Cak Lontong, Sutiyoso Hingga Mantan Bos Garuga Didapuk Jadi Komisaris Ancol

Achmad Fauzi

Minggu, 27 April 2025 | 16:43 WIB
Cak Lontong, Sutiyoso Hingga Mantan Bos Garuga Didapuk Jadi Komisaris Ancol
Ketua tim pemenangan Pramono Anung-Rano Karno, Lies Hartono atau Cak Lontong di Rumah Pemenangan Pramono-Rano di Jalan Cemara 19, Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (29/11/2024). ANTARA/Siti Nurhaliza

Suara.com - PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk. (PJAA) resmi mengumumkan perubahan besar dalam jajaran Dewan Komisaris mereka. Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar baru-baru ini, sosok-sosok baru diperkenalkan untuk memperkuat pengawasan dan strategi bisnis perusahaan ke depan.

Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah pengangkatan pelawak sekaligus presenter ternama, Lies Hartono atau yang lebih dikenal sebagai Cak Lontong, serta mantan Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso, sebagai komisaris.

Tak hanya itu, RUPST juga menunjuk mantan Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra, sebagai Komisaris Utama dan Komisaris Independen PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk. Langkah ini dinilai menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk mengukuhkan posisinya sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Indonesia.

"RUPS menyetujui pergantian anggota Dewan Komisaris untuk memperkuat pengawasan dan strategi bisnis ke depan," ujar Corporate Communication PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Daniel Windriatmoko seperti dikutip dari Antara, Minggu (27/4/2025).

Menurut Daniel, susunan baru Dewan Komisaris dan Direksi ini mulai berlaku efektif sejak ditutupnya RUPS tersebut. Dalam jajaran Dewan Komisaris, Irfan Setiaputra kini menduduki posisi Komisaris Utama dan Komisaris Independen, sementara Cak Lontong dan Sutiyoso menjabat sebagai Komisaris.

Sementara itu, jajaran Direksi Ancol kini diisi oleh Winarto sebagai Direktur Utama, didampingi oleh Cahyo Satriyo Prakoso, Daniel Nainggolan, dan Eddy Prastiyo sebagai Direktur.

Daniel juga menekankan bahwa perubahan ini semakin memperkuat reputasi Ancol sebagai destinasi wisata yang tidak hanya berfokus pada pelayanan berkualitas, tetapi juga pada keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan sosial.

"Ancol tidak hanya mengutamakan kualitas layanan, tetapi juga peduli terhadap lingkungan dan kesejahteraan masyarakat sekitar. Dengan semangat inovasi dan keberlanjutan, Perseroan bertekad terus memberikan kontribusi positif bagi pembangunan ekonomi, sosial, dan lingkungan di Indonesia," kata dia.

Kehadiran Cak Lontong dalam jajaran komisaris juga menambah warna baru bagi Ancol. Dikenal luas lewat gaya humornya yang khas, Cak Lontong belakangan ini mulai merambah dunia politik. Ia dipercaya menjadi Ketua Tim Pemenangan pasangan Pramono Anung–Rano Karno dalam ajang Pilkada Jakarta 2024

baca juga

Kinerja Perseroan

PJAA mencatatkan pendapatan sebesar Rp1,266 triliun sepanjang tahun 2024. Daniel mengatakan, kontribusi utama pendapatan dari segmen pariwisata sebesar 75,11 persen, sedangkan sisanya berasal dari real estate serta perdagangan dan jasa.

Pendapatan itu diungkap dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (Perseroan) dengan agenda antara lain pelaporan kinerja tahun buku 2024, pembagian dividen, serta pengangkatan dan pergantian anggota Dewan Komisaris.

Selain itu, RUPS menyetujui pembayaran dividen sebesar Rp24 per lembar saham yang totalnya mencapai Rp38,40 miliar atau 21,60 persen dari laba bersih. Meski menghadapi tantangan ekonomi global, kenaikan harga bahan baku dan perubahan preferensi pelanggan, kata dia, perusahaan tetap fokus pada inovasi. Mulai dari efisiensi operasional, seperti digitalisasi layanan tiket, peningkatan fasilitas pengunjung, serta pengembangan wahana baru, sehingga berhasil mempertahankan pendapatan seperti tahun lalu.

Selain itu, perusahaan terus menjalankan tanggung jawab sosial dan lingkungan melalui program pemberdayaan masyarakat, penurunan stunting, serta konservasi lingkungan seperti restorasi kerang hijau dan transplantasi terumbu karang. Berbagai penghargaan di bidang ekonomi, sosial, dan lingkungan semakin mengukuhkan posisi PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk sebagai pengembang properti dan kawasan wisata terpadu yang berkelanjutan.

Berikut susunan komisaris PJAA setelah dilakukan RUPST

Komisaris

  • Komisaris Utama: Irfan Setiaputra
  • Komisaris: Sutiyosi
  • Komisaris: Lies Hartono

Direksi

  • Direktur Utama: Winarto
  • Direktur: Cahyo Satriyo Prakoso
  • Direktur: Daniel Nainggolan
  • Direktur: Eddy Prastiyo

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Emiten ABMM Catat Kinerja Positif di Tengah Turbulensi Pasar Batu Bara

Emiten ABMM Catat Kinerja Positif di Tengah Turbulensi Pasar Batu Bara

Bisnis | Sabtu, 26 April 2025 | 11:46 WIB

Emiten PPRO Tekan Biaya Sampah di Hunian Apartemen Lewat Budidaya Maggot

Emiten PPRO Tekan Biaya Sampah di Hunian Apartemen Lewat Budidaya Maggot

Bisnis | Jum'at, 25 April 2025 | 17:04 WIB

Strategi Emiten DAYA Lawan Perubahan Iklim dan Kurangi Emisi Karbon

Strategi Emiten DAYA Lawan Perubahan Iklim dan Kurangi Emisi Karbon

Bisnis | Rabu, 23 April 2025 | 14:12 WIB

Terkini

Pandu Sjahrir Disebut Punya Saham Supra Sekuritas yang Melakukan Transaksi Terkoordinasi

Pandu Sjahrir Disebut Punya Saham Supra Sekuritas yang Melakukan Transaksi Terkoordinasi

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:53 WIB

Suahasil Tetapkan Batas Defisit APBD 2027 Maksimal 2,5 Persen, Utang Pemda Makin Diperketat

Suahasil Tetapkan Batas Defisit APBD 2027 Maksimal 2,5 Persen, Utang Pemda Makin Diperketat

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:53 WIB

Bak Tukang Sayur, Viral Kopdes Merah Putih Jualan Keliling Bawa Sembako di Mojokerto

Bak Tukang Sayur, Viral Kopdes Merah Putih Jualan Keliling Bawa Sembako di Mojokerto

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:51 WIB

Penuh Nostalgia! Trio Bajaj Resmi Comeback di Para Pencari Tuhan Jilid 20

Penuh Nostalgia! Trio Bajaj Resmi Comeback di Para Pencari Tuhan Jilid 20

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:45 WIB

Daihatsu Kumpul Sahabat Denpasar Berlangsung Lima Hari, Hadirkan Beragam Aktivitas

Daihatsu Kumpul Sahabat Denpasar Berlangsung Lima Hari, Hadirkan Beragam Aktivitas

Otomotif | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:41 WIB

Dua Bulan Pascakebakaran, Wisatawan Mulai Kembali Sambangi Desa Adat Sade

Dua Bulan Pascakebakaran, Wisatawan Mulai Kembali Sambangi Desa Adat Sade

Foto | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:33 WIB

Bedak Padat Purbasari Apa Mengandung SPF? Ini Klaim dan Penjelasannya

Bedak Padat Purbasari Apa Mengandung SPF? Ini Klaim dan Penjelasannya

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:32 WIB

4 Jas Hujan Ponco atau Kelelawar dengan Celana, Praktis untuk Pemotor

4 Jas Hujan Ponco atau Kelelawar dengan Celana, Praktis untuk Pemotor

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:31 WIB

Bagaimana Cara Adopsi Orang Utan? Ini Syarat, Biaya, dan Langkah Pendaftarannya

Bagaimana Cara Adopsi Orang Utan? Ini Syarat, Biaya, dan Langkah Pendaftarannya

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:30 WIB

Di Rumah atau Dirumah? Kesalahan Sepele yang Terus Berulang di Media Sosial

Di Rumah atau Dirumah? Kesalahan Sepele yang Terus Berulang di Media Sosial

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:30 WIB

×