya belum cocok, aja bengok-bengok. Ada tahapannya untuk menyampaikan lewat Pengadilan Negeri. Kalau cocok, uangnya akan langsung ditransfer ke rekening masing-masing pada Rabu,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Proyek Triliunan Rupiah, Waskita Karya Malah Nunggak Bayar Sewa Motor UMKM

Proyek Triliunan Rupiah, Waskita Karya Malah Nunggak Bayar Sewa Motor UMKM

Bisnis | Kamis, 26 Desember 2024 | 12:48 WIB

Krisis Waskita Karya Tahun 2024 Makin Parah: Skandal Korupsi, Tumpukan Utang hingga Digugat PKPU

Krisis Waskita Karya Tahun 2024 Makin Parah: Skandal Korupsi, Tumpukan Utang hingga Digugat PKPU

Bisnis | Kamis, 26 Desember 2024 | 12:42 WIB

Perusahaan Asing Gugat Waskita Karya Karena Nunggak Utang Rp976 Juta

Perusahaan Asing Gugat Waskita Karya Karena Nunggak Utang Rp976 Juta

Bisnis | Rabu, 18 Desember 2024 | 08:00 WIB

Terkini

Menhut Bidik 6 Perusahaan Lagi soal Karhutla, Siapa yang Terancam Kehilangan Izin Usaha?

Menhut Bidik 6 Perusahaan Lagi soal Karhutla, Siapa yang Terancam Kehilangan Izin Usaha?

Kalbar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Nilai Kinerja Positif, Gerindra Beri Lampu Hijau Rudy Susmanto Lanjut Periode Kedua

Nilai Kinerja Positif, Gerindra Beri Lampu Hijau Rudy Susmanto Lanjut Periode Kedua

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Misteri Mayat Membusuk di Podomoro Tenjo, Sempat Titip Kucing ke Tetangga Sebelum Meninggal

Misteri Mayat Membusuk di Podomoro Tenjo, Sempat Titip Kucing ke Tetangga Sebelum Meninggal

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Asap Tebal Hambat Pemadaman Karhutla, 3 Helikopter Malaysia Masih Menunggu Respons RI

Asap Tebal Hambat Pemadaman Karhutla, 3 Helikopter Malaysia Masih Menunggu Respons RI

Sumsel | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:14 WIB

Hilang 10 Hari, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di Apartemen Tangerang

Hilang 10 Hari, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di Apartemen Tangerang

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:03 WIB

Pemkab Bogor Targetkan Utang Proyek Rp44 M Cair Akhir Oktober

Pemkab Bogor Targetkan Utang Proyek Rp44 M Cair Akhir Oktober

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Kronologi Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Kaca Pecah hingga Official Dikeroyok

Kronologi Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Kaca Pecah hingga Official Dikeroyok

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:48 WIB

PSSI Apresiasi Bobby Nasution Sebagai Satu-satunya Gubernur Peduli Timnas

PSSI Apresiasi Bobby Nasution Sebagai Satu-satunya Gubernur Peduli Timnas

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Polda Banten Gagalkan Peredaran 11 Kg Ganja dan Sabu Modus Jasa Ekspedisi di Bogor

Polda Banten Gagalkan Peredaran 11 Kg Ganja dan Sabu Modus Jasa Ekspedisi di Bogor

Banten | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:37 WIB

Gempa Bumi M 4,6 di Selatan Lumajang, Getaran Dirasakan di Empat Wilayah Jawa Timur

Gempa Bumi M 4,6 di Selatan Lumajang, Getaran Dirasakan di Empat Wilayah Jawa Timur

Jatim | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:28 WIB

×