Strategi IWIP: Safari Ramadhan sebagai Katalisator Hubungan Industrial dan Ekonomi Masyarakat

Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 21 Maret 2025 | 08:02 WIB
Strategi IWIP: Safari Ramadhan sebagai Katalisator Hubungan Industrial dan Ekonomi Masyarakat
Ilustrasi. IWIP segera membuka sebanyak 12.000 lapangan kerja baru pada 2021. (Foto Istimewa).

Suara.com - Kawasan industri Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) terus berkomitmen untuk mempererat hubungan dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial, salah satunya dengan Safari Ramadhan. 

Kegiatan yang berlangsung sepanjang bulan suci Ramadhan ini, diharapkan semakin memperkuat silaturahmi serta kolaborasi antara perusahaan, masyarakat sekitar, hingga karyawan di area kawasan industri Weda Bay, Maluku Utara.

Yudhi Santoso, General Manager External Relations IWIP, mengatakan bulan suci Ramadhan merupakan momen yang tepat untuk menjalin hubungan yang lebih erat dengan masyarakat, pemerintah serta pemangku kepentingan lain. 

"IWIP bertekad menciptakan kebersamaan agar terbangun sinergi dan kolaborasi demi kemajuan daerah yang berkelanjutan. Melalui kegiatan Safari Ramadhan, kami berharap dapat memberikan dampak positif dalam meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan warga," kata Yudhi dalam keterangannya dikutip Jumat (21/3/2025).

Safari Ramadhan IWIP dilaksanakan di beberapa desa sekitar kawasan industri Weda Bay, Maluku Utara, serta di Jakarta. Di wilayah sekitar kawasan, Kegiatan Buka Puasa Bersama diadakan di Desa Mesa, Sagea, Waibulan, Waikob, Kulo Jaya/Woerjana, Nurweda, di Halmahera Tengah, dan Kecamatan Wasilei Selatan, Kota Maba di Halmahera Timur. 

Sementara itu, di Jakarta, acara Buka Puasa Bersama dihadiri oleh pemangku kepentingan seperti organisasi masyarakat Maluku Utara di Jakarta, antara lain HIKMU Jakarta, Kerukunan Keluarga Fagogoru, Garda Nuku Tidore, Formapas Malut, Formapas Halteng, Himapas Haltim, Hipma Halteng, Hipmi Haltim, dan PPMW Weda Jakarta.

Kegiatan dimulai pada 10 Maret 2025 dengan buka puasa bersama dan tausiah di Desa Mesa, Halmahera Tengah, Maluku Utara, dihadiri oleh perwakilan pemerintah, masyarakat, dan karyawan IWIP.

IWIP sendiri merupakan kawasan industri terpadu untuk pengolahan logam berat di Maluku Utara. IWIP berlokasi di Desa Lelilef, Kecamatan Weda, Kabupaten Halmahera Tengah. 

IWIP merupakan kawasan industri pertama terintegrasi di Indonesia. 

baca juga

IWIP berfungsi untuk memfasilitasi pengolahan mineral dan produksi komponen baterai kendaraan listrik. 

IWIP merupakan: Proyek Strategis Nasional (PSN), Objek Vital Nasional (OBVITNAS) Bidang Industri, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN). 

IWIP juga memiliki program beasiswa untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di wilayah lingkar tambang dan kawasan industri. 

Kawasan industri IWIP dilengkapi dengan fasilitas meliputi bandar udara seluas 2.200 meter persegi, power plant, serta pelabuhan khusus. Hingga tahun 2024 ini, dari komitmen investasi sebesar USD20 Miliar, telah direalisasikan sekitar US$ 15 Miliar.

IWIP telah menyerap tenaga kerja sejumlah 81.000 orang dari target penyerapan sebesar 100.000 pekerja, yang diharapkan terpenuhi pada tahun depan. Sebanyak 45 perusahaan telah menjadi tenant PT IWIP.

Sebelumnya Menteri Perindustran (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menerangkan, kawasan IWIP ditargetkan beroperasi secara terintegrasi mulai dari mulut tambang hingga menjadi produk baterai listrik. Hilirisasi industri berbasis tambang juga mendukung ekosistem kendaraan listrik (EV).

Dalam kunjungan ke Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara, Kamis (28/11/2024). Menperin meninjau persiapan groundbreaking tiga proyek yang dibangun di kawasan industri IWIP dengan total nilai sekitar US$ 2 Miliar, yaitu pabrik Battery Cell untuk EV dan Energy Storage System (ESS) PT REPT BATTERO, pabrik perakitan e-dump truck PT Qingtuo Automotive Manufacturing Indonesia, serta industri electrolytic aluminum PT Kemajuan Alumina Industry.

Agus menerangkan, hilirisasi tambang, di antaranya untuk komoditas nikel, tembaga, dan bauksit, merupakan salah satu kelompok industri prioritas pengungkit pertumbuhan ekonomi. “Potensi Produk Domestik Bruto (PDB) dari hilirisasi komoditas nikel dapat mencapai US$ 14,2 juta, dengan potensi penyerapan tenaga kerja sebesar 169 ribu orang, pontensi investasi hingga US$ 42,5 juta, serta potensi ekspor mencapai US$ 32,1 juta,” ucap dia Agus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengenal KIPI, Kawasan Industri Hijau di Kaltara yang Digadang-gadang Terbesar di Dunia

Mengenal KIPI, Kawasan Industri Hijau di Kaltara yang Digadang-gadang Terbesar di Dunia

News | Kamis, 20 Maret 2025 | 21:57 WIB

SBN: Investasi Aman Dijamin Negara? Simak Pengertian dan Keuntungannya

SBN: Investasi Aman Dijamin Negara? Simak Pengertian dan Keuntungannya

Lifestyle | Kamis, 20 Maret 2025 | 12:03 WIB

Pabrik Nikel PT GNI Asal China yang Diresmikan Jokowi Terancam Tutup Total

Pabrik Nikel PT GNI Asal China yang Diresmikan Jokowi Terancam Tutup Total

Bisnis | Kamis, 20 Maret 2025 | 11:15 WIB

Terkini

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:30 WIB

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:23 WIB

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 23:16 WIB

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:04 WIB

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:01 WIB

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:57 WIB

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Bola | Senin, 28 September 2026 | 22:46 WIB

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:44 WIB

×