Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.373,849
LQ45 633,840
Srikehati 307,576
JII 383,471
USD/IDR 17.871

Bank di Asia Tenggara Berlomba Perkuat Infrastruktur Demi Layanan Digital, Indonesia Tertinggal?

M Nurhadi

Kamis, 20 Februari 2025 | 20:05 WIB
Bank di Asia Tenggara Berlomba Perkuat Infrastruktur Demi Layanan Digital, Indonesia Tertinggal?
Ilustrasi transaksi dengan QRIS. [Envanto]

Suara.com - Sebuah laporan dari IDC Infobrief yang disponsori oleh TiDB mengungkap bahwa 48% bank di Asia Tenggara kini memprioritaskan ketahanan infrastruktur.

Meskipun demikian, 50% data yang mereka miliki masih tidak terstruktur, yang menghambat inovasi dan skalabilitas. Kebutuhan akan teknologi untuk meningkatkan ketahanan, efisiensi biaya, dan kecepatan menjadi pendorong utama pergeseran prioritas ini.

Survei dari PricewaterhouseCoopers (PwC) menunjukkan bahwa 68% bank di kawasan ini sedang menjalankan digitalisasi untuk meningkatkan pengalaman nasabah.

Di Indonesia, transformasi digital semakin berkembang dengan fokus pada kenyamanan nasabah dan integrasi sistem, seperti penggabungan rekening bank dengan e-wallet.

Connected finance memerlukan ekosistem dan teknologi yang mendukung integrasi, dengan distributed database sebagai solusi yang menawarkan skalabilitas dan respons analitik cepat.

IDC melaporkan bahwa 68% Chief Information Officer (CIO) di Asia menjadikan analitik data sebagai prioritas utama mereka. Namun, 44% CIO juga mengidentifikasi risiko migrasi sebagai hambatan dalam transformasi digital.

Distributed database dapat mempercepat pertumbuhan bisnis dengan meningkatkan efisiensi operasional dan menurunkan biaya kepemilikan. Teknologi ini dapat membantu meningkatkan kapabilitas digital bank di Indonesia, meskipun ada tantangan seperti kurangnya tenaga kerja terampil dan infrastruktur lama.

IDC mencatat bahwa connected finance memiliki potensi pendapatan sebesar US$57 miliar dengan 102 miliar transaksi API. Untuk mencapai potensi ini, bank harus mengatasi masalah manajemen data yang dihadapi oleh 52% responden survei IDC.

Dengan mengadopsi solusi data terdistribusi, bank-bank di Indonesia dapat meningkatkan efisiensi operasional dan pengalaman nasabah, serta mencapai pertumbuhan berkelanjutan dalam ekosistem yang semakin terhubung.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fakta Bank Emas Indonesia, Ternyata Bukan Hal Baru

Fakta Bank Emas Indonesia, Ternyata Bukan Hal Baru

Bisnis | Kamis, 20 Februari 2025 | 19:05 WIB

BCA Syariah Belum Tertarik Buka Bisnis Bullion Bank

BCA Syariah Belum Tertarik Buka Bisnis Bullion Bank

Bisnis | Kamis, 20 Februari 2025 | 16:03 WIB

Haris Rusly Moti: Ada Kekuatan Asing Ingin Ganggu Kebijakan Nasionalis Kerakyatan Prabowo

Haris Rusly Moti: Ada Kekuatan Asing Ingin Ganggu Kebijakan Nasionalis Kerakyatan Prabowo

News | Kamis, 20 Februari 2025 | 14:37 WIB

Diunduh 119 Juta Kali, Tahun 2024 BRImo Jadi Aplikasi Perbankan Terpopuler di Indonesia

Diunduh 119 Juta Kali, Tahun 2024 BRImo Jadi Aplikasi Perbankan Terpopuler di Indonesia

Bisnis | Kamis, 20 Februari 2025 | 12:35 WIB

Tangkal Kawung, Produk Gula Aren Asli Banten Kini Bidik Eskpor ke Korea

Tangkal Kawung, Produk Gula Aren Asli Banten Kini Bidik Eskpor ke Korea

Bisnis | Kamis, 20 Februari 2025 | 11:08 WIB

BI Laporkan Transaksi Berjalan Minus, Ini Biang Keroknya

BI Laporkan Transaksi Berjalan Minus, Ini Biang Keroknya

Bisnis | Kamis, 20 Februari 2025 | 13:53 WIB

Terkini

Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok

Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok

Bola | Kamis, 13 Agustus 2026 | 15:26 WIB

Siapa Bos Gendut? Gembong Narkoba Kampung Bahari Tertangkap BNN

Siapa Bos Gendut? Gembong Narkoba Kampung Bahari Tertangkap BNN

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 15:25 WIB

Muhammadiyah Buka Suara Soal Tantangan Hafal Alquran Berhadiah Miras di Festival Musik Ancol

Muhammadiyah Buka Suara Soal Tantangan Hafal Alquran Berhadiah Miras di Festival Musik Ancol

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 15:21 WIB

Xavi Resmi Jadi Bos Belanda, Eks Barcelona Itu Janjikan Oranje Bakal Kembali Total Football

Xavi Resmi Jadi Bos Belanda, Eks Barcelona Itu Janjikan Oranje Bakal Kembali Total Football

Bola | Kamis, 13 Agustus 2026 | 15:15 WIB

Bolehkah Memakai Serum Vitamin C dan Niacinamide Bersamaan?

Bolehkah Memakai Serum Vitamin C dan Niacinamide Bersamaan?

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 15:15 WIB

4 Ide OOTD Contemporary Streetwear ala S.Coups SEVENTEEN, Keren Tanpa Ribet

4 Ide OOTD Contemporary Streetwear ala S.Coups SEVENTEEN, Keren Tanpa Ribet

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 15:15 WIB

Danantara Bangun Pabrik Magnet Permanen, untuk Komponen EV hingga Senjata Canggih

Danantara Bangun Pabrik Magnet Permanen, untuk Komponen EV hingga Senjata Canggih

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 15:12 WIB

KPA Tangerang Temukan 203 Kasus HIV hingga April 2026, Layanan Deteksi Diperluas

KPA Tangerang Temukan 203 Kasus HIV hingga April 2026, Layanan Deteksi Diperluas

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 15:10 WIB

Mengenal Sifat Buruk dan Sisi Gelap Shio Kuda yang Jarang Diketahui, Ini Daftarnya

Mengenal Sifat Buruk dan Sisi Gelap Shio Kuda yang Jarang Diketahui, Ini Daftarnya

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 15:10 WIB

Tak Ada Bekas Luka, Tim Forensik Selidiki Kemungkinan Racun di Jasad Sutrimo

Tak Ada Bekas Luka, Tim Forensik Selidiki Kemungkinan Racun di Jasad Sutrimo

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 15:08 WIB

×