Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

IIF Danai Pembangunan PLTMH 11MW di Sumut Senilai 12,2 Juta Dolar AS

Iwan Supriyatna

Sabtu, 22 Maret 2025 | 14:21 WIB
IIF Danai Pembangunan PLTMH 11MW di Sumut Senilai 12,2 Juta Dolar AS
IIF dan ANHE menandatangani perjanjian kerja sama penyaluran pembiayaan modal kerja senilai USD 12,2 juta.

Suara.com - PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) dan PT ANHE Konstruksi Indonesia (ANHE) menandatangani perjanjian kerja sama penyaluran pembiayaan modal kerja senilai USD 12,2 juta.

Pembiayaan ini akan digunakan untuk pembangunan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hidro (PLTMH) Lao Biang 2 berkapasitas 11 MW yang berlokasi di Desa Kandibata dan Kinepen, Kecamatan Kabanjahe dan Munte, Kabupaten Karo, Sumatera Utara.

Penandatanganan perjanjian tersebut dilakukan oleh Chief Investment Officer IIF, M. Ramadhan Harahap (Idhan) dan Presiden Direktur ANHE, Zhou Yu Fei.

Proyek PLTMH Lao Biang 2 ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan pemanfaatan Energi Baru Terbarukan (EBT) di Indonesia, khususnya di Sumatera Utara.

"Kami berkomitmen mendukung pembangunan PLTMH Lao Biang 2 ini yang tidak hanya akan meningkatkan pasokan listrik di Sumatera Utara, tetapi juga berkontribusi pada upaya pemerintah dalam mencapai target bauran EBT sebesar 17-19% di tahun 2025. Kami percaya bahwa kerja sama ini akan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat sekitar," ujar Idhan dalam keterangannya ditulis Sabtu (22/3/2025).

Menurut informasi Badan Pusat Statistik, Sumatera Utara sendiri menempati posisi ke-5 dari seluruh provinsi di tahun 2023 untuk pembangkit tenaga listrik. Hal tersebut menunjukkan potensi besar wilayah ini dalam sektor energi.

Namun, potensi ini perlu terus dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan listrik yang terus meningkat seiring dengan pertumbuhan ekonomi.

Proyek PLTMH Lao Biang 2 kemudian hadir sebagai jawaban atas tantangan ini melalui penambahan kapasitas listrik dan pemanfaatan potensi energi terbarukan di Sumatera Utara.

Indonesia, sebagai negara kepulauan dengan pertumbuhan ekonomi yang pesat, menghadapi tantangan besar dalam memenuhi kebutuhan infrastruktur yang mendesak.

Dari jalan tol dan jembatan hingga pembangkit listrik dan sistem air bersih, investasi infrastruktur yang berkelanjutan adalah kunci untuk membuka potensi ekonomi penuh dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Indonesia Infrastructure Finance (IIF), sebuah lembaga keuangan non-bank, hadir sebagai katalisator dalam mempercepat pembangunan infrastruktur di Indonesia.

Didirikan pada tahun 2010, IIF berfokus pada penyediaan solusi pembiayaan yang inovatif dan berkelanjutan untuk proyek-proyek infrastruktur yang layak secara komersial.

Dengan modal yang kuat dan dukungan dari pemerintah Indonesia, lembaga keuangan internasional, dan investor swasta, IIF memainkan peran penting dalam menjembatani kesenjangan pembiayaan infrastruktur.

IIF menawarkan berbagai produk dan layanan pembiayaan, termasuk pinjaman langsung, sindikasi pinjaman, penjaminan, dan konsultasi keuangan.

Salah satu fokus utama IIF adalah mendorong partisipasi sektor swasta dalam pembangunan infrastruktur.

IIF bekerja sama dengan pengembang swasta, kontraktor, dan investor untuk mengembangkan proyek-proyek infrastruktur yang inovatif dan berkelanjutan.

Melalui skema Public-Private Partnership (PPP), IIF membantu memobilisasi modal swasta dan keahlian untuk proyek-proyek infrastruktur yang strategis.

Selain itu, IIF juga berkomitmen untuk mendukung proyek-proyek infrastruktur yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

IIF memprioritaskan proyek-proyek yang mengurangi emisi karbon, meningkatkan efisiensi energi, dan melindungi sumber daya alam.

Dengan berinvestasi dalam infrastruktur hijau, IIF berkontribusi pada pembangunan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif.

Ke depan, IIF akan terus memainkan peran penting dalam mendukung pembangunan infrastruktur di Indonesia.

Dengan fokus pada inovasi, keberlanjutan, dan kemitraan yang kuat, IIF siap membantu Indonesia mencapai target pembangunan infrastruktur yang ambisius dan mewujudkan potensi ekonominya yang penuh.

Melalui pembiayaan infrastruktur yang cerdas dan berkelanjutan, Indonesia dapat membangun masa depan yang lebih baik bagi seluruh rakyatnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hampir Rampung, Pembangunan Overlay Runway Selatan Bandara Soetta Capai 83,98 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Overlay Runway Selatan Bandara Soetta Capai 83,98 Persen

Bisnis | Rabu, 19 Maret 2025 | 16:29 WIB

PTPP Garap Proyek Gedung RS Harapan Kita Senilai Rp863,8 Miliar

PTPP Garap Proyek Gedung RS Harapan Kita Senilai Rp863,8 Miliar

Bisnis | Senin, 10 Maret 2025 | 16:48 WIB

Proyek Tanggul Laut Raksasa Masuk PSN, AHY: Harus Segera Diwujudkan!

Proyek Tanggul Laut Raksasa Masuk PSN, AHY: Harus Segera Diwujudkan!

Bisnis | Sabtu, 08 Maret 2025 | 15:24 WIB

Terkini

Emas Melesat, Perak Menggila! Ini Pemicu Lonjakan Harga Logam Mulia Hari Ini

Emas Melesat, Perak Menggila! Ini Pemicu Lonjakan Harga Logam Mulia Hari Ini

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 23:13 WIB

Bertemu S&P, Purbaya Jelaskan Fondasi Ekonomi Indonesia Masih Kokoh

Bertemu S&P, Purbaya Jelaskan Fondasi Ekonomi Indonesia Masih Kokoh

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 20:51 WIB

Viral Restoran di Bali Diduga Milik WN Israel, Bagaimana Hukum dan Aturannya?

Viral Restoran di Bali Diduga Milik WN Israel, Bagaimana Hukum dan Aturannya?

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 20:49 WIB

Goldman Sachs Naikkan Target Indeks Pasar Berkembang, Proyeksi Cuan Besar?

Goldman Sachs Naikkan Target Indeks Pasar Berkembang, Proyeksi Cuan Besar?

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 20:16 WIB

Jangan Asal Investasi! Kenali Cara Membedakan Pialang Resmi dan Investasi Bodong

Jangan Asal Investasi! Kenali Cara Membedakan Pialang Resmi dan Investasi Bodong

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 20:10 WIB

Day Trading atau Swing Trading? Ini yang Bisa Menguras atau Menyelamatkan Uang Anda

Day Trading atau Swing Trading? Ini yang Bisa Menguras atau Menyelamatkan Uang Anda

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 19:56 WIB

Warga Bantah Isu Eksodus di PSN Wanam, Justru Harap Ekonomi dan Lapangan Kerja Makin Tumbuh

Warga Bantah Isu Eksodus di PSN Wanam, Justru Harap Ekonomi dan Lapangan Kerja Makin Tumbuh

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 19:51 WIB

UU P2SK Resmi Disahkan DPR dan Pemerintah, Ini Rincian 17 Poin Pentingnya

UU P2SK Resmi Disahkan DPR dan Pemerintah, Ini Rincian 17 Poin Pentingnya

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 18:19 WIB

Purbaya Bela Danantara usai Diberi Outlook Negatif dari Lembaga Internasional Moody's

Purbaya Bela Danantara usai Diberi Outlook Negatif dari Lembaga Internasional Moody's

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 17:47 WIB

DSI Berpotensi Dongkrak Devisa dan Stabilkan Rupiah, Tapi Ada Risiko Tumpang Tindih Lembaga

DSI Berpotensi Dongkrak Devisa dan Stabilkan Rupiah, Tapi Ada Risiko Tumpang Tindih Lembaga

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 17:11 WIB