Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Cegah Stunting Lewat Investasi Jangka Panjang

Mohammad Fadil Djailani

Minggu, 23 Maret 2025 | 19:04 WIB
Cegah Stunting Lewat Investasi Jangka Panjang
Ilustrasi stunting (Freepik.com)

Suara.com - Program Si Melon (Masyarakat sEhat berkaLa menuju zerO stuNting) yang diinisiasi oleh Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) di Kabupaten Tangerang bukan sekadar program sosial, tetapi juga merupakan investasi jangka panjang dalam pembangunan ekonomi daerah. 

Okto Fianus, Head of Community Development PIK2, menegaskan pihaknya dalam mendukung pemerintah menurunkan angka stunting melalui sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk TNI.

"Sejak diluncurkan pada Juni 2022 di Kecamatan Teluknaga, program ini fokus meningkatkan gizi masyarakat dengan menyediakan makanan tambahan bagi bayi di bawah dua tahun, ibu hamil dengan kekurangan energi kronis, serta ibu hamil anemia," kata Okto dikutip Minggu (23/3/2025).

Stunting, atau gangguan pertumbuhan pada anak akibat kekurangan gizi kronis, memiliki dampak yang luas dan merugikan, tidak hanya bagi individu yang terdampak, tetapi juga bagi perekonomian secara keseluruhan.

Anak-anak yang mengalami stunting memiliki potensi perkembangan kognitif dan fisik yang terhambat. Hal ini berdampak pada kualitas sumber daya manusia (SDM) di masa depan, yang pada akhirnya menurunkan produktivitas tenaga kerja.

Stunting meningkatkan risiko penyakit kronis seperti diabetes, penyakit jantung, dan obesitas. Hal ini menyebabkan peningkatan beban biaya kesehatan, baik bagi individu maupun negara.

Bank Dunia memperkirakan bahwa Indonesia kehilangan sekitar 2-3% dari produk domestik bruto (PDB) setiap tahun akibat stunting. Kerugian ini mencakup hilangnya potensi pendapatan, peningkatan biaya kesehatan, dan penurunan produktivitas.

Peningkatan Kualitas SDM: Dengan fokus pada peningkatan gizi ibu hamil dan anak-anak di bawah dua tahun, Program Si Melon bertujuan untuk mencegah stunting dan meningkatkan kualitas SDM di Kabupaten Tangerang. SDM yang sehat dan berkualitas adalah modal penting dalam pembangunan ekonomi.

Program ini melibatkan desa-desa di Teluknaga dalam penyediaan bahan pangan, menciptakan ekosistem lokal yang berkelanjutan. Hal ini memberikan dampak positif bagi perekonomian desa, meningkatkan pendapatan petani dan pelaku usaha kecil.

baca juga

Dengan mencegah stunting, program ini membantu mengurangi beban biaya kesehatan di masa depan. Anggaran yang seharusnya digunakan untuk menangani penyakit akibat stunting dapat dialokasikan untuk sektor-sektor produktif lainnya.

Daerah dengan tingkat stunting yang rendah, akan memiliki daya saing yang baik. Karena memiliki SDM yang berkualitas.

Keterlibatan PIK2 dalam Program Si Melon menunjukkan peran penting sektor swasta dalam pembangunan ekonomi. Melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), sektor swasta dapat berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendukung pembangunan berkelanjutan.

Kolaborasi antara sektor swasta, pemerintah, dan masyarakat sipil adalah kunci keberhasilan program-program pembangunan. Dengan bekerja sama, sumber daya dan keahlian dari berbagai pihak dapat digabungkan untuk mencapai tujuan bersama.

Untuk mendukung program ini, PIK2 membangun ekosistem lokal dengan melibatkan desa-desa di Teluknaga dalam penyediaan bahan pangan.

Program Si Melon adalah contoh nyata bagaimana investasi dalam kesehatan dan gizi dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian. Dengan mencegah stunting, Kabupaten Tangerang tidak hanya menciptakan generasi yang lebih sehat, tetapi juga membangun fondasi ekonomi yang lebih kuat dan berkelanjutan.

Penting untuk diingat bahwa penanganan stunting membutuhkan pendekatan yang komprehensif dan berkelanjutan. Oleh karena itu, dukungan dari semua pihak, termasuk pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat, sangat diperlukan untuk memastikan keberhasilan program ini.

"Program Si Melon terbukti membantu menurunkan angka stunting di Kabupaten Tangerang sebesar 2,7%, dari 9.000 menjadi 6.000 kasus," katanya.

Selain itu, PIK2 juga terlibat dalam 10 Program Pokok PKK, termasuk pemberian makanan tambahan, penyediaan air minum, serta perbaikan fasilitas sanitasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Investasi Aman di BRImo: Reksadana atau Tabungan Emas, Semua Bisa!

Investasi Aman di BRImo: Reksadana atau Tabungan Emas, Semua Bisa!

Bri | Minggu, 23 Maret 2025 | 16:06 WIB

BUMN Pelabuhan Gelar Sobat Aksi Ramadan: Dorong Ekonomi Kerakyatan

BUMN Pelabuhan Gelar Sobat Aksi Ramadan: Dorong Ekonomi Kerakyatan

Bisnis | Minggu, 23 Maret 2025 | 09:39 WIB

Indonesia di Persimpangan: Demokrasi, Ekonomi, dan Hukum dalam Krisis

Indonesia di Persimpangan: Demokrasi, Ekonomi, dan Hukum dalam Krisis

Your Say | Sabtu, 22 Maret 2025 | 09:40 WIB

Terkini

Aturan Feng Shui Dapur, Jangan Biarkan Rezeki Hangus karena Salah Letak Kompor

Aturan Feng Shui Dapur, Jangan Biarkan Rezeki Hangus karena Salah Letak Kompor

Lifestyle | Minggu, 23 Agustus 2026 | 05:00 WIB

AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi

AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi

Tekno | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas

Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke

Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen

Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen

Bri | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya

Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:25 WIB

Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan

Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:00 WIB

22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing

22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:45 WIB

Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan

Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan

Tekno | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:20 WIB

Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut

Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:14 WIB

×