Sempat Tertimbun Longsor, Perjalanan Kereta Api di Jalur Bandung-Semarang Kembali Normal

Achmad Fauzi

Sabtu, 29 Maret 2025 | 09:57 WIB
Sempat Tertimbun Longsor, Perjalanan Kereta Api di Jalur Bandung-Semarang Kembali Normal
Jalur Kereta api jalur Bandung - Semarang mengalami kerusakan akibat longsor/(Dokumentasi KAI).

Suara.com - PT Kereta Api Indonesia telah berhasil melakukan penyelesaian perbaikan jalur rel di Km 50 + 3 (Stasiun Plabuan – Stasiun Krengseng / Daop 4 Semarang) yang terkena banjir dan Km 283 + ¾ (Stasiun Ciamis – Stasiun Manonjaya / Daop 2 Bandung) yang terdampak longsor.

Akibat kejadian ini, sejumlah perjalanan kereta api yang melintas di kedua wilayah tersebut menggalami keterlambatan karena harus melakukan rekayasa pola operasi memutar. KAI mohon maaf atas keterlambatan dan ketidaknyamanan yang dialami para penumpang, sebagai dampak penanganan perbaikan.

KAI berhasil melakukan perbaikan pada ke dua jalur rel di Km 50+3 antara Stasiun Plabuan - Stasiun Krengseng Kabupaten Batang pada Jumat, 28 Maret 2025 sebagai imbas adanya luapan air yang mengakibatkan jalur tidak dapat dilalui mulai pukul 17.30 WIB.

Di titik tersebut, salah satu jalur bagian hulu sudah selesai dilakukan perbaikan pada hari Jumat, 28 Maret 2025, pukul 19.25 WIB dan jalur bagian hilir selesai dilakukan perbaikan pada hari yang sama pada pukul 22.30 WIB. Sehingga mulai hari ini, Sabtu, 29 Maret 2025 semua jalur sudah normal dan dapat dilalui kembali oleh perjalanan kereta api dengan kecepatan terbatas.

Sementara untuk di Km 283 + ¾ (Stasiun Ciamis – Stasiun Manonjaya / Daop 2 Bandung), KAI Daerah Operasi 2 Bandung juga telah berhasil melakukan upaya perbaikan jalur rel yang terdampak di lintas jalur tersebut.

Dengan mengerahkan ratusan personil jalan rel Daop 2 Bandung, proses normalisasi jalur saat ini masih berlangsung guna memastikan keselamatan dan kelancaran perjalanan kereta api di jalur tersebut.

Pada hari Jumat, 28 Maret 2025, jam 23:50 WIB jalur ini dapat dilalui oleh kereta api, sebagai KA yang pertama melintas adalah KA 306 (KA Parcel) dengan kecepatan terbatas.

"KAI memohon maaf atas adanya keterlambatan di sejumlah perjalanan KA pada hari ini, dan mengapresiasi kesabaran serta pengertian dari para pelanggan selama pemulihan berlangsung. KAI berkomitmen untuk terus meningkatkan keandalan layanan transportasi kereta api agar tetap aman, nyaman, dan tepat waktu bagi seluruh pelanggan," ujar Executive Vice President (EVP) of Corporate Secretary KAI, Raden Agus Dwinanto Budiadji dalam keterangan tertulis, Sabtu (29/3/2025).

Bagi para pelanggan yang terkena dampak keterlambatan di atas 3 jam, KAI telah menyiapkan layanan service recovery berdasarkan aturan yang berlaku.

baca juga

Bagi penumpang yang tidak berkenan berangkat dapat melakukan pembatalan tiket hingga H+7 dan kembali 100 persen sesuai dengan harga tiket yang tertera. Penumpang yang ingin melakukan pembatalan tiket dapat melakukannya melalui loket stasiun terdekat atau aplikasi Access by KAI. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui Contact Center KAI 121, situs resmi KAI, serta akun media sosial resmi KAI.

"Keselamatan dan kenyamanan pelanggan adalah prioritas utama kami. Oleh karena itu, kami terus berupaya untuk melakukan perbaikan jalur dengan cepat agar perjalanan kereta api dapat kembali berjalan normal secepat mungkin," kata Agus.

Sebelumnya, KAI Daop 2 telah menyiapkan beberapa skenario operasi perjalanan KA. Skenario yang disiapkan adalah dengan melakukan perpindahan penumpang KA Pangandaran di Stasiun Manonjaya, Stasiun Ciamis, dan Stasiun Banjar dan KA Serayu di Stasiun Tasikmalaya dan Stasiun Ciamis dengan moda transportasi bus.

Skenario selanjutnya adalah dengan melakukan pola operasi memutar untuk KA Turangga relasi Bandung - Surabaya Gubeng dan KA Malabar relasi Bandung - Malang yang melewati lintas Bandung - Cikampek – Cirebon.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PTPN Group Ikut Kontribusi Mudik Gratis BUMN Berangkatkan 2.439 Peserta

PTPN Group Ikut Kontribusi Mudik Gratis BUMN Berangkatkan 2.439 Peserta

Bisnis | Sabtu, 29 Maret 2025 | 09:19 WIB

Krakatau Steel Berangkatkan Ratusan Pemudik di Gelaran Mudik Gratis

Krakatau Steel Berangkatkan Ratusan Pemudik di Gelaran Mudik Gratis

Bisnis | Sabtu, 29 Maret 2025 | 08:05 WIB

Jasa Raharja: Kendaraan Berkeselamatan Jadi Kunci Kesuksesan Mudik Aman Sampai Tujuan

Jasa Raharja: Kendaraan Berkeselamatan Jadi Kunci Kesuksesan Mudik Aman Sampai Tujuan

Bisnis | Sabtu, 29 Maret 2025 | 07:56 WIB

Terkini

Strategi Daihatsu Bidik Pembeli Mobil Pertama hingga Pelosok Daerah

Strategi Daihatsu Bidik Pembeli Mobil Pertama hingga Pelosok Daerah

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:10 WIB

MBG: Jangkau 57,8 Juta Penerima, Pembenahan Radikal Tata Kelola

MBG: Jangkau 57,8 Juta Penerima, Pembenahan Radikal Tata Kelola

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:10 WIB

Lama Terpinggirkan dari Timnas Indonesia, Rafael Struick Kirim Sinyal ke John Herdman

Lama Terpinggirkan dari Timnas Indonesia, Rafael Struick Kirim Sinyal ke John Herdman

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:09 WIB

Lampu Hijau dari Balai Kota: Ribuan SPD Terbit, Rapelan Gaji PJLP Mulai Dibayar

Lampu Hijau dari Balai Kota: Ribuan SPD Terbit, Rapelan Gaji PJLP Mulai Dibayar

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:08 WIB

Cuaca Panas dan El Nino Jadi Berkah bagi Industri Minuman

Cuaca Panas dan El Nino Jadi Berkah bagi Industri Minuman

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:06 WIB

Mahasiswa Trisakti Tuntut Evaluasi Total Satgas PKH yang Hobi Pamer Duit Sitaan, Ini Alasannya

Mahasiswa Trisakti Tuntut Evaluasi Total Satgas PKH yang Hobi Pamer Duit Sitaan, Ini Alasannya

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:03 WIB

Novel Uang Gawat Darurat: Ketika Niat Menabung Diserbu Kebutuhan Mendadak

Novel Uang Gawat Darurat: Ketika Niat Menabung Diserbu Kebutuhan Mendadak

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:00 WIB

Tes Kejujuran Polisi, Mahasiswa Selipkan Uang ke Barikade Aparat, Duit Rp 50 Ribu Disikat

Tes Kejujuran Polisi, Mahasiswa Selipkan Uang ke Barikade Aparat, Duit Rp 50 Ribu Disikat

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:59 WIB

Dobrak Mitos Ketinggian! Lampung Sukses Tanam Arabika di 800 MDPL: Berbuah Kilat Cuma 1,8 Tahun

Dobrak Mitos Ketinggian! Lampung Sukses Tanam Arabika di 800 MDPL: Berbuah Kilat Cuma 1,8 Tahun

Lampung | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:59 WIB

Kapal Perempuan Soroti Aparat Belum Terapkan UU TPKS Dalam Penanganan Kasus Kekerasan Seksual

Kapal Perempuan Soroti Aparat Belum Terapkan UU TPKS Dalam Penanganan Kasus Kekerasan Seksual

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:57 WIB

×