Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.778.000
Beli Rp2.653.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.712

Pimpin Kolaborasi 5 BPD, Bank Jatim Siapkan Modal Jumbo lewat Penerbitan Obligasi

M Nurhadi | Suara.com

Rabu, 05 Februari 2025 | 19:00 WIB
Pimpin Kolaborasi 5 BPD, Bank Jatim Siapkan Modal Jumbo lewat Penerbitan Obligasi
Direktur Utama Bank Jatim, Busrul Iman, dalam program siniar wawancara khusus Suara.com dan IDNFinancials.com betajuk Meet The CEO, Rabu (5/11/2025). [Suara.com/Adit Rianto Saputro]

Suara.com - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk, lebih dikenal sebagai Bank Jatim, mengumumkan rencana penerbitan obligasi jangka panjang sebagai langkah strategis dalam memperkuat struktur pendanaannya.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan keberlanjutan kinerja perseroan, di tengah dinamika industri perbankan yang terus berkembang.

Rencana strategis tersebut menjadi penekanan Direktur Utama Bank Jatim, Busrul Iman, dalam program siniar wawancara khusus Suara.com dan IDNFinancials.com betajuk Meet The CEO, Rabu (5/11/2025).

Busrul menegaskan, aksi korporasi ini merupakan bagian dari strategi investasi jangka panjang guna menciptakan pendanaan yang lebih stabil.

"Dalam roadmap BPD yang telah diluncurkan oleh OJK, ada tiga aspek utama yang harus diperhatikan, yakni resiliensi, kontributif, dan kompetitif. Karenanya, penerbitan obligasi menjadi salah satu cara untuk memperkuat ketahanan likuiditas Bank Jatim," ujar Busrul Iman.

Bank Jatim sendiri telah memperoleh peringkat AA dari lembaga pemeringkat obligasi, yang menunjukkan tingkat kepercayaan pasar terhadap kinerja dan stabilitas keuangan perseroan.

“Kami berupaya terus menjaga dan meningkatkan peringkat ini agar memberikan nilai tambah bagi pasar dan investor,” tambahnya.

Rencana penerbitan obligasi bertenor 3 sampai 5 tahun ini telah digodok setidaknya sejak tahun 2024. Tujuan utamanya adalah memastikan likuiditas yang stabil, terutama dalam mendukung skema kelompok usaha bersama atau KUB yang sedang dikembangkan oleh perseroan.

Busrul menjelaskan, sebagai induk dalam kolaborasi KUB, Bank Jatim membutuhkan modal yang solid. Meskipun permodalan perseroan kekinian terbilang kuat dengan capital adequacy ratio (CAR) mencapai 23,06 persen per September 2024, manajemen tetap mewaspadai potensi risiko likuiditas, mengingat rasio loan-to-deposit (LDR) berada di level 70,85 persen.

Ia menambahkan, rencana kebijakan penerbitan obligasi ini juga memungkinkan Bank Jatim untuk memperluas skala bisnisnya, tidak hanya di Jawa Timur tetapi juga menjangkau daerah lain melalui kerja sama dengan BPD-BPD lain.

Sebagai induk dalam KUB, Bank Jatim akan bertindak sebagai anchor untuk menopang stabilitas keuangan bagi anggota kelompok usaha yang mengalami kendala likuiditas.

Untuk diketahui, Bank Jatim telah memperkuat sinergi dengan lima bank pembangunan daerah lain melalui pembentukan KUB.

Kelima BPD tersebut ialah Bank Lampung, Bank NTB Syariah, Bank Banten, Bank NTT, dan Bank Sultra.

Bank Jatim berperan sebagai induk mitra dalam KUB ini dengan fokus pada tiga aspek utama, yakni permodalan, bisnis dan keuangan, serta penguatan tata kelola perusahaan.

Busrul menjelaskan, kolaborasi ini membuka peluang bagi Bank Jatim untuk tumbuh lebih pesat dengan pendekatan beyond business value creation, termasuk dalam aspek pengembangan SDM dan sistem informasi.

"Implementasi Bank Jatim Incorporate memberikan peluang bagi kami untuk berkembang secara eksponensial dan berkontribusi lebih besar terhadap sektor perbankan nasional," kata dia.

Dengan strategi ini, Bank Jatim optimistis dapat menjaga pertumbuhan bisnisnya secara berkelanjutan, sekaligus berkontribusi terhadap penguatan ekosistem perbankan daerah di Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Modal Inti Kurang, Bank NTT dan Bank Jatim Sepakat Bentuk KUB

Modal Inti Kurang, Bank NTT dan Bank Jatim Sepakat Bentuk KUB

Bisnis | Selasa, 05 November 2024 | 18:24 WIB

BRI Insurance dan Bank Jatim Permudah Klaim Asuransi Secara Online

BRI Insurance dan Bank Jatim Permudah Klaim Asuransi Secara Online

Bri | Rabu, 04 September 2024 | 15:44 WIB

Kalahkan Tim Putri TNI AU, Bank Jatim Raih Gelar Keempat Beruntun Livoli Divisi Utama 2022

Kalahkan Tim Putri TNI AU, Bank Jatim Raih Gelar Keempat Beruntun Livoli Divisi Utama 2022

Sport | Minggu, 13 November 2022 | 00:41 WIB

Livoli Divisi Utama 2022: Tim Putri Bank Jatim Bidik Quattrick

Livoli Divisi Utama 2022: Tim Putri Bank Jatim Bidik Quattrick

Sport | Sabtu, 12 November 2022 | 07:36 WIB

Livoli Divisi Utama 2022: Bank Jatim dan TNI AU Bersaing di Final

Livoli Divisi Utama 2022: Bank Jatim dan TNI AU Bersaing di Final

Sport | Jum'at, 11 November 2022 | 12:38 WIB

Terkini

Misbakhun Nilai Pelemahan Rupiah Sekarang Tak Seburuk 1998

Misbakhun Nilai Pelemahan Rupiah Sekarang Tak Seburuk 1998

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:23 WIB

IHSG Bergejolak Karena Ekspor Dikendalikan Danantara, Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi

IHSG Bergejolak Karena Ekspor Dikendalikan Danantara, Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:27 WIB

Isu Sejumlah Merek Kendaraan Dilarang Beli Pertalite, Pertamina: Hoaks!

Isu Sejumlah Merek Kendaraan Dilarang Beli Pertalite, Pertamina: Hoaks!

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 14:48 WIB

Pasca-Blackout Sumatra, Pasokan Listrik 8,3 Juta Pelanggan Diklaim PLN Mulai Pulih

Pasca-Blackout Sumatra, Pasokan Listrik 8,3 Juta Pelanggan Diklaim PLN Mulai Pulih

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 14:01 WIB

Indikasi Awal, PLN Sebut Gangguan Cuaca jadi Penyebab Blackout di Sumatera

Indikasi Awal, PLN Sebut Gangguan Cuaca jadi Penyebab Blackout di Sumatera

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 12:26 WIB

LPS Ajak Generasi Muda Kuasai Teknologi dan Mitigasi Risiko Keuangan

LPS Ajak Generasi Muda Kuasai Teknologi dan Mitigasi Risiko Keuangan

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:04 WIB

Aceh hingga Jambi Mati Blackout, Dirut PLN Minta Maaf!

Aceh hingga Jambi Mati Blackout, Dirut PLN Minta Maaf!

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 10:41 WIB

Menkeu Purbaya Dorong Peran Swasta, Optimis Ekonomi Indonesia Tumbuh Lebih Cepat

Menkeu Purbaya Dorong Peran Swasta, Optimis Ekonomi Indonesia Tumbuh Lebih Cepat

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:44 WIB

Purbaya Sebut Krisis 1998 Tak Akan Terulang, Optimis 6 Bulan Lagi Orang Susah Berkurang

Purbaya Sebut Krisis 1998 Tak Akan Terulang, Optimis 6 Bulan Lagi Orang Susah Berkurang

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:35 WIB

Pertamina Dorong Perempuan Berkontribusi di Industri Energi

Pertamina Dorong Perempuan Berkontribusi di Industri Energi

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 08:18 WIB