- Pimpinan DPR RI dan Menteri Desa membuka Rakernas AKSI di Kompleks Parlemen Jakarta pada Rabu, 9 September 2026.
- Forum nasional tersebut bertujuan menghasilkan rekomendasi kebijakan konkret guna mendukung program pembangunan nasional di berbagai desa.
- Ketua Umum AKSI menyatakan pertemuan ini membuka jalur komunikasi langsung antara kepala desa dan pemerintah pusat.
Suara.com - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, bersama Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa dan Sari Yuliati, membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Kepala Desa Seluruh Indonesia (AKSI) di Ruang Pustakaloka, Gedung Nusantara IV, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (9/9/2026).
Acara tersebut turut dihadiri oleh Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) Yandri Susanto serta Wakil Menteri Desa dan PDT Ahmad Riza Patria.
Rakernas ini menjadi ajang strategis bagi kepala desa yang hadir dari 28 provinsi dan 160 kabupaten/kota untuk merumuskan langkah konkret dalam pembangunan desa.
Fokus pada Rekomendasi Kebijakan
DPR RI menekankan bahwa forum ini tidak hanya menjadi ajang diskusi, tetapi harus menghasilkan rekomendasi konkret yang dapat diimplementasikan oleh pemerintah pusat.
"Seusai rakernas, teman-teman AKSI bakal memberikan rekomendasi ke pemerintah melalui Kementerian Desa," kata Dasco.
Senada dengan hal tersebut, Menteri Desa dan PDT Yandri Susanto menyatakan pihaknya sangat menanti hasil rekomendasi tersebut untuk menyelaraskan program pembangunan desa ke depan.
Ia menegaskan, desa merupakan kunci utama dalam agenda pembangunan nasional yang diusung oleh pemerintahan Presiden Prabowo.
"Tentu kalau dilihat saat ini, Pak Prabowo mempunyai banyak program di desa. Seperti koperasi desa, BUMDes, dan desa tematik," kata dia.
Yandri menambahkan, ada tiga sasaran utama yang dikejar melalui sinergi ini: membangun Indonesia dari desa, pengentasan kemiskinan, dan pemerataan ekonomi.
Hasil dari rakernas ini nantinya akan dilaporkan secara berkala kepada pimpinan DPR RI untuk dipastikan keberlanjutannya.

Memangkas Jarak Komunikasi Pemerintah
Ketua Umum AKSI, Irawadi, menyambut positif keterbukaan DPR RI dalam memfasilitasi forum nasional ini.
Baginya, pertemuan di Kompleks Parlemen menjadi bukti nyata bahwa aspirasi dari desa kini memiliki jalur komunikasi yang lebih terbuka dengan pengambil kebijakan di pusat.
"Saya dan kawan-kawan adalah kepala desa, menjadi pemerintahan terbawah, tapi bisa berkomunikasi dengan pimpinan DPR serta menteri. Ini tentu membanggakan dalam kehidupan berdemokrasi," kata dia.
Irawadi menambahkan, AKSI siap mendukung penuh berbagai program pemerintah guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
Melalui Rakernas AKSI ini, DPR RI menegaskan posisi desa sebagai elemen vital dalam agenda kerja parlemen.
Dengan menjaga saluran komunikasi tetap terbuka, kebijakan yang disusun di tingkat pusat diharapkan akan lebih tepat sasaran dan benar-benar berpijak pada kebutuhan nyata warga di seluruh pelosok Indonesia.