Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.196,430
LQ45 614,786
Srikehati 299,961
JII 371,907
USD/IDR 17.968

Kurs Rupiah Melemah Terhadap Ringgit Malaysia, Sentuh Level Terburuk!

M Nurhadi

Minggu, 30 Maret 2025 | 09:01 WIB
Kurs Rupiah Melemah Terhadap Ringgit Malaysia, Sentuh Level Terburuk!
Ringgit Malaysia. (Shutterstock)

Suara.com - Nilai tukar rupiah terhadap ringgit Malaysia mengalami pelemahan signifikan, mencapai Rp3.740 per ringgit pada 28 Maret 2025 kemarin, menjelang Lebaran. Bahkan, 26 Maret lalu, kurs Rupiah terhadap Ringgi Malaysia anjlok di angka Rp3.751. Ini merupakan level terendah dalam lima tahun terakhir, di mana pada 2020 lalu mencapai angka Rp3.838, menandakan tekanan yang meningkat pada mata uang Indonesia. 

Data dari Wise menunjukkan bahwa pada 21 Maret 2025, kurs konversi 1 MYR setara dengan 3.730,28 IDR. Sementara itu, Exchange-Rates.org mencatat nilai tukar 1 MYR mencapai 3.742,60 IDR pada periode yang sama.

Sementara, dikutip pada hari ini, Minggu (30/3/2025), nilai tukar 1 MYR (Malaysia Ringgit) berada di angka Rp3.733. Menguat 7 poin dibandingkan dua hari sebelumnya.

Pelemahan rupiah tidak hanya terjadi terhadap ringgit Malaysia, tetapi juga terhadap dolar AS. 

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS terus menunjukkan tren pelemahan dalam beberapa hari terakhir. Data Bank Indonesia (BI) mencatat, pada penutupan perdagangan Rabu (26/3/2025), rupiah berada di level Rp16.575 per dolar AS, kemudian melemah lagi menjadi Rp16.590 pada pembukaan Kamis (27/3/2025).

Kepala Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, dalam keterangan resminya menjelaskan, "Pelemahan rupiah terjadi bersamaan dengan penguatan indeks dolar AS (DXY) yang mencapai level 104,55 dan kenaikan yield US Treasury 10 tahun menjadi 4,352 persen." Namun, di tengah tekanan eksternal tersebut, yield Surat Berharga Negara (SBN) tenor 10 tahun justru membaik dari 7,13% menjadi 7,09%.

Analis pasar menilai pergerakan rupiah saat ini masih dalam batas wajar. "Pelemahan rupiah lebih disebabkan faktor eksternal, terutama ekspektasi kebijakan The Fed yang masih hawkish," ujar Andika Putra, ekonom PT Bahana Sekuritas.

Di sisi lain, aliran modal asing menunjukkan pola menarik. Pada pekan keempat Maret 2025 (24-26 Maret), terjadi beli neto Rp1,93 triliun oleh investor asing, dengan pembelian terbesar di pasar saham mencapai Rp2,63 triliun. Namun, mereka justru melakukan penjualan di pasar SBN senilai Rp0,51 triliun dan SRBI Rp0,19 triliun.

Secara akumulatif sejak awal tahun hingga 26 Maret 2025, pasar saham mencatat jual neto Rp32,02 triliun oleh investor asing. Namun, hal ini diimbangi dengan beli neto di pasar SBN sebesar Rp16,08 triliun dan SRBI Rp10,98 triliun, menunjukkan minat investor asing yang tetap kuat terhadap instrumen utang pemerintah.

baca juga

Sementara itu, premi Credit Default Swap (CDS) Indonesia untuk tenor 5 tahun mengalami sedikit kenaikan dari 90,41 basis poin (bps) pada 21 Maret menjadi 90,84 bps pada 26 Maret 2025. Kenaikan ini masih dalam batas normal dan mencerminkan risiko kredit Indonesia yang relatif stabil.

Bank Indonesia menyatakan akan terus memperkuat kebijakan stabilisasi nilai tukar melalui intervensi di pasar valas dan optimalisasi instrumen moneter. 

Pasar keuangan global masih menunggu perkembangan kebijakan bank sentral AS dan perkembangan geopolitik yang dapat mempengaruhi aliran modal ke negara berkembang, termasuk Indonesia. Para analis memprediksi rupiah akan bergerak dalam kisaran Rp16.500-Rp16.700 per dolar AS dalam waktu dekat.

Merujuk pada Bdata transaksi hingga 26 Maret 2025, investor non-residen membeli neto sebesar Rp1,93 triliun. Aktivitas investor di pasar saham juga mencapai nilai neto Rp2,63 triliun. Meski demikian, investor asingramai-ramai aksi jual hingga Rp0,51 triliun di pasar SBN dan Rp0,19 triliun di Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI).

Secara akumulasi, sepanjang tahun ini, investor asing mencatat jual neto sebesar Rp32,02 triliun di pasar saham.  Meski begitu aksi beli juga tetap terasa, seperti di pasar SBN yang mencapai Rp16,08 triliun dan di SRBI sebesar Rp10,98 triliun. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Nyaris Tembus Krisis 1998, Tapi Pemerintah Masih Santai?

Rupiah Nyaris Tembus Krisis 1998, Tapi Pemerintah Masih Santai?

Your Say | Kamis, 27 Maret 2025 | 15:55 WIB

Rupiah Anjlok dan IHSG Rontok, Menko Airlangga: Fundamental Ekonomi Kuat, Nanti Rebound Lagi

Rupiah Anjlok dan IHSG Rontok, Menko Airlangga: Fundamental Ekonomi Kuat, Nanti Rebound Lagi

News | Rabu, 26 Maret 2025 | 17:57 WIB

Rupiah Anjlok IHSG Rontok, BI Pede Ekonomi RI Masih Jauh dari Krisis

Rupiah Anjlok IHSG Rontok, BI Pede Ekonomi RI Masih Jauh dari Krisis

Bisnis | Rabu, 26 Maret 2025 | 15:39 WIB

IHSG Anjlok, Pasar Butuh Bukti: Reformasi Hukum dan Teknokrasi Jadi Kunci

IHSG Anjlok, Pasar Butuh Bukti: Reformasi Hukum dan Teknokrasi Jadi Kunci

Bisnis | Rabu, 19 Maret 2025 | 13:05 WIB

Rupiah Diprediksi Melemah, Investor Tunggu Pernyataan BI Terkait Pelemahan IHSG

Rupiah Diprediksi Melemah, Investor Tunggu Pernyataan BI Terkait Pelemahan IHSG

Bisnis | Rabu, 19 Maret 2025 | 10:05 WIB

Cuci Uang Pakai Deterjen Bisa Kena Denda

Cuci Uang Pakai Deterjen Bisa Kena Denda

Bisnis | Selasa, 18 Maret 2025 | 09:09 WIB

Terkini

Tayang 9 Oktober, Avatar: Seven Havens Hadirkan Avatar Baru Penerus Korra

Tayang 9 Oktober, Avatar: Seven Havens Hadirkan Avatar Baru Penerus Korra

Your Say | Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:30 WIB

Viral Alphard Terobos Lampu Merah, Polisi Bongkar Pelat Palsu dan Langsung Tilang Pengemudi

Viral Alphard Terobos Lampu Merah, Polisi Bongkar Pelat Palsu dan Langsung Tilang Pengemudi

Jakarta | Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:28 WIB

Adaptasi Perang Kargil, Operation Safed Sagar Tayang 7 Agustus di Netflix

Adaptasi Perang Kargil, Operation Safed Sagar Tayang 7 Agustus di Netflix

Your Say | Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:25 WIB

Somethinc Calm Down! Skinpair Moisturizer untuk Kulit Apa? Simak Ulasan Lengkapnya di Sini

Somethinc Calm Down! Skinpair Moisturizer untuk Kulit Apa? Simak Ulasan Lengkapnya di Sini

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:23 WIB

Harga Emas Antam Bangkit! Naik Rp 7.000 per Gram Usai Anjlok Tajam Sehari Sebelumnya

Harga Emas Antam Bangkit! Naik Rp 7.000 per Gram Usai Anjlok Tajam Sehari Sebelumnya

Bisnis | Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:21 WIB

Demokrat Sumbar Pasang Target Rebut Kembali Kursi DPR RI yang Hilang

Demokrat Sumbar Pasang Target Rebut Kembali Kursi DPR RI yang Hilang

Sumbar | Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:21 WIB

Soal Emas 74 Kg dan Uang Dikaitkan ke Febrie Adriansyah, Pengacara Don Ritto Nilai Kejagung Prematur

Soal Emas 74 Kg dan Uang Dikaitkan ke Febrie Adriansyah, Pengacara Don Ritto Nilai Kejagung Prematur

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:19 WIB

Hari Anak Nasional, SD di Temanggung Perangi Kecanduan Gadget Lewat Permainan Tradisional

Hari Anak Nasional, SD di Temanggung Perangi Kecanduan Gadget Lewat Permainan Tradisional

Jawa Tengah | Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:18 WIB

Xiaomi 18 Pro Bakal Debut Global, Siap Tantang Samsung Galaxy dan iPhone

Xiaomi 18 Pro Bakal Debut Global, Siap Tantang Samsung Galaxy dan iPhone

Tekno | Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:16 WIB

Industri Ritel Makin Ketat, FamilyMart Putar Otak Dongkrak Strategi Bisnis

Industri Ritel Makin Ketat, FamilyMart Putar Otak Dongkrak Strategi Bisnis

Bisnis | Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:16 WIB

×